Monthly Archives: September 2010

Panggilan Ujian Ulang I bagi Angkatan 1, 2, 3, 4, dan 5 Kuota 2010 dan Ujian Ulang I dan II bagi Kuota 2009


Daftar Nama Peserta dan Bidang Studi yang ikut Ujian Ulang I bagi Angkatan 1, 2, 3, 4, dan 5 Kuota 2010 dan Ujian Ulang I dan II bagi Kuta 2009 dapat dilihat pada link berikut:

Peserta Ujian Ulang I Angkatan 1, 2, 3, 4, dan 5 Kuota 2010 dan Peserta Ujian Ulang I dan II Kuota 2009 di lingkungan Kemendiknas RI Rayon 06 UNP

Ujian Ulang dilaksanakan pada:

Hari/Tanggal : Minggu/3 Oktober 2010

Pukul : 13.00  s.d. 15.40 WIB

Tempat : Lokal T  (Gedung Kuliah Tingkat UNP, Kampus UNP Air Tawar Padang)

Jadwal Ujian :

1. Ujian Tulis I (Bidang Studi) : pukul 13.00 s.d. 14.20 WIB

2. Istirahat 20 menit

3. Ujian Tulis II (PPG, PBM, PTK) : pukul 14.40 s.d. 15.40 WIB

Persyaratan:

1. Membawa tanda peserta PLPG

2. Membawa tanda pengenal (KTP/SIM dll)

3. Peserta wajib hadir 30 menit sebelum ujian dimulai.

Khusus Bagi peserta Kuota 2009 yang belum ikut Ujian Ulang I dan II, harap melapor ke Sekretariat PSG (Depan Gedung UPPL Kampus UNP Air Tawar) untuk melengkapi Biodata dengan membawa:

1. Fotokopi  SK Terakhir yang legalisir Kepala Sekolah sebanyak 1 lembar (SK yang sama dengan yang dilampirkan pada portofolio)

2. Fotokopi Ijazah Terakhir yang dilegalisir Instansi/Fakultas terkait sebanyak 1 lembar

3. Pas Foto berwarna ukuran 3 x 4 cm  sebanyak 4 lembar.

Hasil Ujian Ulang I bagi Angkatan 1, 2, 3, 4, dan 5 Kuota 2010 serta Hasil Ujian Ulang I dan II Kuota 2009


Hasil Ujian Ulang I bagi Angkatan 1, 2, 3, 4, dan 5 Kuota 2010 serta Hasil Ujian Ulang I dan II Kuota 2009 di lingkungan Kemendiknas tanggal 3 Oktober 2010 dapat dilihat pada link berikut ini:

Hasil Ujian Ulang Tanggal 3 Oktober 2010

Bagi peserta yang dinyatakan Lulus (L) Ujian Ulang,  penyerahan sertifikat menunggu informasi lebih lanjut melalui website ini,  sedangkan bagi peserta yang dinyatakan Ujian Ulang II (M) harap menunggu informasi ujian ulang melalui website ini juga.

Tinggalkan komentar

Filed under Sertifikasi Guru

Politisi PAN yang Anggota DPRD Usulkan Tes Kegadisan Bagi Anak Sekolah


Beberapa hari belakangan ini, di berbagai jejaring sosial, marak dibicarakan soal tes kegadisan atau keperawanan bagi siswi sekolah. Pertanyaan yang muncul adalah, bagaimana cara melakukan tes kegadisan itu?

Usul tes ini sendiri pertama kali muncul dari seorang politisi Partai Amanat Nasional (PAN) yang duduk di Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)  Provinsi Jambi bernama Bambang Bayu Suseno. Bambang melontarkan wacana ini pertama kali di Jambi pada pertengahan September 2010 ini.

Apa perlunya tes itu dan bagaimana caranya? Untuk mengetahui lebih banyak soal konsep tes ini, media mewawancarai Bambang. Dalam wawancara, Bambang menyatakan bahwa berita yang beredar di sejumlah media massa sehubungan dengan tes ini perlu diluruskan.

“Bukan tes keperawanan, tapi tes kegadisan,” kata Bambang. “Kalau perawan, kesannya bagaimana gitu,” ujar Bapak tiga anak itu di awal wawancara. Apa bedanya?

Berikut wawancara lengkap dengan Bambang:

Bagaimana sebenarnya konsep tes kegadisan?

Konsep yang sebenarnya perlu diluruskan. Konsep ini lahir dari keprihatinan kami terhadap pergaulan bebas. Pergaulan yang luar biasa bebas di kota-kota besar. Ada fenomena longgarnya pengawasan orang tua. Kemudian pendidikan agama minim. Wacana ini kami gulirkan berangkat dari kegelisahan itu.

Belum lagi, ada survei mengatakan anak sekolah menengah sudah melakukan hubungan seks. Sampai enam puluh persen katanya. Jadi kami mewacanakan, perlu sebuah keluarga memberikan kiat pada anak. Konsep yang ditawarkan berupa tes kegadisan atau berupa tes keperjakaan.

Teknis tesnya bagaimana?

Berupa wawancara atau konseling. Berlaku untuk siswa laki-laki juga, tentu namanya tes keperjakaan. Tak ada tes diperiksa langsung (alat kelamin–red). Wawancara saja, konseling. Identitas juga dirahasiakan. Ini shock therapy untuk upaya pencegahan. Silakan mereka bohong atau jujur dalam konseling itu.

Kalau tak lulus tes?

Tak ada sanksi. Jadi, tidak serta-merta kalau tidak perawan tidak boleh sekolah. Bukan begitu. Ini maksudnya hanya untuk konseling kejiwaan. Bagi mereka yang masih gadis, ya dipesankan nanti untuk menjaganya. Kalau yang sudah tak gadis, ya kita beri bimbingan.

Sekarang kita lihat saja, ketika pendidikan dasar selesai, institusi pendidikan militer atau kedinasan juga melakukan tes ini. Kalau membuka penerimaan mahasiswa baru, kan ada tes begitu.

Sekarang bagaimana tes ini kita lakukan untuk mereka setelah tamat sekolah dasar. Untuk jenjang pendidikan wajib 12 tahun itulah. Saya lihat ini satu-satunya instrumen. Coba, ada instrumen apa lagi untuk memperbaiki akhlak anak?

Kemudian juga saya rencanakan tes urine. Ini jadi satu paket untuk mengetahui pengguna narkoba.

Apakah usul ini akan jadi peraturan daerah?

Tidak. Ini wacana pribadi. Karena saya wakil rakyat, mungkin diekspose. Kalau saya tukang becak, mana mungkin diekspose. Saya memikirkan ini bukan untuk Jambi saja, tapi untuk nasional. Jadi silakan diwacanakan di nasional.

Memang kemudian ada yang mengatakan ini melanggar hak asasi manusia, melanggar hak anak, melanggar konstitusi dan sebagainya. Tapi saya yakin, banyak pula yang mendukung saya. Jadi yang jelas urun rembuklah, bagaimana ini.

Sejak saya usulkan ini, saya banyak dapat telepon dari ibu-ibu. Intinya, mereka banyak mendukung saya. Saya tahu itu karena anak saya tiga, perempuan semua. Usianya enam tahun, tiga tahun dan dua tahun.

Apa jawaban Anda atas tuduhan melanggar hak asasi dan hak anak itu?

Secara hukum, tidak ada yang dilanggar. Saya sudah bicara dengan ahli hukum, apakah ada konsep saya ini mengganggu hak asasi? Ahli hukum bilang, tak ada yang dilanggar.

Katakanlah, ada anak sekolah yang diperkosa. Siapa yang me-manage korban? Di konseling ini, bisa dilakukan itu karena nanti ada tim konseling.

Dicopas dari VIVAnews

Tinggalkan komentar

Filed under Serba Serbi

Kado Ulang Tahun (III)


Oleh : Syamsuddin

Aku betul-betul merasa ‘dikerjain’ saat menerima kado ulangtahun dari temanku. Setelah membuka lebih dari dua puluh lima buah bungkusan yang hanya berisi bungkusan lain yang lebih kecil, dalam ‘kado’ terakhir aku hanya mendapatkan secarik kertas yang menerakan : “Sorry ya, aku lupa memasukkan isinya. Sehingga aku harus menggantungkannya di pohon jambu di depan rumah. Mohon diambil dalam dua detik.”

Rasanya aku tak ingin untuk mengambilnya. Tapi teman-teman pada memaksaku. Dengan ditemani beberapa orang aku berjalan ke halaman. Aku melihat sebuah kantong plastik warna hitam tergantung di salah satu cabang pohon, tapi terlalu tinggi untuk dijangkau dari bawah. Maka terpaksalah aku malam-malam memanjat pohon jambu.

Di dalam kantong plastik itu memang ada sebuah kado yang terbungkus rapi. Lalu aku diiringi teman-teman kembali ke kamarku. Dan kulihat teman yang memberi kado sudah tak ada di tempat duduknya semula, aku tak tahu dia telah ‘ngacir’ kemana. Baca lebih lanjut

1 Komentar

Filed under Humor

Ungkap Bangga Ketika Teman Berkarya


(KUMPULAN CATATAN DAN FOTO ERISON J. KAMBARI)

PASTIKAN ANDA TELAH LOGIN KE AKUN FACEBOOK SEBELUM MENGKLIK TAUTAN-TAUTAN DALAM POSTINGAN INI……………………

…SPECIAL NOTE…tentang IBU.

►►► Ketika Jatah Hidupku Berkurang Satu, Aku Ingat Ibu…! (184 kmtr)

…cerita tentang…;BUKITTINGGI dan RANAH MINANG-ku

“Surat Cinta” Untuk Bapak Walikota Bukittinggi (137 kmtr)
Bukittinggi…”Seribu Pesona Dengan Berjuta Tanda Tanya…” (92 kmtr)
Bukittinggi Tersentak..Musibah Longsor di Pasar Lereng (714 kmtr)
Dari Episode “Mencari Sawah Yang Hilang” (46 kmtr)
Karyamu Luar Biasa Intan…!!” (201 kmtr)
“Kripik Sanjai Rasa Sandal…” (69 kmtr)
“Istana Merdeka Di Kaki Bukit Di Tepi Telaga.” (130 kmtr)
“Tari Pasambahan Versi Baru…?” (12 kmtr)
Nasib Jam Gadang Dimalam Tahun Baru (67 kmtr)
“Pengemis Paling Legendaris” di Bukittinggi (215 kmtr)
“Urang Gadang Bukiktinggi” Dibalik Jeruji Besi… (45 kmtr) Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under Karya Teman

Penikaman Jemaat HKBP Ditangani Presiden


Presiden Susilo Bambang Yudhoyono diminta bersikap tegas terhadap tindak kekerasan yang dialami jemaat HKBP Pondok Indah Timur, Bekasi.

“Negara telah gagal dalam memberikan jaminan perlindungan atas kebebasan beragama. Kami mendesak Presiden untuk berbicara langsung dan menyatakan sikap tegasnya atas ancaman terhadap keberagaman di Indonesia,” ujar perwakilan Forum Solidaritas Kebebasan Beragama, Sere Tambunan, dalam jumpa pers di kantor Kontras.

Sere mengatakan tindakan presiden sangatlah ironis dan diskriminatif. SBY sangat sigap menyurati Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk mengambil tindakan atas rencana pembakaran Al-Quran oleh Pastor Terry Jones di Amerika Serikat. “Namun untuk konteks dalam negeri, Presiden permisif terhadap berbagai tindak kekerasan berbasis agama,” katanya.

Wakil Ketua Komisi Hukum Dewan Perwakilan Rakyat, Didi Irawadi Syamsudin mendesak aparat kepolisian untuk segera menindak tegas pelaku penusukan pendeta gereja HKBP di Bekasi.

“Kalau polisi tidak bisa menuntaskan masalah ini, ini akan jadi preseden buruk bagi perjalanan anak bangsa ke depan,” ujarnya.

Ia menilai bahwa insiden penusukan pendeta gereja HKBP di Bekasi hari Minggu kemarin dapat mengancam kerukunan umat beragama. “Penusukan pendeta di suasana lebaran bukan saja tindakan yang menodai suasana hari lebaran tapi lebih dari itu bisa berpotensi disintegrasi bangsa,” kata Didi.

Tindakan kekerasan yang terjadi, lanjut Didi, justru akan berakibat pada munculnya kekerasan baru. “Atau terjadi siklus kekerasan,” jelasnya. Selain itu, kekerasan tersebut juga dapat menimbulkan pengalaman traumatik bagi semua pihak.

Lebih lanjut, politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Maruarar Sirait juga mengatakan pemerintah harus mengambil sikap tegas jika tidak mau dianggap melakukan pembiaran terhadap kekerasan tersebut. “Pemerintah jangan hanya mengutuk tapi action yang paling penting,” kata lelaki yang juga menjabat sebagai anggota DPR komisi XI ini.

Maruarar mengatakan harapan masyarakat ke pemerintah masih ada tapi hanya tinggal sedikit lagi. “Kalau ini tidak dimanfaatkan yang akan rugi pemerintah sendiri,” ujarnya.

Dicopas dari TEMPO Interaktif

Tinggalkan komentar

Filed under Hukum

Mahalnya Sebuah Silaturahmi


Korban kecelakaan lalu lintas yang tewas selama arus mudik Lebaran 2010 sebanyak 128 jiwa. Jumlah kecelakaan lalu lintas terbesar ditempati Jawa Barat pada posisi tertinggi.

“Jumlah kecelakaan lalu lintas mulai tanggal 3 hingga 7 Oktober 2010, sebanyak 643 kasus, dengan 128 jiwa tewas, 165 jiwa luka berat dan 325 jiwa luka ringan,” kata Kepala Bidang Penerangan Umum Divisi Hubungan Masyarakat Kepolisian RI, Komisaris Besar Marwoto Soeto di Jakarta.

Menurut Marwoto, mayoritas kasus kecelakaan lalu lintas didominasi pengendara mobil pribadi dengan tempat tertinggi kecelakaan Jawa Barat, Jawa Timur, serta jalur utama, alternatif wilayah Pantai Utara (Pantura).

“Angka kriminalitas selama selama operasi Ketupat 2010 sebanyak 1.223 kasus terbanyak kejahatan konvensional, seperti pencurian dengan pemberatan dan pencurian dengan kekerasan,” kata Marwoto.

Marwoto mengatakan angka kecelakaan lalu lintas dan kejahatan tersebut dihimpun dari enam kepolisian daerah yang masuk Rabu sore yakni Lampung, Banten, Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jawa Timur, dan Bali.

“Titik rawan kejahatan pada arus mudik stasiun, terminal, bandara dan pelabuhan,” kata Marwoto.

Kepolisian RI mengerahkan 89.521 personel pada operasi Ketupat 2010 dengan 2.592 pos pengamanan di seluruh Indonesia digelar selama 16 hari, mulai tanggal 3 sampai 18 September.

Posko pengamanan berdiri pada titik yang memiliki potensi kerawanan kecelakaan lalu lintas dan kriminalitas.

Pada operasi kali ini, sesuai dinamika di lapangan ada enam polda yang melakukan penambahan khusus personel dari Brigade Mobil (Brimob), di luar kekuatan personel yang ada pada masing-masing polda pada daerah-daerah kerawanan yang cukup tinggi.

Adapun enam polda yang menggunakan personel brimob antara 50 hingga 60 personel Brimob adalah Lampung, Banten, Metro Jaya, Jawa Barat, Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Dicopas dari TEMPO Interaktif

Tinggalkan komentar

Filed under Lalulintas

Profesor Harvard : BLT SBY Tak Akan Menjawab Permasalahan Kemiskinan


Kebijakan pemerintah memberikan bantuan langsung tunai kepada masyarakat tak mampu mendapat kritik secara tak langsung dari Dekan Universitas Harvard Kennedy School Profesor David T. Ellwood. Menurutnya pemberian uang tunai tak akan menjawab permasalahan kemiskinan.

“Saya pernah bekerja dengan Presiden Clinton. Jika anda miskin kita akan tulis cek atau makanan. Semakin miskin anda semakin besar (bagian) anda. Itu membantu, tapi tidak menstimulasi pekerjaan dan keterampilan baru,” kata Ellwood  saat memberikan kuliah di depan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan jajaran menteri di Istana Negara.

Ellwood mengatakan, pengentasan kemiskinan tak bisa dengan memberikan sejumlah uang atau makanan, melainkan dengan membuka sejumlah lapangan kerja baru. “Strategi yang bisa keluarkan masyarakat dari kemiskinan tidak dengan memberikan cek,” katanya. Pemberian cek atau uang tunai, Ellwood melanjutkan, “Tidak akan menghapus sebab utama kemiskinan.”

Selain itu Ellwood juga mengingatkan pengentasan kemiskinan tak cukup hanya dengan memperkuat pertumbuhan ekonomi semata, tapi juga harus ada jaminan pertumbuhan tersebut merata. Ia melihat banyak yang pertumbuhan ekonominya kuat namun hanya menguntungkan segelintir orang atau kelompok. “Ketika hujan turun, apakah dinikmati semua atau hanya segelintir,” katanya.

Ellwood juga menyoroti masalah korupsi. Menurutnya, korupsi tak hanya mengambil semua sumber daya yang dibutuhkan untuk pertumbuhan ekonomi tapi sekaligus juga menjadikan perekonomian tak sehat. “Dimana pemerintah tidak memiliki kredibilitas lagi,” katanya.

Kuliah Profesor Ellwood di Istana Presiden merupakan bagian dari acara Presidential Lecture yang mengambil tema “Creating Job, Reducing Poverty and Improving the Welfare of the People”.

Dicopas dari TEMPO Interaktif

Tinggalkan komentar

Filed under Nasional

Meragukan Keampuhan Twitter


Sejumlah selebriti mulai meninggalkan situs mikrobloging Twitter. Penyanyi John Mayer, salah satunya. Pemilik akun dengan 3,7 juta followers ini menutup akun twitternya. Hal tersebut ia umumkan di Los Angeles.

Banyak selebriti yang mengatakan Twitter adalah media yang baik sebagai alat promosi serta alat komunikasi dengan para penggemar.  Namun, di balik itu ada sisi negatifnya juga.

John Mayer bukanlah selebriti pertama yang meninggalkan Twitter. Sebelumnya ada penyanyi Miley Cyrus yang juga dikenal sebagai Hannah Montana. Dia menutup akun Twitter-nya setahun lalu atas bujukan pacar barunya, Liam Hemsworth.

Bintang “HairSpray” Amanda Bynes juga termasuk. Dia telah menutup akun Twitter-nya minggu lalu tanpa pemberitahuan apapun kepada para penggemarnya. Bintang muda Disney Demi Lovato, 18 tahun, juga telah menulis ”Selamat tinggal Twitter” di akunnya beberapa waktu lalu.

“Manfaat Twitter bagi para selebritis adalah mereka bisa membuat siaran pers kepada para penggemar hanya dengan mengirimkan 140 karakter di akun Twitter,” ucap Robert Thompson, professor Televisi dan Budaya Populer di Universitas Syracuse.

Namun, banyak selebriti mengatakan tweet mereka juga sering dijadikan olok-olok ataupun gosip. Meskipun Bynes, 24 tahun, tidak memberikan penjelasan mengapa berhenti ‘berkicau’ di twitter, tampaknya ia memiliki hubungan buruk dengan para Twittervese. Bynes pernah terlibat perselisihan dengan pengguna lain yang tak setuju dengan tweet-nya, termasuk tentang seleranya pada lelaki.

“Banyak selebritis menyadari mitos bahwa keakraban mengembangkan kenistaan. Kita biasanya berpikir bahwa selebriti adalah orang-orang yang sulit dijangkau dan tak bisa diajak berkomunikasi,” kata Thompson. “Twitter membalikkan pandangan tersebut, namun beberapa selebriti mulai lelah dengan hal itu.”

Tanya saja penyanyi country, Le Ann Rimmes, pengguna aktif akun Twitter saat pernikahannya berakhir karena ia berselingkuh dengan aktor beristri, Eddie Cibrian. Setelah masing-masing bercerai dengan pasangannya, muncul foto mereka sedang berciuman yang memicu kemarahan.

Penyanyi tembang “Life’s Goes On” ini langsung diserang di Twitter. Ketika ia mencoba membela diri atas perbuatan itu, para pengikutnya justru membalas lebih parah.
Alhasil, Juli 2010 ia menutup akunnya dengan menuliskan kalimat,  “Sangat tidak sehat bagi saya dan keluarga jika harus membaca komentar-komentar itu”.

Namun, seminggu kemudian ia kembali dan mengaku rindu kepada para penggemarnya. Ia juga mengatakan kepada para penggemar betapa berharganya mereka.

Paul Levinson, pengarang “The New Media” mengatakan Twitter kini telah mencapai titik jenuh. Mereka yang bergabung karena rekan-rekan mereka ada di situs itu kini mulai mencari tahu apakah ini benar-benar media yang bisa bekerja dengan baik bagi mereka.

“Bagi beberapa orang, hal itu akan berlanjut menjadi hal terbaik yang bisa mereka lakukan. Namun bagi yang lainnya, ini merupakan beban, suatu luka,” ujarnya.

Pelawak Ricky Gervais bergabung di Twitter Desember lalu karena ia menjadi presenter Golden Globes dan para penggemar ingin ia terus berkomentar di Twitter. Sebulan kemudian ia keluar dari situs mikrobloging ini karena ia menganggap tidak mendapatkan apa-apa dari sana.

Lalu, apakah ini akan menjadi eksodus besar-besaran dari Twitter? Tidak juga.

Pemimpin dan editor website HollywodLife.com, Bonnie Fuller, mengatakan untuk satu selebriti yang keluar dari Twitter, ada 10 lainnya yang bergabung.

“Ada banyak manfaat yang didapat selebriti dari Twitter. Mereka melihatnya sebagai kesempatan besar untuk berkomunikasi dengan para penggemar dan mendapat tanggapan,” kata Fuller.

Ia mencontohkan artis Kim Kadarshian yang bergabung di Twitter untuk mempromosikan dirinya sendiri, produk dengan namanya, serta membantu karirnya.

Adapun John Mayer, menurut juru bicaranya mengatakan telah menutup akun Twitternya karena telah menyelesaikan turnya dan bersiap kembali untuk masuk ke dapur rekaman.
Pemenang Grammy ini menggunakan Twitter untuk berkomunikasi dengan para penggemarnya, termasuk sumpah serapah wawancaranya dengan majalah Playboy mengenai kehidupan seksnya.

Penulis bluesy hits “Gravity” yang juga mantan kekasih Jenifer Anniston ini mengaku tetap aktif di Facebook, website pribadinya JohnMayer.com, serta situs blog terbarunya, Tumblr. Minggu lalu ia memposting ungkapannya bahwa ia telah memilih situs yang benar. Meski baru memiliki 50 ribu pengikut, ia mengaku telah kecanduan Tumblr dari pada saat ia memulai bergabung di Twitter.

Apakah ia akan terus bertahan dengan Tumblr, masih harus dilihat lagi. Buktinya, pada posting terakhir 12 September, ia berterima kasih kepada para penggemar yang telah membantu konsernya berjalan lancar dengan menuliskan kalimat “Dan inilah waktunya saya untuk menghilang sementara.”

Dicopas dari TEMPO Interaktif

Tinggalkan komentar

Filed under Jejaring Sosial

Kado Ulang Tahun (II)


Oleh : Syamsuddin

Seumur hidup mungkin inilah hadiah ulang tahun ‘terbesar’ yang pernah kuterima. Coba bayangkan, kotaknya saja tak muat melewati pintu kamarku. Memang kamar yang kutempati hanya ruangan tambahan yang dibuat kemudian, sehingga memiliki pintu yang ukurannya berbeda dengan pintu-pintu kamar lainnya. Aku heran, teman-teman satu kost yang duduk di kamarku mungkin lebih heran lagi. Namun aku yakin kami memiliki pikiran yang sama : ‘apa sih isinya?’

Sementara teman sebelah kamarku yang membawa ‘hadiah’ itu hanya senyum-senyum dari luar.

“Ini kado dariku, tapi aku tak bisa membawanya masuk, sebab pintumu kurang lebar sementara aku tak punya kotak yang lebih kecil”, katanya seraya melangkah masuk dan mengambil sepotong kue. Baca lebih lanjut

2 Komentar

Filed under Humor

Kekerasan Seksual dan Gereja


Kepala Gereja Katholik Roma Belgia dalam waktu dekat akan mengumumkan bagaimana institusinya mengatasi dan menghadapi kasus-kasus dugaan kekerasan seksual yang meluas terhadap anak-anak.

Sebuah komisi independen dibentuk oleh Gereja untuk menginvestigasi dugaan kekerasan yang ditemukan telah terjadi di setiap paroki Belgia meski berlangsung lebih dari beberapa dekade lalu.

Komisi mengatakan beberapa korban bahkan masih bayi ketika mengalami kekerasan pertama kali. Sejauh ini sebanyak 13 korban memutuskan bunuh diri karena tak kuat menanggung beban psikologis.

Gereja mengalami tekanan berat untuk mencegah kekerasan lebih lanjut dan membantu para korban.

Skala, dampak dan durasi kekerasan yang terungkap pekan lalu mengejutkan bahkan juga anggota komisi yang dibentuk Gereja. Dalam investigasi ditemukan bahwa kekerasan terjadi di setiap keuskupan dan sekolah Gereja selama berdekade dan total terdapat sekitar 300 kasus.

Meski investigasi komisi mengatakan tak menemukan bukti ada upaya menutupi kasus secara sistematis, Gereja kini harus berupaya keras menemukan cara mengatasi kekerasan masa lalu dan juga menjelaskan bagaimana institusi akan mencegah kekerasan terjadi di masa depan.

Media Belgia telah menuduh Gereja mencari cara menutupi kekerasan terlepas sudah banyak tuntutan hukum terhadap pelaku. Fakta di lapangan, dua pertiga korban adalah laki-laki, namun 100 anak perempuan juga menderita sebagai korban, demikian ujar kepala komisi independen, Peter Adriaenssens, pekan lalu.

Meski komisi menyatakan tak menemukan indikasi penutupan secara sistematis, namun penemuan itu sangat mengguncang Gereja Belgia.

Banyak korban yang akhirnya berani mengungkapkan dan bersaksi ke komisi setelah Uskup Bruges, Roger Vangheluwe, mundur tahun ini. Mereka mengakui telah mengalami kekerasan seksual sejak anak-anak dan juga ketika telah menjadi biarawan.

Dicopas dari Republika.co.id

1 Komentar

Filed under Serba Serbi

Kado Ulang Tahun (I)


Oleh : Syamsuddin

(Cerita ini terinspirasi dari kisah seorang teman satu kost yang pernah kuberi “beberapa’ buah kado)

Malam itu aku duduk-duduk dengan beberapa orang teman di depan tempat kost-ku. Sebelum jam sembilan semua teman-temanku sudah pada bubar, sehingga akupun segera masuk ke kamarku. Baca lebih lanjut

2 Komentar

Filed under Humor

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1431 H


Dalam iringan kumandang takbir yang mengalun, bukan hanya gema suara bedug yang bertalu, namun jauh dari kedalaman relung kalbu juga ada dentingan dawai hati hendak berucap : ‘Selamat Berangkat Menuju Fitrah 1431 H. Minal Aidin wal Faizin, dengan memaafkan kita gapai kemenangan lahir dan batin!’

Keluarga Besar Elsaelsi

2 Komentar

Filed under Catatan Kecil

Informasi Kelulusan Penilaian Portofolio (PF) Diknas dan Depag Rayon 5 Universitas Riau


INFORMASI KELULUSAN PENILAIAN PORTOFOLIO (PF) DEPAG RAYON 5 UNIVERSITAS RIAU

Dengan  telah berakhirnya Penilaian Portofolio Peserta Sertifikasi Guru dalam Jabatan Kuota 2010 oleh LPTK Rayon 5 Universitas Riau, dengan ini diinformasikan hasil penilaian PF dengan status Lulus, MPLPG (Mengikuti Diklat) dan Diskulifikasi.

Download Hasil Penilaian Portofolio (PF) Departemen Agama

INFORMASI KELULUSAN PENILAIAN PORTOFOLIO (PF) DIKNAS RAYON 5 UNIVERSITAS RIAU

Dengan  telah berakhirnya Penilaian Portofolio Peserta Sertifikasi Guru dalam Jabatan Kuota 2010 oleh LPTK Rayon 5 Universitas Riau, dengan ini kami infokan hasil penilaian PF dengan status Lulus, MPLPG (Mengikuti Diklat) dan Diskulifikasi.

Download Hasil Penilaian Portofolio (PF)

Download Hasil Penilaian Sertifikasi Langsung

1 Komentar

Filed under Sertifikasi Guru

PLPG Periode 5 Rayon 34 Universitas Pasundan Bandung


Daftar Peserta Periode 5  PLPG Rayon 34 Unpas Bandung

PLPG Periode 5 Kemendiknas Bandung Barat

PLPG Periode 5 Kemendiknas Cianjur

PLPG Periode 5 Kemendiknas Karawang

PLPG Periode 5 Kemendiknas Kota Cimahi

PLPG Periode 5 Kemendiknas Purwakarta

PLPG Periode 5 Kemendiknas Subang

PLPG Periode 5 Kemenag Bandung Barat

PLPG Periode 5 Kemenag Cianjur

PLPG Periode 5 Kemenag Karawang

PLPG Periode 5 Kemenag Kota Cimahi

PLPG Periode 5 Kemenag Purwakarta

PLPG Periode 5 Kemenag Subang

Tinggalkan komentar

Filed under Sertifikasi Guru

Menakar Indonesia …..


“SAYA PERCAYA SEBAGIAN BESAR DARI MEREKA (TKI –admin) ADALAH ORANG-ORANG YANG MENGHARGAI APA YANG TELAH KAMI LAKUKAN UNTUK MEMBANTU MEREKA. KAMI JUGA SANGAT MENGHARGAI PELAYANAN MEREKA UNTUK MALAYSIA. BAHKAN, JIKA MEREKA KEMBALI KE INDONESIA, TIDAK ADA JAMINAN BAHWA MEREKA AKAN MENDAPATKAN PEKERJAAN DAN MEMPEROLEH PENGHASILAN.” (Wakil Perdana Menteri Malaysia Tan Sri Muhyiddin Yassin)

Tingkah Malaysia cukup sering membuat geram Indonesia. Dan itu terjadi sejak zaman pemerintahan Soekarno pada 1963 lampau. Presiden pertama Republik Indonesia itu pernah menggagas aksi “Ganyang Malaysia”. Reaksi disuarakan Soekarno menyikapi demonstrasi anti-Indonesia di Malaysia.

Demo anti-Indonesia dipicu sikap kontra Presiden Soekarno terhadap rencana Federasi Malaysia menggabungkan Brunei, Sabah, dan Sarawak. Waktu itu Presiden Soekarno menilai rencana Federasi Malaysia melanggar perjanjian internasional konsep The Macapagal Plan. Antara lain perjanjian Manila Accord, Manila Declaration, dan Joint Statement.

Pada 20 Januari 1963, Menteri Luar Negeri Indonesia Soebandrio mengumumkan Indonesia mengambil sikap bermusuhan terhadap Malaysia. Pada 12 April, sukarelawan Indonesia memasuki Sarawak dan Sabah menyebar propaganda dan melaksanakan penyerangan serta sabotase. Selanjutnya pada 3 Mei 1963, dalam sebuah rapat raksasa yang digelar di Jakarta, Presiden Soekarno mengumumkan perintah Dwi Komando Rakyat (Dwikora).

Dwikora berisi dua poin. Pertama perintah untuk mempertinggi ketahanan revolusi Indonesia. Kedua perintah bantu perjuangan revolusioner rakyat Malaya, Singapura, Sarawak dan Sabah, untuk menghancurkan Malaysia. Saat itu Filipina tidak ikut perang, melainkan hanya memutus hubungan diplomatik dengan Malaysia.

Ketegangan mereda sejak Soeharto berkuasa pada 1965. Hanya berselang setahun, Kerajaan Malaysia dan pemerintah Indonesia mengumumkan penyelesaian konflik.

Cukup keras reaksi Soekarno kala itu. Berbeda dengan sikap pemerintah Indonesia saat ini. Diplomasi menjadi jalan terbaik yang dipilih Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dibanding perang. Jalan yang diambil Presiden Yudhoyono adalah melayangkan surat kepada Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Tun Najib Razak.

Cara ini dianggap paling baik demi menjaga hubungan bilateral kedua negara. Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha mengatakan, pemerintah mengedepankan kemitraan, kerja sama, dan persaudaraan. Poin penting dalam surat tersebut di antaranya Presiden SBY meminta hubungan Indonesia-Malaysia diselesaikan dengan baik. Kedua negara mendorong adanya pembicaraan soal perbatasan pada pertemuan 6 September nanti.

Tak ada yang salah dengan cara pemerintah. Namun, persoalannya, sejumlah kalangan menilai ketegasan pemerintah itulah yang dibutuhkan rakyat Indonesia terhadap Malaysia. Dan ketidaktegasan itu kembali diperlihatkan Presiden Yudhoyono dalam pidatonya di Markas Besar TNI di Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (1/9) malam silam. Sekali lagi, SBY menekankan jalan diplomasi.

Kalangan anggota DPR menilai sikap diplomasi pemerintah Indonesia lembek. Mereka pun geram. “Bila kita siap damai, berarti berani berperang,” ujar anggota DPR Hidayat Nur Wahid. Jika perang menjadi pilihan, maka TNI Angkatan Udara pun menyatakan kesiapannya.

Penyesalan juga diungkapkan anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Helmy Fauzi. Ia mengatakan, mengirim pasukan ke Malaysia lebih baik dibanding surat. “Surat itu bikin malu kita saja, sudah bikin surat, namun tidak dibaca sama sekali. Ini kan pelecehan,” imbuh Helmy.

Sikap lembek SBY diamini peneliti Departemen Hubungan Internasional Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Alexandra Retno Wulan dan Ketua Dewan Direktur Sabang-Merauke Circle (SMC) Syahganda Nainggolan.

Sebanyak 30 aktivis Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera) bahkan bereaksi keras. Tidak puas dengan pernyataan SBY, puluhan aktivis membakar bendera Malaysia. Belum lagi aktivis Forum Jateng Bersatu yang membuka pos komando pendaftaran relawan ganyang Malaysia di Salatiga, Jawa Tengah. Puluhan relawan mendaftar.

Reaksi ini muncul karena beberapa kali Malaysia mengusik ketenangan. Mulai dari masalah lepasnya Pulau Sipadan dan Ligitan ke tangan Malaysia, masalah panjang perbatasan Ambalat, dan klaim Malaysia terhadap berbagai produk Indonesia. Terakhir yang meruncing yakni insiden penangkapan terhadap pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) oleh pemerintah Malaysia di Pulau Bintan, 13 Agustus silam.

Masalah seperti ini, menurut Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad sudah sepuluh kali terjadi. Dan sekali lagi tak ada sikap tegas dari pemerintah. Kasus penangkapan pegawai KKP akhirnya diselesaikan dengan melepaskan tujuh pencuri ikan Malaysia dan memulangkan tiga petugas KKP Indonesia.

Hal itu yang menjadi salah satu pokok yang disampaikan Pemerintah Indonesia dalam nota diplomatik, 18 Agustus silam. Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa mengatakan, ini adalah nota kesembilan yang dikirimkan ke Pemerintah Malaysia. Delapan nota sebelumnya yang telah dikirimkan sepanjang tahun ini, juga terkait masalah perbatasan perairan kedua negara.

Saat kasus perebutan wilayah Ambalat bergolak, kapal-kapal TNI berulang kali menghadapi provokasi kapal perang Malaysia. Saat itu Departemen Luar Negeri melayangkan nota protes ke-36 kepada Malaysia.

Berkali-kali nota protes dilayangkan, tapi hasil yang diharapkan tak terwujud. Berulang kali pula terjadi Malaysia menantang Indonesia. Provokasi Malaysia seakan memancing Indonesia ke meja perundingan. Ini pula yang ditekankan SBY dalam pidatonya untuk menuntaskan perundingan batas wilayah dengan Malaysia.

Namun jangan sampai kekalahan Indonesia di meja perundingan di Mahkamah Internasional terulang. Saat itu Mahkamah Internasional memenangkan Malaysia sehingga memperoleh kedaulatan atas Pulau Sipadan dan Ligitan.

Tentunya banyak “amunisi” yang harus disiapkan Indonesia di meja perundingan nanti. Soal ini Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro menegaskan kesiapannya. Purnomo siap menyelesaikan masalah perbatasan yang belum selesai, baik perbatasan darat maupun laut.

Saat ini Indonesia mesti menggunakan diplomasi politik. Manfaatkan segala sumber daya dan dukungan publik. Hendaknya pula Indonesia tak terjebak dalam diplomasi politik serumpun. Semuanya tak lain bertujuan menunjukkan kuatnya kedaulatan RI di mata Malaysia.

Kekerasan sikap Soekarno patut menjadi pelajaran. Kalimat sang proklamator yang tak terlupakan, yakni: “Kita akan membalas perlakuan ini dan kita tunjukkan bahwa kita masih memiliki gigi yang kuat dan kita juga masih memiliki martabat. Yoo… ayoo… kita… Ganyang… Ganyang… Malaysia….”

Sedangkan SBY melalui diplomasinya sempat menyatakan: “Kita kini menempuh politik luar negeri ke segala arah. Kita dapat mempunyai sejuta kawan, tanpa musuh.”

Dicopas dari Liputan6.com

Tinggalkan komentar

Filed under Internasional

Reaksi Malaysia Terhadap Postingan Blog dan Facebook Penyulut Ketegangan


Pemerintah Malaysia membentuk unit khusus untuk mencari posting-postingan internet yang dapat menyulut ketegangan rasial dan perpecahan. “Departemen akan mengumpulkan unit pelaksana yang memiliki keahlian seperti, polisi, kejaksaan, dan peradilan, untuk menyelidiki kasus tersebut,” kata Menteri Dalam Negeri Malaysia Hishammuddin Hussein di Kuala Lumpur, Malaysia.

Langkah ini dilakukan menyusul ulah beberapa kelompok, seperti Federasi Mahasiswa Selangor Semenanjung Malaysia, Gagasan Pendidikan Melayu Malaysia, dan Perkasa, yang dilaporkan polisi karena menghina sensitivitas Malaysia melalu situs jejaring sosial Facebook.

Hishammuddin menambahkan, ada pihak tertentu yang ingin mengangkat isu-isu sensitif untuk menciptakan kebencian dan perpecahan di antara rakyat.

Sementara itu, Perdana Menteri Najib Razak mengatakan, masyarakat harusnya bisa mempercayai media massa sebagai pelaporan yang didasarkan pada fakta yang tidak seperti media alternatif. “Beberapa artikel yang dipublikasikan di media alternatif, seperti portal online dan blog adalah setengah kebenaran dan tidak akurat,” katanya.

Dikatakan Najib, media massa memiliki satu kekuatan yang tidak dapat ditemukan di media alternatif, karena mereka berdasarkan fakta. “Jika kita membaca media mainstream, secara intuitif kita menganggapnya sebagai laporan fakta otoritatif yang tidak bisa dipertanyakan, ” katanya di kantor Straits Times New Press.

Semua prinsipnya didasarkan pada fakta, jelas Najib, dibandingkan dengan blog yang pribadi. “Biasanya hanya menunjukkan satu orang dan berdasarkan pendapat. Harusnya ada masyarakat yang dapat melihat kekuatan media massa,” tambahnya.

Dicopas dari Liputan6.com

2 Komentar

Filed under Internasional

Ada Kehidupan di Kedalaman 700 Meter di Bawah Tanah


Penyelamatan atas 33 pekerja tambang di Chile yang terperangkap di bawah tanah sejak awal Agustus diperkirakan bisa memakan waktu hingga empat bulan. Sementara menunggu penyelamatan, mereka terus mendapat pasokan makanan dan minuman dari atas.

Selama ini, tim penyelamat melalui tiga lubang sebesar empat inci hanya bisa menyalurkan asupan nutrisi cair kepada para pekerja, yang terjebak di bawah tanah sedalam hampir 700 meter.

Tim penyelamat memasok makanan padat dan segala macam keperluan yang akan menjaga para pekerja tambang tersebut tetap sehat secara fisik dan mental. Baca lebih lanjut

1 Komentar

Filed under Bencana

Daftar Nama 26 Anggota DPR Tersangka Kasus Suap


Dua puluh enam mantan anggota DPR sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus suap pemilihan deputi gubernur senior Bank Indonesia 2004 oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kendati demikian, pengumuman yang dibacakan Wakil Ketua KPK Bibit Samad Rianto di Jakarta, Rabu (1/9), tak menyebutkan nama lengkap para tersangka.

Para tersangka penerima cek perjalanan (travellers cheque) itu adalah AHZ, MBS, PSz, BS, AZA, ACP, MM, RL, PS, WMT, MN, ARS, RK, BA, HB, DT, SU, PN, EP, MI, B, JT, NLM, SP, S, dan MP. Mereka semua mantan anggota Komisi Keuangan dan Perbankan DPR periode 1999-2004 dari berbagai fraksi.

Hanya saja, informasi yang beredar di kalangan wartawan menyebutkan 26 tersangka itu adalah sebagai berikut :

1. Max Moein (mantan anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau F-PDIP)

2. Agus Prayitno Condro (mantan anggota F-PDIP)

3. Daniel Tandjung, (mantan anggota Fraksi Partai Persatuan Pembangunan atau FPPP)

4. Panda Nababan, (anggota F-PDIP)

5. Pazkah Susetta, (mantan anggota Fraksi Partai Golkar dan mantan Kepala Bappenas)

6. Poltak Sitorus, (mantan anggota F-PDIP)

7. Anthony Zeidra Abidin, (mantan anggota Fraksi Partai Golkar atau F-PG)

8. Willem Tutuarima, (mantan anggota F-PDIP)

9. Ahmad Hafiz Zawawi (mantan anggota F-PG)

10. Marthin Bria Seran (mantan anggota F-PG)

11. Bobby Suhadirman (mantan anggota F-PG)

12. Rusman Lumbantoruan (mantan anggota F-PDIP)

13. Muhammad Nurlif (mantan anggota F-PG dan Anggota BPK)

14. Asep Ruchimat Sudjana (mantan anggota F-PDIP)

15. Kamarullah (mantan anggota F-PG)

16. Baharuddin Aritonang (mantan anggota F-PG/mantan anggota BPK)

17. Henky Baramuli (mantan anggota F-PG)

18. Sofyan Usman (mantan anggota F-PPP)

19. Engelina Patiasina (mantan anggota F-PDIP)

20. M Iqbal (mantan anggota F-PPP)

21. Budiningsih (mantan anggota F-PDIP)

22. Jefri Tongas (mantan anggota F-PDIP)

23. Ni Luh Mariani (mantan anggota F-PDIP)

24. Sutanti Pranoto (mantan anggota F-PDIP)

25. Soewarni (mantan anggota F-PDIP)

26. Marheos Pormes (mantan anggota F-PDIP)

Dicopas dari Liputan6.com

Tinggalkan komentar

Filed under Hukum

Kemacetan Terlama di Dunia Sepanjang 100 Kilometer


Barisan truk berjajar memanjang. Mereka masih terjebak di kemacetan terpanjang dan terlama di dunia, yang terjadi di Provinsi Hebei, Cina. Jalur cepat Cina-Tibet itu sekarang berubah menjadi ‘tempat parkir’ kendaraan paling luas. Hingga kemarin, kemacetan sudah memasuki hari ke-10. Panjang kemacetan pun sudah mencapai 100 km.

Biasanya, jalur tersebut merupakan jalur lalu lintas paling sibuk dengan raungan kendaraan yang tiada henti. Kini, yang terdengar di jalur itu hanya rengikan jangkerik. Otoritas Cina terus bekerja menyelesaikan pemeliharaan konstruksi di jalur tersebut demi lancarnya arus lalu lintas. Pemeliharaan ini sudah masuk hari ke-11, dan diperkirakan baru bisa selesai dalam 12 hari ke depan.

Pemeliharaan konstruksi ini menjadi sangat diperlukan mengingat terus bertambahkan beban jalan akibat dilalui truk-truk barubara dengan tonase tinggi. Ini terjadi setelah ditemukannya ladang batubara bervolume besar di wilayah Mongolia Dalam, provinsi Hebei. Di masa mendatang, jalur ini diperkirakan bakal menjadi jalur lalu lintas paling sibuk di dunia.

Kemacetan ini sudah terjadi sejak 14 Agustus lalu. Kendaraan hanya bisa bergerak kurang dari satu km dalam sehari. Masyarakat di sekitar kemacetan pun menjadikan fenomena tersebut jadi peluang untuk mengais rezeki. Mereka berdagang makanan dengan harga sekitar Rp 20 ribu per bungkus. “Ini bukan harga yang murah, tapi kami tak punya pilihan,” kata seorang sopir truk, Zhang Xingping, seperti dikutip Guardian.

Ribuan sopir yang banyak menghabiskan waktunya untuk tidur, jalan-jalan, main kartu dan catur, menjadi pasar yang menjanjikan keuntungan bagi warga sekitar. Satu botol air mineral yang biasa dijual seharga Rp 2 ribu, kini bisa mereka jual seharga Rp 20 ribu. Biaya makanan di area macet terlama di dunia ini menjadi jauh lebih mahal dibanding makan di restoran.

Mulai tadi malam, sebenarnya lalu lintas mulai bergerak, tapi masih sangat pelan. Dan para sopir pun mulai didera kelelahan luar biasa dan rasa ngantuk. Mereka pun menyalahkan pemerintah yang tidak baik dalam mengelola sistem lalu lintas. Menurut para sopir, kemacetan berkepanjangan sering terjadi di jalur-jalur pegunungan Cina, akibat sistem yang kurang tertata baik.

Dicopas dari Republika.co.id

Tinggalkan komentar

Filed under Lalulintas

Awas, Ada Sniper di Jembatan Suramadu


Kepolisian Resor Bangkalan, Madura, Jawa Timur, akan menerjunkan tim sniper (penembak jitu) di kawasan jembatan Suramadu (Surabaya-Madura) saat arus mudik dan balik Idul Fitri 1431 Hijriyah. “Ini kami lakukan untuk mengantisipasi terjadinya tindak kriminalitas di sana. Sebab, saat arus mudik maupun balik, kondisi jembatan Suramadu sangat padat dipenuhi oleh pemudik yang ingin pulang ke kampung halaman,” kata Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Bangkalan Kompol Abdul Rokhim, Kamis.

Selain itu, kata dia, Polres Bangkalan juga menerjunkan 68 personel ke pos pengamanan (pos pam) di sekitar akses jembatan Suramadu. Sedangkan untuk pos pam di dermaga Kamal, Kecamatan Kamal, polres Bangkalan menerjunkan 48 personel. “Sebanyak 303 personel sudah digeser ke delapan pos pam dan satu pos pelayanan yang ada di Dusun Tangkel, Desa Burneh, Kecamatan Burneh,” terang Kompol Abdul Rokhim.

Rokhim menjelaskan, sebanyak 45 personel merupakan anggota Polres Bangkalan. Sedangkan sisanya adalah anggota polsek jajaran yang ada di Kabupaten Bangkalan. “Dalam pengamanan arus mudik dan balik kali ini, yang menjadi prioritas pengamanan dari petugas yakni kawasan Suramadu dan Dermaga Kamal,” ungkapnya.

Menurut Rokhim, pihaknya juga telah menyiapkan satu peleton di mapolres Bangkalan, yang bersifat oncall. Jika suatu waktu dibutuhkan, maka anggota satu peleton tersebut siap meluncur ke lokasi. “Kami sudah siap menyambut arus mudik dan balik tahun ini. Semoga pelaksanaan arus balik dan mudik kali ini berjalan lancar,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Bangkalan, Fuad Amin Imron, mengatakan, Pemkab Bangkalan juga telah siap mengamankan pelaksanaan arus mudik dan balik. Pihaknya sudah menyiapkan petugas Satpol PP, Dishubkominfo, dan tim medis di beberapa titik di Kabupaten Bangkalan.
“Para Kades juga siap untuk membantu kelancaran arus mudik dan balik nanti. Petugas rumah sakit dan Puskesmas tidak boleh libur saat lebaran, namun harus menggunakan sistem piket,” katanya menjelaskan.

Dicopas dari Republika.co.id

Tinggalkan komentar

Filed under Lalulintas