Seorang Pria Berkeluarga di Dumai Mengaku ‘Ayam’nya Mati Mendadak


Warga Kota Dumai, Riau, di Kelurahan Mekar Sari, Kecamatan Dumai Barat, kembali digemparkan oleh matinya ayam secara mendadak diduga terinfeksi flu burung, setelah juga sempat terjadi di Kelurahan Jaya Mukti, Dumai Timur.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner di Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan (Disnakkanla) Kota Dumai, Budiyono, yang turun langsung bersama tim, Kamis, mengatakan, laporan kasus kematian ayam diduga flu burung ini diterima dari salah seorang PNS (pegawai negeri sipil) yang dinas di Sekretariat Umum Daerah Bagian Umum.

“Berdasarkan laporan ini, kita langsung turun ke lapangan bersama tim untuk melakukan pemeriksaan terhadap ratusan unggas milik warga di RT.01 Kelurahan Mekar Sari, Kecamatan Dumai Barat, yang dikabarkan sebagiannya mati mendadak,” katanya.

Setelah dilakukan pengecekan atau melakukan pengujian atas sample unggas tersebut, ternyata hasilnya negatif..
Budiyono menerangkan, hasil pengujian sample tersebut menunjukkan bahwaayam hanya terkena penyakit yang biasa terjadi saat pancaroba atau perubahan iklim seperti saat ini.

Kendati demikian, katanya, diharapkan warga Dumai tetap waspada flu burung karena virus jenis H5N1 ini menurut dia sangat berpotensi besar merasuk pada tubuh unggas yang kurang sehat. “Pencegahan dini sebaiknya dilakukan. Yakni dengan tidak meliarkan unggas baik ayam, burung atau itik, dan lain sebagainya. Selain itu, juga rutin melakukan penyemprotan disenfektan terhadap lingkungan yang sering disinggahi unggas,” ujarnya.

Sementara warga Mekar Sari, pemilik unggas yang tidak menyebutkan namanya menerangkan, dari seratusan ekor ayam miliknya, sekitar belasan didapati mati secara mendadak. Sementara lebih dari lima ekor lainnya dikabarkan sakit parah. Kematian ayam secara mendadak tersebut dikatakan pria berkeluarga ini berlangsung sejak beberapa hari terakhir.

Kasus ayam mati mendadak di Kelurahan Mekar Sari, Kecamatan Dumai Barat ini merupakan kasus keempat yang dilaporkan ke Disnakkanla, setelah sebelumnya juga sempat terjadi di Kelurahan Purnama dan Bukit Timah, Kecamatan Dumai Barat, serta Kelurahan Jaya Mukti, Kecamatan Dumai Timur. Dari empat kasus tersebut, hanya satu yang dinyatakan positif flu burung, sementara tiga kasus lainnya dinyatakan negatif atau terhindar dari virus mematikan H5N1.

H5N1 adalah sebuah subtipe virus flu burung. Virus ini menyebabkan penyakit di banyak spesies termasuik manusia dan merupakan ancaman pandemik influenza. Para ahli mempercayai bahwa virus H5N1 dapat termutasi menjadi bentuk yang dapat menular dengan mudah dari manusia ke manusia. Bila mutasi seperti itu terjadi, kemungkinan akan tetap sebagai subtipe H5N1 atau dapat berubah subtipe seperti H2N2 ketita dia berevolusi menjadi “strain” Flu Hong Kong H3N2.

Dicopas dari SINI

Gambarnya punyanya

1 Komentar

Filed under Kesehatan

One response to “Seorang Pria Berkeluarga di Dumai Mengaku ‘Ayam’nya Mati Mendadak

  1. posting menarik.
    terima kasih..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s