Di Kotaku Pelaksanaan Earth Hour Paling Sukses Seluruh Dunia


Apa sih istimewanya Earth Hour (60+) 2011 di Indonesia? Atau lebih tepatnya di Lubuk Sikaping Kabupaten Pasaman Provinsi Sumatera Barat, salah satu bagian dari wilayah Republik Indonesia dimana aku secara langsung berpartisipasi? Atau seharusnya dengan bangga bisa kukatakan bahwa di tempatku berdomisili itulah peringatan Earth Hour 2011 paling sukses dilaksanakan di seluruh dunia. Sehingga aku baru bisa menulisnya lebih dari 24 jam setelah waktu pelaksanaannya.

Pertanyaan dan pernyataan itu berangkat dari sebuah pengalaman yang baru saja menimpaku. Sebuah peristiwa yang sedikit banyaknya punya kaitan dengan hari istimewa yang baru saja berlalu : Earth Hour.

Pada hari Jum’at sore tanggal 25 Maret 2011 sekitar jam 20.30 WIB aku pergi ke sebuah Barber Shop atau di tempatku lebih sering disebut tukang pangkas atau tukang cukur. Ada dua orang yang sedang antri, maka kuhabiskan waktu mengantri dengan membaca surat kabar terbitan lokal yang ada di sana. Salah satu artikel yang sempat kubaca kiranya perlu kusampaikan disini yakni sebuah ulasan tentang Earth Hour atau Satu Jam Tanpa Listrik Untuk Bumi yang akan dilaksanakan esok harinya.

Tulisan itu juga menjelaskan padaku bahwa Earth Hour digagas pada mulanya di Sydney, Austalia pada tahun 2007 yang lalu, dimana 2,2 juta orang dan 2.000 perusahaan berpartisipasi dengan serentak memadamkan lampu yang bersumber dari listrik selama satu jam, hal ini dimaksudkan sebagai sumbangan untuk mengurangi kadar polusi yang sudah sangat mengotori bumi, sehingga terancam pemanasan global.

Selain itu juga dipaparkan, bagaimana meningkatnya jumlah partisipan penyelenggaraan Earth Hour pada tahun berikutnya, yang mampu membuat 35 juta orang dari 35 negara terlibat dalam pemadaman serentak yang bukan pemadaman bergilir itu.

Ketika orang kedua yang antri bersamaku itu selesai dipangkas, tiba-tiba listrik padam. Sebuah ucapan syukur terlontar dari mulut orang itu. Namun giliranku menjadi tertunda. Memang tidak lama, baru saja aku berencana kembali pulang, lampu menyala lagi. Sekarang dari mulutku rasa syukur itu terucapnya. Sehingga aku bisa langsung dilayani si tukang pangkas, dengan menyisakan satu orang lagi dalam antrian.

Mungkin nasib baik tidak sedang berpihak kepadaku, persis setengah perjalanan kerja si tukang pangkas, yang artinya baru setengah kepala bagian kiriku yang diselesaikan, kembali listrik mendadak mati, dan tak pernah hidup lagi sampai sesaat aku menuliskan semua ini.

Bukan masalah potongan rambutku yang setengah pendek dan setengah panjang yang menjadi intinya, bukan juga soal tidak bisanya aku selama seharian untuk bekerja. Tetapi gerakan Earth Hour hanya relevan untuk Jakarta dan kota-kota besar lainnya. Di tempat-tempat seperti kotaku, pemadaman listrik selama satu jam jadi tak penting, sebab gerakan kami bukan lagi Earth Hour melainkan Earth Day bahkan Earth Day Plus sepanjang tahun, meskipun dengan terpaksa.

Jika membicarakan tempat yang tak bisa disebut kota, tentu sangat banyak yang tak sanggup ikut serta dari seluruh Indonesia. Bukan karena ketidakpedulian mereka, tapi memang karena tak bisa memadamkan yang tak menyala.

 

Dicopas dari SINI

Gambarnya punyanya

1 Komentar

Filed under Lingkungan, Umum

One response to “Di Kotaku Pelaksanaan Earth Hour Paling Sukses Seluruh Dunia

  1. Numpang promo ya gan..:D

    LOWONGAN KERJA SAMPINGAN GAJI 3 JUTA /MINGGU

    Kerja Management dari program kerja online (Online Based Data Assignment Program / O.D.A.P) MEMBUTUHKAN 200 KARYAWAN diseluruh indonesia yang mau kerja sampingan online dengan potensi penghasilan 3 JUTA/MINGGU+GAJI POKOK 2 JUTA/BULAN, Tugasnya hanya ENTRY DATA, per entry @10rb, Misal hari ini ada kiriman 200 data dari O.D.A.P yang harus di ENTRY berarti kita dapat hari ini @10Rb x 200 = 2 JUTA. Lebih Jelasnya kirimkan Nama LENGKAP & EMAIL ANDA.

    Buka blog SHANTI BISNIS

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s