Cara Mudah Untuk Jadi Penulis Buku Bestseller


Setiap orang yang bisa menulis, banyak sedikitnya pasti punya keinginan untuk menulis sebuah buku.  Bagi bukunya yang sudah diterbitkan tentunya selalu berharap pada satu ketika bukunya tersebut atau karyanya yang lain bisa masuk ke jajaran buku bestseller atau buku laris.

Bestseller itu hanya untuk satu dalam seribu, sepertinya sengaja diperuntukkan bagi mereka yang nasib baik lagi berpihak kepadanya”, kata seorang temanku dalam satu perbincangan.

Terlepas dari benar atau tidaknya asumsi temanku itu, kalau kita mau jujur memang ada sesuatu yang berbeda yang telah dilakukan penulisnya pada setiap buku-buku yang pada akhirnya jadi bestseller. Upaya penulis itu bermacam-macam, ada yang mengangkat masalah kontroversial, ada yang sensasional, ada yang menghadirkan cerita-cerita yang menyentuh banyak orang, ada pula ide-ide hebat yang sangat inovatif.

Jika anda seorang penulis yang ingin berada di barisan penulis buku best seller, disini aku ingin berbagi cara mudah untuk jadi penulis buku bestseller. Berikut triknya :

Pertama, pilihlah judul yang seram-seram, berupa kalimat ancaman yang disukai kelompok radikal.

Kedua, isinya harus banyak sehingga bukunya jadi tebal, paling kurang 500 halaman.

Soal isinya tak perlu berpikir panjang, semuanya terserah anda, apa saja boleh. Jika nasib baik sedang menjadi milik anda, maka buku anda akan dipilih oleh salah satu kelompok radikal untuk dijadikan bom buku. Dalam waktu yang tak terlalu lama, buku anda akan lenyap diserbu pembeli. Hal itu sudah dibuktikan oleh buku “Mereka Harus Dibunuh” sebagaimana termaktub dalam fakta-fakta berikut :

Metrotvnews.com melaporkan :

Buku berjudul “Mereka Harus Dibunuh karena Dosa-Dosa Mereka Terhadap Islam dan Kaum Muslimin” yang menghebohkan karena meledak di Utan Kayu,  mulai diburu pembeli di sentra buku Palasari, Bandung, Jawa Barat.

Para pedagang mengaku kebanyakan konsumen yang datang menanyakan buku tersebut dari kalangan orang dewasa. Buku yang dijadikan alat pengantar bom di Utan Kayu, Kantor Badan Narkotika Nasional, dan rumah Japto Surjosumarno tersebut membuat penasaran para konsumen di Bandung.

Republika.co.id mengabarkan :

Beberapa warga kota Bandar Lampung mulai mencari buku ‘Mereka Harus Dibunuh’ sejak insiden bom di kawasan Utan Kayu, Jakarta Timur. Buku berjudul lengkap “Mereka Harus Dibunuh karena Dosa-dosa Mereka terhadap Islam dan Kaum Muslimin” telah dijadikan oleh pelaku bom sebagai kotak tempat untuk meletakkan paket bom.

Toko buku resmi maupun loakan kini mulai dibanjiri pengunjung yang menanyakan soal buku tersebut. Mereka mendatangi toko-toko buku umum resmi di Jl Raden Intan maupun toko-toko buku Islam..

“Saya penasaran saja. Saya ingin tahu buku tersebut maksudnya gimana dan siapa orang-orang yang harus dibunuh tersebut,” tutur Waldi, seorang warga di Kemiling.

Dengan kondisi demikian, berapapun oplah buku tersebut yang kita sediakan pasti akan ludes seketika.  Masih ragukah anda dengan trik yang dikemukakan di atas? Selamat mencoba!

Gambarnya punyanya

8 Komentar

Filed under Nyeleneh

8 responses to “Cara Mudah Untuk Jadi Penulis Buku Bestseller

  1. Kalau menulis buku bestseller itu memang mudah, tidakkah seharusnya lebih dari 50% buku tergolong produk bestseller?

    • Setuju Sis, memang demikian seharusnya jika kita telah menjadi komunitas pembaca, tapi sampai saat ini belum. Tulisan ini hanya ungkapan satir menyikapi keadaan akhir-akhir ini. Just 4 fun!

  2. Waduh, berarti cuma nyetak buku buat kalangan radikal saja dong…
    Hehehehe…

  3. wahh.. makasih baget..
    tipsnya benar-benar bermanfaat.

    makin semangat aja nih nulis..

  4. Syarat yg hrs bagi para penulis pemula adalah :-Membaca..!

    • @Haba:Benar sekali, Pak. Saya sangat setuju. Kalau yang disini hanyalah pikiran nyeleneh menyikapi maraknya peristiwa bom buku beberapa waktu lalu. Terimakasih telah menyempatkan singgah, saya juga telah lama mendengar tentang habainstitute.co.cc, mudah-mudahan tambah maju. Salam

  5. bluelovers9

    saya mengernyitkan kening ketika awal” membaca, dan kemudian tertawa setelah membaca poin selanjutnya. Hahahahaha paraaaah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s