Tag Archives: Salah

Menelusuri Perjalanan Sebuah Award ala Narablog


SEBUAH APRESIASI TERHADAP KREATIFITAS ANAK MUDA

Penghargaan ialah sesuatu yang diberikan pada perorangan atau kelompok jika mereka melakukan suatu keulungan di bidang tertentu. Penghargaan biasanya diberikan dalam bentuk medali, piala, gelar, sertifikat, plakat atau pita. Suatu penghargaan kadang-kadang disertai dengan pemberian hadiah berupa uang seperti Hadiah Nobel untuk kontribusi terhadap masyarakat, dan Hadiah Pulitzer untuk penghargaan bidang literatur. Penghargaan bisa juga diberikan oleh masyarakat karena pencapaian seseorang tanpa hadiah apa-apa. (An award is something given to a person or a group of people to recognize excellence in a certain field; a certificate of excellence. Awards are often signified by trophies, titles, certificates, commemorative plaques, medals, badges, pins, or ribbons. An award may carry a monetary prize given to the recipient, for example, the Nobel Prize for contributions to society or the Pulitzer Prize for literary achievements. An award may also simply be a public acknowledgment of excellence, without any tangible token or prize.)

{Wikipedia}

Begitulah ensiklopedi bebas Wikipedia mendefinisikan penghargaan atau award, sebagaimana yang kuketahui dan dipahami banyak orang selama ini. Namun dalam dunia perblogan (kalau versi komiknya dunia persilatan), digunakan juga istilah award dengan pengertian sedikit berbeda dan juga akan bisa dipahami secara berbeda, setidak-tidaknya menurut pemahamanku terhadap pengertian yang ditimbulkannya.  Sejatinya tetap sebuah penghargaan, namun award dalam dunia blogging hanyalah sarana silaturahmi antar sesama rekan blogger yang setingkat lebih baik dari kegiatan blogwalking dengan tujuan yang sama.

Di awal tahun ini, banyak rekan blogger yang telah dianugerahi award semacam ini. Salah satunya dan yang sedang hangat-hangatnya adalah The Seven Shadow, hasil kreasi seorang blogger yang tergabung atau menggabungkan diri dalam sebuah kelompok anak-anak muda yang menasbihkan diri sebagai blogger ataupun para blogger yang masih muda-muda (tapi bukan pemula!) dan menamai kelompoknya dengan nama yang diambil sebagai sebutan dari award ini. Baca lebih lanjut

Iklan

36 Komentar

Filed under Blog

Pelajaran Bagi Umat Islam dari Novelis Murtad Salman Rushdie


Oleh H. Marjohan

Masih ingat Salman Rushdie? Seorang novelis keturunan Pakistan—berkebangsaan  Inggris. Salah satu novelnya yang sempat mangguncang-limeh dunia Islam bertajuk: The Satanic Verses (Ayat-ayat Setan). Saking tersinggungnya puncak kada umat Islam, sampai-sampai pemimpin spritual Iran Ayatullah Rohullah Khomeini menawarkan hadiah “gadang-badagok” bagi siapa yang berhasil menerabas, dan melenyapkan tempurung kepala Salman.

Usai meluncurkan The Satanic Verses —yang menurut Darman Moenir, belum satupun sastrawan menerjemahkannya ke bahasa Indonesia—walau banyak pihak mendambakan, Salman dikerubungi para insan pers: Apakah Anda tak takut dibunuh? “Oh, siapa takut–sama sekali tidak!” Jawab konco-palangkin Shelina, yang juga novelis “murtad”, masih berdarah Pakistan itu, penuh percaya diri. Baca lebih lanjut

3 Komentar

Filed under Komunikasi Massa