Tag Archives: Buku

Ternyata Puisi Kerendahan Hati Bukan Karya Taufiq Ismail


Adalah Bramantyo Prijosusilo, seorang pegiat sastra yang pernah bergabung dengan Bengkel Teater Rendra yang menghembuskan tuduhan tindakan plagiarisme itu di akun facebooknya. Tidak tanggung-tanggung, yang dituduh sebagai plagiator tersebut adalah Taufiq Ismail, penyair angkatan 66 pemilik buku kumpulan puisi “Tirani dan Benteng”, yang selama 55 tahun terakhir telah mengukuhkan diri sebagai penyair, sastrawan dan budayawan.

Tuduhan plagiarisme itu berawal dengan sangkaan segelintir orang terhadap sebuah puisi berjudul Kerendahan Hati yang katanya karya Taufiq Ismail. Puisi tersebut mirip dengan Be the Best of What You Are karya Douglas Malloch, penyair Amerika yang lahir pada tahun 1877. Sehingga dituduhlah Taufiq Ismail telah melakukan tindak plagiat atau menjiplak puisi tersebut. Baca lebih lanjut

Iklan

4 Komentar

Filed under Sastra

Cara Mudah Untuk Jadi Penulis Buku Bestseller


Setiap orang yang bisa menulis, banyak sedikitnya pasti punya keinginan untuk menulis sebuah buku.  Bagi bukunya yang sudah diterbitkan tentunya selalu berharap pada satu ketika bukunya tersebut atau karyanya yang lain bisa masuk ke jajaran buku bestseller atau buku laris.

Bestseller itu hanya untuk satu dalam seribu, sepertinya sengaja diperuntukkan bagi mereka yang nasib baik lagi berpihak kepadanya”, kata seorang temanku dalam satu perbincangan.

Terlepas dari benar atau tidaknya asumsi temanku itu, kalau kita mau jujur memang ada sesuatu yang berbeda yang telah dilakukan penulisnya pada setiap buku-buku yang pada akhirnya jadi bestseller. Upaya penulis itu bermacam-macam, ada yang mengangkat masalah kontroversial, ada yang sensasional, ada yang menghadirkan cerita-cerita yang menyentuh banyak orang, ada pula ide-ide hebat yang sangat inovatif. Baca lebih lanjut

8 Komentar

Filed under Nyeleneh

100 Hari Kepergian ASEP SAMBODJA-2 MENULIS Diluncurkan


Asep Sambodja lahir di Solo, 15 September 1967. Lulus dari Program Studi Indonesia Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIB UI) Depok pada 1993, dengan skripsi berjudul Pariksit, Interlude, dan Asmaradana: Telaah Isi Sajak-sajak Goenawan Mohamad. Ia pernah bekerja sebagai wartawan di tabloid Bintang Indonesia, majalah Sinar, majalah Ummat, tabloid Madani, media online Satunet.com, Otogenik.com, majalah Fokus Indonesia, dan majalah sastra Imajio. Sejak 2005, ia menjadi dosen di almamaternya, Program Studi Indonesia FIB UI.

Ia aktif menulis puisi. Sejumlah puisinya dimuat di beberapa media massa, antara lain Media Indonesia dan Koran Tempo, serta dalam antologi puisi, yakni Graffiti Gratitude (2001), Ini Sirkus Senyum (2002), Bisikan Kata, Teriakan Kota (2003), Dian Sastro for President!: End of Trilogy (2005), Les Cyberlettres: Antologi Puisi Cyberpunk (2005), Nubuat Labirin Luka: Antologi Puisi untuk Munir (2005), Mekar di Bumi (2006), Jogja 5,9 Skala Richter (2006), dan Legasi: Antologi Puisi Nusantara (2006). Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Sastra