Tag Archives: Laut

Mentawai, Jaya dan Sengsara Karena Ombak


Awalnya saya cuma iseng minta ikut ke Mentawai sama Mr. Netto.Esok harinya Mr. Netto mau mengajak saya. Dan Pak de Bazoor menyuruh saya untuk beli tiket pesawat, dan mengurus semuanya tapi dia juga ikut membantu saya…

Setelah semuanya beres, besoknya saya berangkat ke Mentawai, dari Bali jam 01:05 mengunakan pesawat Lion Air dan transit ke Jakarta, terus jam 16:00 sore saya berangkat ke Padang. Mungkin hari itu nasib saya sedikit sial, karena saat mau mengambil barang, surfboard saya tidak ada, dan saya meninggalkan kaca mata saya di pesawat, ternyata surfboard saya tertinggal di Jakarta..lalu saya menunggu sampai pesawat berikutnya datang, untuk membawa papan selancar saya. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Serba Serbi

Inilah 463 Peta Lokasi Harta Karun Dari Kapal Karam di Indonesia


Pemerintah baru sanggup memetakan sekitar 500 titik situs kapal karam di seluruh Indonesia. Padahal dari catatan sejarah, ada puluhan ribu kapal yang berlayar menuju perairan Indonesia.

Hal ini mengemuka dalam ‘Seminar Warisan Budaya Bawah Air : Apakah Harus Dilelang?’ yang berlangsung di Museum Nasional, Rabu (3/8) pagi. Dirjen Sejarah dan Purbakala Kementerian Pariwisata dan Budaya, Harry Oentoro Dradjad, mengatakan pemerintah baru memetakan 463 titik kapal karam.

Sementara dari sejumlah dokumen sejarah lintas negara, perairan Indonesia merupakan jalur perdagangan internasional. ”Sejarawan Cina menyatakan ada catatan sebanyak 30 ribu kapal Cina yang meninggalkan pelabuhan tapi tak pernah kembali. Diperkirakan kapal-kapal itu karam di wilayah Asia Tenggara,” ungkap Harry.

Data dari Unesco menyebutkan ada lima juta titik situs bawah air di seluruh dunia. Lokasi terbanyak ada di Asia Tenggara. Data Unesco juga mengungkapkan, ada 500 titik situs kapal karam di Indonesia.

Harry mengatakan, pemerintah terus berusaha mendata situs bawah air. Dalam revisi UU Benda Cagar Budaya yang saat ini tengah berlangsung, pemerintah memasukkan aset bahari dalam cagar budaya. Pemerintah juga akan melibatkan lebih serius pemerintah daerah untuk mengelola aset bahari.

Dicopas dari Republika.co.id

 


Jika Anda Menyukai Artikel ini Mohon KLIK DISINI dan sebarkan pada yang lain melalui jejaring di bawah ini

15 Komentar

Filed under Peta