Tag Archives: Prediksi

Setelah Benar 100%, Gurita Jerman Kembali Memprediksi


Seperti diposting di blog ini, seekor gurita di Jerman yang diberi nama Paul menjadi pusat perhatian setelah sukses memprediksi dengan akurat hasil-hasil pertandingan tim nasional Jerman di Piala Dunia 2010.

Dua kotak plastik berisi makanan dimasukkan ke dalam tangki akuarium Paul di Sea Life — sebuah tempat rekreasi mirip Sea World — di kota Oberhausen, sebelah barat Jerman. Salah satu kotak dihiasi dengan bendera Jerman dan kotak lainnya dengan bendera negara lawan. Kotak yang dibuka pertama oleh Paul dinyatakan sebagai prediksinya tentang pemenang pertandingan tersebut.

Sejauh ini, prediksi Paul di Piala Dunia 2010 masih memiliki tingkat keakuratan 100 persen karena dia telah memperkirakan kemenangan Jerman atas Australia dan Ghana di fase grup. Bahkan dia juga sudah memprediksi Jerman akan kalah dari Serbia.

Selanjutnya, sebelum pertandingan 16 besar melawan Inggris, Paul yang ironisnya lahir di Inggris, hanya membutuhkan waktu delapan detik untuk menentukan Jerman yang akan keluar sebagai pemenang.

Tapi terakhir, peramal berkaki delapan ini membutuhkan satu jam untuk memprediksikan hasil pertandingan perempat-final Jerman vs Argentina, yang menurutnya akan dimenangkan Der Panzer.

Dengan lamanya waktu yang dibutuhkan Paul untuk prediksi kali ini, mungkin saja pertandingan tersebut akan diakhiri dengan perpanjangan waktu, atau bahkan adu penalti. Bagaimanapun, pelatih Argentina Diego Maradona tidak akan melemparkan handuk sebelum pertandingan, karena prediksi Paul terbukti pernah salah sebelumnya. Saat perhelatan Euro 2008, tingkat keakuratan gurita jantan ini ‘hanya’ 80 persen.

Spanyol Kalahkan Jerman

Nah, kini Paul kembali membuat prediksi saat Jerman — tim negaranya — bertemu Spanyol di semifinal, Kamis dini hari. Hasilnya, ia memprediksikan Jerman kalah di tangan Spanyol!

Jangan terlalu serius… Paul bisa saja salah. Ketika memprediksikan partai final Euro 2008, juga antara Jerman dan Spanyol, Paul memilih Jerman. Ternyata Spanyol yang menang 1-0.

Penghuni Sea Life Aquarium di Oberhausen, Jerman itu, memang tengah ngetop. Ia beberapa kali selalu berhasil menebak hasil pertandingan yang dilakoni Jerman, termasuk saat kalah dari Serbia. Selasa kemarin, dua kotak yang ditempeli bendera Jerman dan Spanyol, dimasukkan dalam kotak Paul. Si gurita memilih nangkring di kotak yang berbendera Spanyol.

“Paul memilih Spanyol sebagai pemenang,” kata juru bicara Sea Life Aquarium, Daniel Fey, pada AP. “Tapi Paul pernah sekali salah juga ketika pertandingan Jerman dan Spanyol. Saya harap dia salah kali ini.”

Percaya? Tunggu malam ini aja deh….

Dicopas dari Yahoo!OLAHRAGA

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Copy Paste

Brazil Kalahkan Belanda Lewat Penalti


Belanda adalah salah satu yang memainkan sepakbola dengan baik, tapi belum pernah menjadi juara dunia. Jika ingin memenangkannya kali pertama di Afrika Selatan, mereka harus lebih dulu mengalahkan Brasil — juara lima kali.

Sebelum menghadapi Brasil di Port Elizabeth, Belanda harus lebih dulu menyelesaikan konflik internalnya. Brasil mulai terobsesi menjadi negara pertama yang meraih trofi Piala Dunia di empat benua.

Brasil tiga kali memenangkan Piala Dunia di benua Amerika; Cili 1962, Meksiko 1970, dan AS 1994. Sekali di Eropa; Swedia 1958, dan Asia; Korea/Jepang 2002.

Sebelum fokus mengejar obsesi itu, Brasil ingin lebih dulu mengejar semifinal ke-11 di Piala Dunia. Sedangkan Belanda ingin meraih semifinal kali kedua sejak 1998.

Brasil meneghentikan langkah Belanda di perempat final Piala Dunia 1994, dengan mengalahkannya 3-2. Empat tahun kemudian Brasil mengubur mimpi Belanda mencapai final kali ketiga lewat adu penalti.

Bagi pemain Brasil, pertemuan dengan Belanda seharusnya terjadi di final, bukan saat ini. Robinho menyebut ini pertemuan klasik sepakbola.

Carlos Dunga, pelatih Brasil, tidak ingin melihat hasil laga timnya atas Belanda di masa lalu. Rekor Belanda saat ini jauh lebih baik, dengan tak terkalahkan di 23 laga terakhir.

“Kami tahu Belanda adalah tim tersulit yang akan kami hadapi,” kata Dunga.

“Gaya bermain mereka relatif sama dengan sepakbola Amerika Latin. Mereka tidak bermain bertahan, dan mengandalkan bola-bola panjang,” lanjutnya.

Belanda, masih menurut Dunga, memiliki kualitas teknis. Brasil siap menghadapinya.

Belanda mencapai perempat final dengan mengalahkan Slovakia 2-1, dalam laga tak menyakinkan. Arjen Robben mencetak gol pembuka, dan menjadi indikasi winger Bayern Munich telah benar-benar siap berlaga di level tertinggi.

Johan Cruyff, legenda sepakbola Belanda, mengkritik gaya bemain Oranje. Menurutnya, Belanda kehilangan total football dan sepakbola indah.

Gelandang Mark van Bommel mengatakan; “Kami ingin memainkan sepakbola indah, tapi tidak selalu bisa. Yang penting saat ini adalah kami bisa mencapai perempat final. Kami tahu apa yang sedang kami lakukan.”

Pelatih Bert van Marwijk dibuat sibuk dengan pertikaian Wesley Sneijder dan Robin van Persie. Striker Arsenal itu mengatakan bukan dirinya yang harus diganti saat melawan Slovakia, tapi Sneijder.

Van Marwijk ingin menyelesaikan masalah ini sebelum laga melawan Brasil. Masalah lainnya adalah menambal lini belakang yang rapuh, dan membuat Maarten Stekelenburg jatuh bangun menyelamatkan gawangnya dari gempuran pemain Slovakia.

Di kubu Brasil, Dunga kemungkinan tidak bisa memainkan tiga gelandangnya; Elano, Ramires, dan Felipe Melo, yang mengalami cedera dan terkena larangan berlaga.

Brasil
07-06-2010 Tanzania 1 – 5 Brasil
16-06-2010 Brasil 2 – 1 Korut
21-06-2010 Brasil 3 – 1 Pantai Gading
25-06-2010 Portugal 0 – 0 Brasil
29-06-2010 Brasil 3 – 0 Cili

Belanda
05-06-2010 Belanda 6 – 1 Hongaria
14-06-2010 Belanda 2 – 0 Denmark
19-06-2010 Belanda 1 – 0 Jepang
25-06-2010 Kamerun 1 – 2 Belanda
28-06-2010 Belanda 2 – 1 Slowakia

Situasi Belanda

Belanda tak punya masalah cedera. Arjen Robben kemungkinan akan menjadi starter, dan pelatih Bert van Marwijk tidak akan mengubah line up. Van Marwijk dipastikan masih akan bermain dengan formasi 4-3-2-1, dengan Mark van Bommel dan Nigel De Jong menjadi dua central defender.

Arjen Robben dan Dirk Kuyt akan bermain melebar di kedua sisi pertahanan Brasil. Wesley Sneijder di belakang striker tunggal Robin van Persie.

Prakiraan Susunan Pemain (4-2-3-1): Stekelenburg, Van der Wiel, Heitinga, Mathijsen, Van Bronckhorst; Van Bommel, De Jong; Robben, Sneijder, Kuyt; Van Persie

Situasi Brasil

Carlos Dunga punya masalah dengan cedera pemain. Ramires terkena dua akumulai kartu. Elano belum berlatih. Felipe Melo telah berlatih normal, tapi diragukan bisa menjadi starter. Daniel Alves akan menggantikan Elano. Salah satu dari Josue atau Kleberson akan menggantikan Ramires.

Prakiraan Susunan Pemain (4-2-3-1): Julio Cesar, Maicon, Lucio, Juan, Bastos; Gilberto Silva, Josue; Alves, Kaka, Robinho; Luis Fabiano

Pemain Layak Diamati

Arjen Robben: Winger Belanda ini tidak terlalu banyak memainkan perannya di penyisihan grup. Dia masih cedera ketika diturunkan saat laga melawan Slovakia, tapi bisa mencetak gol. Robben ditempatkan di ranking lima dalam Castrol Ranking. Ia akan menjadi senjata utama Belanda menghadapi Brasil.

Robinho: Mantan pemain Real Madrid yang sejauh ini tampil mengesankan di Piala Dunia 2010. Ia masih bisa tampil jauh lebih baik lagi, dan banyak yang memperkirakan saat inilah Robinho memperlihatkan kepiawaiannya sebagai destroyer lini belakang lawan.

Prediksi : Belanda 2-2 Brasil

Tinggalkan komentar

Filed under Copy Paste

Prediksi Seekor Gurita, Jerman Akan Mengalahkan Argentina


Seekor gurita (octopus), yang mungkin punya kekuatan batin, jago memilih pemenang dalam laga Piala Dunia 2010. Gurita berusia 2 tahun yang dinamai Paul itu lahir di Inggris dan kini hidup di sebuah akuarium di Jerman. Ia sudah 100 persen tepat meramalkan beberapa pertandingan.

Gurita berkaki delapan penghuni Sea Life di barat Kota Oberhausen, Jerman, itu kini menjadi oracle pesohor untuk empat babak sejauh ini, termasuk prediksi jitunya pada babak eliminasi Ahad lalu saat Jerman mengalahkan Inggris.

Selasa lalu, Paul diberi pilihan makanan dua kontainer plastik berbeda–salah satu wadah itu ada bendera Argentina dan satunya lagi bendera Jerman. Paul membuka wadah pertama yang berbendera Jerman. Dia bergerak hati-hati dan menghabiskan waktu sekitar 45 menit sebelum akhirnya memakan makanan dalam wadah. Itu menunjukkan Jerman berjuang keras untuk menang dalam perpanjangan waktu atau bahkan adu penalti.

Pekan lalu, Paul mengabaikan kontainer berbendera Inggris dan langsung “memilih” wadah berbendera Jerman–terbukti sebagai petunjuk Jerman bakal menang meyakinkan.

“Paul butuh waktu sangat lama dalam pikirannya hari ini untuk Argentina melawan Jerman,” ujar juru bicara Sea Life, Tanja Munzig, Selasa lalu. “Bahkan, setelah membuka wadah berbendera Jerman, dia berdiam lama sebelum masuk dan memakan kerang.”

Munzig membantah anggapan bahwa wadah-wadah itu dicurangi. Jenis makanan itu identik dan wadah tersebut selaras dengan urutan FIFA. Argentina berada di sisi kiri pada Selasa (karena pertandingan Sabtu nanti Argentina vs Jerman), sedangkan Inggris berada di sisi kanan pekan lalu (Jerman vs Inggris). “Tak ada trik, makanan di wadah-wadah itu sama dan semua dalam dua kontainer itu sama persis kecuali benderanya,” dia menegaskan. Anda percaya?

Dicopas dari TEMPO Interaktif

1 Komentar

Filed under Copy Paste