Tag Archives: Namun

Merenungi Budaya Intelektual di Hari Ibu


Di hari Ibu, yang jatuh pada 22 Desember, akan lebih afdal kita renungkan ihwal Bundo Kanduang—sebagai bagian senyawa dari budaya nasional. Dan, merujuk pada akar historisnya, Bundo Kanduang secara kultural adalah panggilan khusus terhadap perempuan  Minangkabau. Sedang pada ranah etimologi, Bundo berarti ibu, dan kanduang bermakna sejati. Jadi, Bundo Kanduang adalah ibu sejati yang pada dirinya bergayut  kodrat keibuan dan kepemimpinan  dalam bingkai  budaya—bukan  kepemimpinan dalam artian memburu jabatan publik/politik dengan dalih emansipasi, jender dan career of woman—seperti yang jadi fenomena kini.

Makanya, siapapun perempuan Minangkabau – apa ia amak, amak tuo, etek, amak tangah, amak adang perempuan kita dan sebagainya—pada  hakikatnya adalah Bundo Kanduang. Beliau adalah tempat menarik tali keturunan yang disebut matrilineal. Andai si ibu bersuku piliang, chaniago, bodi, koto, kutianyia, patapang, banuhampu, jambak, tanjuang dan sebagainya, maka anak yang dilahirkan mesti bersuku sama dengan ibunya. Bukan paralel dengan suku ayah seperti yang berlaku pada sistem patriarkhat.

Baca lebih lanjut

4 Komentar

Filed under Minangkabau

Tunjangan Sertifikasi Guru Segera Dibayarkan


Dana sertifikasi guru di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, sebesar Rp 16 miliar dijadwalkan cair pekan ini.

“Dana itu akan langsung ditransfer ke rekening sebanyak 1.800 guru yang telah lolos sertifikasi di daerah ini dan diminta guru-guru yang telah bersertifikat mengecek rekening mereka,” kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Agam Erwin Umar di Lubukbasung.

Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Sertifikasi Guru

Khasanah Arsip dan Kepahlawanan


Oleh: H. Marjohan

Mengacu UU Nomor 7/1971 tentang Ketentuan–Ketentuan Pokok Kearsipan, lembaga Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) disuguhi tugas: menertibkan penyelenggaraan arsip dinamis, dan wajib menyimpan, memelihara dan menyelamatkan arsip statis yang “berserak-serak” di lembaga–lembaga negara, badan–badan pemerintah, swasta, dan perorangan. Gawe (baca: Tupoksi/tugas pokok dan fungsi) tersebut, dijabarkan pada sasaran pembangunan melalui terwujudnya sistem informasi pengelolaan arsip berbasis teknologi informasi dan komunikasi  (SIPATI), serta sistem jaringan informasi kearsipan nasional (SJIKN). Kiatnya, sepertinya dikelola cukup profesional, fungsional dan terpadu—demi menopang pembangunan berkesinambungan (sustainable development). Sasaran lebih menukik, terselamatkannya arsip sebagai collective memory and national heritage. Baca lebih lanjut

1 Komentar

Filed under Hari Pahlawan

Ani Yudhoyono Calon Presiden 2014


Wacana itulah yang telah digulirkan oleh segelintir orang, sehingga Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, untuk kesekian kalinya, harus menegaskan bahwa dia dan ibu negara Ani Yudhoyono tak akan mencalonkan diri sebagai presiden pada Pemilu 2014. Sebagaimana disampaikan SBY pada peluncuran biografi Ani Yudhoyono berjudul Kepak Sayap Putri Prajurit, di Hotel Dharmawangsa, Jakarta.

“Kami sudah bersyukur dapat merampungkan tugas kami memimpin negara. Kami bersepakat untuk kembali ke lingkungan masyarakat, mendirikan perpustakaan untuk rakyat sehingga kita bisa saling berkomunikasi,” kata SBY di hadapan para tamu dan undangan.

Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Politik