Tag Archives: Serajut Kenangan yang Terjawab

Serajut Kenangan yang Terjawab (2)


Dalam waktu lebih satu tahun semenjak awal pertemuan kita, aku sudah bisa meneguhkan kebulatan kata hatiku untuk betul-betul menjadi adik-mu. Sehingga tidak ada harapan lain yang kuinginkan darimu, karena aku merasa telah memiliki segalanya. Kumiliki dirimu sepenuhnya sebagai kakak-ku yang tak tergantikan oleh siapapun.

Semuanya berjalan sebagaimana biasa. Sampai pada suatu hari yaitu hari Selasa, tanggal 22 Agustus 2000, dalam suatu kebersamaan kita engkau mengatakan bahwa engkau mencintaiku. Kutanggapi itu dengan diam. Karena aku tahu sebagai seorang kakak memang seharusnya kau mencintaiku. Dan akupun mencintaimu serta sangat menyayangimu. Sebab aku adalah adik-mu. Terlepas dari apa pengertian cinta itu bagi orang lain.

Baca lebih lanjut

Iklan

2 Komentar

Filed under Kisah

Serajut Kenangan yang Terjawab (1)


Rentangan jarak yang bernama waktu yang pernah kita tempuh ternyata sangat panjang. Ketika kucoba untuk menyelami rendaan masa silam yang hampir lusuh  telah membuatku seakan berada di hamparan gersang gurun tandus yang tak bertepi, sehingga membuatku bingung untuk mengawali langkahku. Aku ingin menelusuri kembali sulaman benang-benang masa lalu yang berwujud kenangan, walau aku tidak tahu harus memulai dari mana.

Yang kutahu hanyalah awal dari perjumpaan kita di Pertengahan Juli 1989, di saat aku mengikuti Orientasi dan Pengenalan Sekolah. Dimana kutemukan satu sosok yang penuh perhatian, yang tak lain adalah dirimu. Sehingga bisa menimbulkan rasa damai dikala aku ada di dekatmu, dan malah melahirkan keinginan dalam diriku untuk bisa tak berjauhan denganmu barang sekejappun.

Perasaan itulah yang telah mendorong kita untuk selalu bersama di setiap kesempatan, terutama di sekolah. Yang memungkinkan kita untuk selalu bicara tentang kita, tentang masa lalu dan juga tentang masa depan.

Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Kisah