Daily Archives: 5 Agustus 2010

Tunjangan Profesi Guru Bersertifikat Segera Cair


Wakil Menteri Pendidikan Nasional (Wamendiknas), Fasli Jalal mengatakan, tunjangan profesi guru akan segera dicairkan. Ia mengakui, keterlambatan pemberian tunjangan profesi guru disebabkan belum adanya peraturan menteri keuangan (menkeu) yang menjadi dasar pencairan dana tersebut.

Fasli mengatakan, uang tunjangan profesi guru sudah masuk dalam Dana Alokasi Umum (DAU) daerah pada Januari 2010. Sedangkan tunjangan fungsional guru nonPNS (swasta) menjadi tanggung jawab pemerintah pusat. Akan tetapi, jika tiap daerah punya kebijakan sendiri, besarnya insentif guru terserah daerah.

”Karena tunjangan profesi guru akan dibayar ke daerah, kementerian keuangan ingin save. Mereka ingin verifikasi data guru bersertifikat terlebih dulu, jangan sampai ada guru yang haknya tidak dibayar,” jelas Fasli di Hotel Bidakara, Jakarta.

Fasli mengatakan, dalam proses pencairan tunjangan profesi guru harus ada peraturan menkeu yang harus dibuat untuk menjadi dasar tranfer uang ke daerah. Oleh karena itu, kementerian keuangan meminta verifikasi guru yang berhak menerima tunjangan. Verifikasi yang dilakukan meliputi nama guru, nomor sertifikat, data mengajar 24 jam seminggu, dan yang lainnya.

”Banyak sekali yang harus diverifikasi, ada 580 ribu orang. Padahal, di Kemendiknas sudah ada datanya, kami hanya verifikasi jumlah mengajar 24 jam seminggu saja,” tutur Fasli.

Dalam sertifikasi itu disebutkan guru minimal mengajar 24 jam seminggu. Setelah disertifikasi banyak guru yang ketahuan hanya mengajar enam jam, delapan jam, dan lain sebagainya. Bagi sebagian guru mata pelajaran tertentu, sulit sekali mengikuti standar 24 jam karena banyak yang terpusat di kota. ”Guru yang inisiatif, dia bisa mengajar di sekolah lain. Atau mengajar mata pelajaran yang serumpun,” jelas Fasli.

Lebih lanjut, Fasli mengatakan, tunjangan profesi guru tidak dapat diberikan per bulan. Pasalnya, anggaran untuk profesi guru bukan berasal dari anggaran rutin. Oleh karena itu, harus dibayar periodik setiap enam bulan sekali.

Dicopas dari Republika.co.id

3 Komentar

Filed under Sertifikasi Guru

KEM 2010 : Kompetisi Esai Mahasiswa 2010


Sebuah ikhtiar merawat negeri bhinneka; Tahun kedua dalam rangkaian kegiatan Kompetisi Esai Mahasiswa “MENJADI INDONESIA”.

Indonesia membutuhkan kamu.

Indonesia membutuhkan anak muda, pemilik sah masa depan, untuk mewarnai dan merawat dengan semangat bhinneka. Sebab, nasionalisme hanyalah kata-kata kosong tak bermakna jika tanpa diikuti sikap kritis, gagasan, dan juga harapan akan masa depan.

Kompetisi Esai Mahasiswa 2010 adalah sebuah ikhtiar merawat negeri yang bhinneka; Tahun kedua dalam rangkaian kegiatan Kompetisi Esai Mahasiswa “MENJADI INDONESIA”.

Kegiatan ini adalah kerja sama TEMPO Institute, Sekretariat Dewan Ketahanan Nasional, Perhimpunan Indonesia Tionghoa, didukung oleh President University, Mien R. Uno Foundation, dan PLN.

Kami menantang mahasiswa, selapis tipis populasi yang beruntung menikmati pendidikan tinggi, untuk bersama menghargai pencapaian dan sekaligus menggali inisiatif membenahi centang-perenang persoalan bangsa.

TEMA: Nasionalisme Ala Gue

Subtema:

1. Budaya

Budaya adalah keseluruhan sistem sosial masyarakat. Bagaimana membangun Indonesia yang punya kebanggaan, keteguhan, tidak minder, dan malu korupsi?

2. Ekonomi – Kewirausahaan

Kewirausahaan diyakini sebagai kunci kebangkitan Indonesia. Namun, ada berbagai prasyarat yang menuntut terwujudnya kewirausahaan. Kemandirian, kejujuran, ketangguhan, kreativitas, dan juga iklim yang kondusif. Bagaimana kita bisa membangun prasyarat ini, mulai dari tingkat lokal? Bagaimana model pendidikan yang tepat untuk menumbuhkan kewirausahaan?

3. Kepemimpinan

Nilai kepemimpinan, terutama semangat melayani masyarakat, semakin tergerus. Apa yang bisa dilakukan anak muda, yang nota bene adalah pemimpin dan pemilik masa depan Indonesia, untuk menumbuhkan kepemimpinan yang solid?

4. Sosial

Indonesia negeri yang bhinneka. Namun, belakangan ini kebanggaan pada keberagaman ini mulai terkikis. Beberapa kelompok memaksakan kebenaran versi mereka sendiri. Apa yang kamu bisa lakukan untuk memupuk kebanggaan dan penghormatan pada keberagaman ini?

Jadwal

  • Tenggat Pengiriman Naskah:  20 September 2010, 24.00 WIB
  • Pengumuman Pemenang: 9 Oktober 2010
  • Workshop untuk 20 Finalis: 25–28 Oktober 2010
Hadiah
  • Juara I: Laptop + Rp 6.000.000
  • Juara II: Laptop + Rp 4.000.000
  • Juara III: Laptop + Rp 2.000.000

Ketiga pemenang plus 17 pengirim esai terbaik akan mendapat kesempatan mengikuti workshop kepemimpinan dan teknik menulis di Universitas President, Jakarta, bersama para tokoh Indonesia.

(Klik Box “Panduan Kompetisi Esai Mahasiswa 2010″ dibawah ini, untuk melihat panduan)

Panduan

Original Link : http://menjadi-indonesia.org/kem-2010/

Diselenggarakan oleh:
Didukung oleh:
pln

Tinggalkan komentar

Filed under Lomba Menulis