Category Archives: Politik

Muladi : Ancaman Munarman Gulingkan SBY Boleh dan Tidak Melanggar


Mantan Gubernur Lemhanas Muladi memperingatkan anggota Front Pembela Islam (FPI) Munarman untuk berhati-hati pada pernyataannya untuk menggulingkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

“Munarman saya minta hati-hati karena perbuatannya itu tidak etis. Walaupun tidak melanggar. Tapi melanggar norma etika dan sebagainya,” kata Muladi usai acara pelantikan Gubernur Lemhanas Baru di Istana Negara, Jakarta.

Menurut dia, satu langkah lagi Munarman bisa masuk dalam kategori makar. Namun kalau ini hanya biasa saja, masih hal biasa selama tidak ada rapat kesepakatan untuk menggulingkan pemerintah, untuk melakukan pemufakatan jahat menggulingkan Presiden. Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Politik

Syahganda : PD Dukung Pramono Menjadi Presiden RI 2014


Pengangkatan Mayjen TNI Pramono Edhie Wibowo sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad), selain berindikasi pada percepatan karier putra pahlawan almarhum Letjen TNI Sarwo Edhie tersebut ke puncak pimpinan TNI, juga membuka peluangnya yang besar untuk meramaikan bursa pencalonan pemilihan umum presiden (Pilpres) 2014 mendatang.

Demikian dikemukakan Pakar Politik yang juga pengurus CIDES Syahganda Nainggolan. Menurutnya, nama lain yang diperkirakan muncul menjadi capres pada 2014 adalah Aburizal Bakrie, Prabowo Subianto, Hatta Rajasa, serta Sri Mulyani Indrawati.

“Keluarga besar almarhum Sarwo Edhie tentu menyadari betul peluang itu, sehingga akan mengupayakan momentum bagi Pramono Edhie Wibowo ke arah tercapainya kepemimpinan nasional dengan dukungan partai demokrat,” jelas Syahganda.

Dikatakan oleh Pimpinan Lembaga Kajian Sabang Merauke Circle ini, peluang maupun karier yang telah terbuka pada Pramono Edhie Wibowo, tentunya tidak akan dilewatkan begitu saja, mengingat trah Sarwo Edhie Wibowo kini berada dalam lingkaran utama kekuasaan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, antara lain istri Presiden SBY sendiri Ani Yudhoyono yang merupakan kakak kandung Pramono Edhie Wibowo.

Belum lagi, lanjut Syahganda, pengaruh almarhum Sarwo Edhie Wibowo yang masih dikenang nama besarnya oleh masyarakat, niscaya menjadi modal paling efektif untuk mengantarkan Pramono Edhie Wibowo dalam bursa pencalonan presiden 2014, di samping menjadikannya populer selaku capres.

“Dengan demikian, diharapkan nantinya ada dua yang bersaing ketat untuk bisa dipilih sebagai Presiden 2014-2019, yaitu Prabowo Subianto dengan Pramono Edhie Wibowo, atau Aburizal Bakrie dan Pramono Edhie Wibowo” ujar Syahganda.

Syahganda menambahkan, fenomena sosok Pramono Edhie Wibowo yang memungkinkan tampil di Pilpres 2014 tidak perlu diperdebatkan, sejauh kelayakannya memadai sekaligus didukung oleh partai yang memenuhi syarat.

Dicopas dari Liputan6.com

Tinggalkan komentar

Filed under Politik

Angelina Sondakh : Seks Harus Masuk ……


Artis yang juga anggota Komisi X DPR RI, Angelina Sondakh menyatakan, pihaknya prihatin dengan semakin tingginya jumlah remaja pernah berhubungan seks, sebagaimana ditunjukkan hasil studi terbaru.

Anggota Fraksi Partai Demokrat itu mengatakan di Jakarta,  menanggapi hasil penelitian yang dibeberkan Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Kalimantan Tengah (Kalteng), mengenai 68% remaja pernah berhubungan seks, dan 87% menonton film serta video porno.

“Sudah sepatutnya memang pendidikan seks masuk dalam kurikulum pendidikan kita, mengingat fakta dan fenomena yang berkembang di masyarakat saat ini, terutama di kalangan para anak didik kita,” ujar Angelina Sondakh.

Mantan Putri Indonesia ini juga menilai, perilaku pergaulan yang cenderung mengarah pada berlangsungnya seks bebas di kalangan remaja, merupakan ancaman cukup serius bagi generasi muda harapan bangsa kita.

“Mengingat, efek yang ditimbulkan tidak hanya berkaitan dengan semakin merebaknya PMS termasuk penyebaran HIV/Aids yang cenderung semakin bertambah, tetapi juga menyangkut isu kesehatan dan etika moral yang mulai semakin meluntur,” katanya.

Angelina juga mengimbau, terlepas dari mendesaknya masalah ini ditanggulangi, maka perlu suatu aksi sosialisasi gencar, agar tidak menimbulkan kontroversi di ranah publik, sebab ini masalah sensitif.

“Program ini harus benar-benar disosialisasikan secara gencar, dengan melibatkan banyak komponen masyarakat, termasuk para pemuka agama,” tegasnya.

Sebab, menurut dia, jangan sampai sebuah ide dan kreativitas positif, lalu dijalankan secara kurang rapih, malah menimbulkan antipati atau apriori.

“Kami di Dewan juga terus melakukan upaya konkret menurut kapasitas serta kemampuan yang dimiliki. Ini masalah bersama kok,” demikian Angelina Sondakh.

Dicopas dari Kapanlagi.com

6 Komentar

Filed under Politik

Mantan Pengacara Keluarga Cendana Siap Gagalkan Reformasi


SALAH SATU HASIL MONUMENTAL REFORMASI YANG DIPERJUANGKAN DENGAN TARUHAN NYAWA RAKYAT INDONESIA ADALAH BERHASILNYA MPR DI BAWAH NAKHODA TOKOH REFORMASI AMIN RAIS MENGAMANDEMEN UUD 1945. SEBAGAI SATU-SATUNYA YANG TERSISA DARI GEGAP GEMPITANYA PERJUANGAN REFORMASI YANG DIMOTORI GERAKAN MAHASISWA INDONESIA DEKADE 1990-AN. ANDAIKAN TAK ADA UNDANG-UNDANG DASAR HASIL AMANDEMEN, BISA DIKATAKAN REFORMASI TELAH GAGAL.

Meski Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan tegas menolak memperpanjang masa jabatannya, Ketua Divisi Bidang Hubungan Masyarakat Partai Demokrat, Ruhut Sitompul, bersikukuh dengan usulannya mengamandeman UUD 1945 untuk mengubah masa jabatan presiden yang hanya dua periode.

Alasan Presiden bahwa kekuasaan berlebih cenderung melahirkan penyelewengan tidak dipedulikannya. “Pak SBY tentu tetap kita hormati. SBY memang orang yang santun, rendah hati, dan jujur. Tapi usul SBY menjabat tiga periode itu sudah banyak yang melontarkan sebelum saya,” kata Ruhut di Gedung DPR, Kamis 19 Agustus 2010.

Ia justru mempertanyakan, kenapa orang-orang yang mewacanakan hal itu sebelum dirinya tidak diributkan oleh masyarakat. “Sebelum gua kok nggak ada yang ngoceh (komentar)? Giliran Ruhut ngomong, semua ikut ngoceh,” tukas Ruhut.

Ruhut pun lantas mengartikan bahwa dirinya jauh lebih diperhitungkan dibanding orang-orang tersebut, kendati harus menerima hujatan dari masyarakat maupun elit politik.

“Saya tak akan mengubah cara saya. Tidak ada yang bisa menghambat saya. Saya hidup mengalir seperti air. Jadi saya akan tetap bicara apa adanya,” tandas Ruhut.

Siap Debat

Anggota Komisi III DPR itu pun menegaskan, dirinya hingga saat ini tak ragu untuk berdebat soal amandemen konstitusi terkait perpanjangan masa jabatan presiden. “Saya bersedia berdebat soal amandemen konstitusi, karena UUD itu buatan manusia,” tukasnya.

“Semua yang buatan manusia itu bisa diubah! Hanya Al Qur’an dan Alkitab turunan langsung dari Tuhan yang tak bisa diubah,” tegas Ruhut.

Ia pun mengklaim banyak rakyat yang mendukung idenya meskipun sebagian lainnya menolak. Menurutnya, kemenangan mutlak Presiden SBY pada pemilu 2009 lalu membuktikan dukungan tersebut.

Ruhut pun mengingatkan fenomena di Amerika Serikat saat Bill Clinton sukses menjabat dua periode tanpa bisa diperpanjang lagi karena terbentur konstitusi AS. “Lihat saja ketika Bill Clinton diganti oleh George Bush. AS langsung menyerang banyak negara Arab,” tukas Ruhut.

Dengan demikian, ia menyimpulkan bahwa konstitusi tetap buatan manusia — sekalipun di negara demokrasi — tak ada yang sempurna, dan karenanya dapat diubah dengan tujuan demi kebaikan yang lebih besar.

Dicopas dari VIVAnews

Tinggalkan komentar

Filed under Politik

Pengkhianat Reformasi Itu Anggota DPR


Anggota DPR dari Partai Golkar Nurul Arifin menilai usulan Ruhut Sitompul untuk mengamandemen pasal UUD 1945 yang membatasi masa jabatan presiden dua periode itu sebagai bentuk pengkhianatan terhadap reformasi dan merusak tatanan konstitusi negara.

“Statement Ruhut (politikus dari Partai Demokrat) tentang masa jabatan presiden yang bisa diperpanjang sampai tiga kali adalah bentuk pengkhianatan terhadap reformasi,” kata Nurul dalam pesan singkatnya kepada ANTARA di Jakarta.

Menurut dia, amandemen UUD `45 yang sudah dilakukan empat kali sudah mengakomodasi perubahan demi terciptanya sistem demokrasi yang bertujuan mencegah otoritarianisme.

“Sangat tidak masuk akal apabila wacana tersebut direspons positif. Jangan lagi kita mengacaukan apa yang sudah menjadi kesepakatan bersama rakyat Indonesia,” katanya.

Sebelumnya, anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat Ruhut Sitompul mengatakan agar masa jabatan Presiden bisa diperpanjang sampai tiga periode dengan pertimbangan belum ada tokoh yang mampu menyaingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Ia mengusulkan agar UUD 1945 diamandeman dengan memperpanjang masa jabatan Presiden.

Ia berharap Susilo Bambang Yudhoyono, yang dinilainya masih produktif dan dicintai rakyat dengan bukti terpilih dua kali sebagai presiden, bisa menjabat presiden untuk ketiga kalinya jika pasal tentang batasan itu diamandemen.

Banyak kalangan menolak wacana yang dilontarkan Ruhut tersebut. Tak terkecuali Ketua Mahkamah Konstitusi Mohammad Mahfud Md.

Tak Paham Negara Konstitusi

Mantan Anggota Dewan Perimbangan Presiden Presiden Adnan Buyung Nasution menilai pengusul amandemen konstitusi untuk menambah masa jabatan Presiden adalah tidak memahami makna negara konstitusi.

“Orang yang mengusulkan perpanjangan masa jabatan Presiden itu tidak mengerti makna negara konstitusional,” kata Adnan Buyung Nasution di sela acara seminar “Evaluasi Pelaksanaan Hasil Reformasi Konstitusi” di Gedung DPR, Jakarta, Rabu.

Adnan Buyung menegaskan belajar dari pengalaman sejarah bangsa Indonesia, kekuasaan yang terlalu lama cenderung menimbulkan konflik kepentingan.

“Pemimpin yang sudah terlalu lama berkuasa merasa menikmati kekuasannya dan enggan meninggalkan kekuasaan,” katanya.

Pengalaman sejarah masa lalu bangsa Indonesia ini, kata dia, sudah diperbaiki dalam amandemen UUD 1945 pada awal reformasi yang membatasi masa jabatan Presiden paling lama dua periode.

Belajar dari pengalaman tersebut, menurut Buyung, tidak perlu melayani usulan penambahan masa jabatan Presiden lebih dari dua periode.

“Apalagi usulan tersebut berasal dari perorangan, bukan resmi dari fraksi atau partai,” ujarnya.

Pengacara senior ini menambahkan, selama bertugas sebagai anggota Dewan Pertimbangtan Presiden (Wantimpres), Presiden Yudhoyono tidak pernah membicarakan masalah penambahan masa jabatan lebih dari dua periode.

Menurut dia, di negara demokrasi masa jabatan Presiden dua periode itu sudah cukup lama.

Bahkan, menurut dia, akan lebih baik lagi jika Indonesia mengurangi masa jabatan Presiden menjadin paling lama dua kali empat tahun seperti di negara-negara maju.

Dicopas dari ANTARA

2 Komentar

Filed under Politik

Ani Yudhoyono Calon Presiden 2014


Wacana itulah yang telah digulirkan oleh segelintir orang, sehingga Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, untuk kesekian kalinya, harus menegaskan bahwa dia dan ibu negara Ani Yudhoyono tak akan mencalonkan diri sebagai presiden pada Pemilu 2014. Sebagaimana disampaikan SBY pada peluncuran biografi Ani Yudhoyono berjudul Kepak Sayap Putri Prajurit, di Hotel Dharmawangsa, Jakarta.

“Kami sudah bersyukur dapat merampungkan tugas kami memimpin negara. Kami bersepakat untuk kembali ke lingkungan masyarakat, mendirikan perpustakaan untuk rakyat sehingga kita bisa saling berkomunikasi,” kata SBY di hadapan para tamu dan undangan.

Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Politik