Daily Archives: 15 Juli 2010

Final Terbrutal Sepanjang Masa


Afrika Selatan menorehkan rekor baru: Partai Final Terkotor Sepanjang Masa. Kerasnya laga memaksa Wasit Howard Webb asal Inggris mengeluarkan 14 kartu kuning dan satu kartu merah.

Belanda tersiram sembilan kartu, termasuk kartu kuning kedua sekaligus merah bagi bek John Heitinga. Adapun Spanyol lima kartu. Catatan ini jauh melampaui rekor sebelumnya, enam kartu kuning yang dilayangkan Wasit Romuald Arppi Filho asal Brasil saat memimpin partai pamungkas Piala Dunia 1986 antara Argentina dan Jerman Barat.

Kerasnya permainan Belanda, yang berhasil menyulut emosi Spanyol, membuat wasit tidak punya pilihan. Hujan kartu kuning diawali penyerang Belanda Robin van Persie saat pertandingan baru berlangsung 15 menit. Carles Puyol, yang menekel Arjen Robben dari belakang, menyusul satu menit kemudian.

Saat jeda, sudah lima pemain diganjar peringatan. Termasuk tindakan horor Nigel de Jong yang melompat sambil menendang dada Xabi Alonso di menit 28. “Para pemain benar-benar menyulitkan Mr Webb! Namun hingga kini dia masih menangani pertandingan dengan OK,” tulis Bek Inggris Rio Ferdinand di Twitter.

Di babak kedua, wasit berpangkat sersan di Kepolisian Yorkshire itu kembali bekerja keras dan bolak-balik mengeluarkan kartu kuning dari sakunya. Satu diantaranya untuk protes keras Robben. Menjelang akhir babak kedua, sayap kanan Belanda ini mendapat kesempatan emas dengan berhadap-hadapan dengan kiper Iker Casillas. Puyol menariknya dari belakang, namun Robben tidak terjatuh.

Webb memberikan advantage dan tidak menghentikan permainan karena Robben berada di posisi memungkinkan untuk mencetak gol. Keputusan itu diprotes Robben. “Saya tidak bisa bergerak karena kiper sudah terlalu dekat,” ujar bintang 26 tahun itu.

Menurutnya, keputusan itu mengubah jalannya pertandingan. “Pelanggaran Puyol patut diganjar kartu kuning kedua dan memberikan kami tendangan bebas,” kata Robben.

Alih-alih, malah Belanda yang diganjar kartu merah. Heitinga, yang kalah cepat, terpaksa menjatuhkan Andres Iniesta di menit 109. Bolongnya lini pertahanan memudahkan Iniesta mencetak gol kemenangan, tujuh menit kemudian. Webb mengacuhkan protes Pasukan Oranye, yang hanya menyisakan Kiper Maarten Stekelenburg dan pengatur serangan Wesley Sneijder sebagai pemain yang tidak tercatat di kartu.

Pelatih Belanda Bert van Marwijk menolak tudingan bermain kasar, walaupun juga mengakui ada beberapa tekel horor seperti yang dilakukan De Jong. “Itu bukan gaya kami, tapi kami bertanding untuk menang,” katanya.

Menurutnya, tensi tinggi selalu muncul di partai puncak, terlebih di Final Piala Dunia. “Emosi pemain selalu tinggi,” ujar Van Marwijk. Sang pelatih menyorot kepemimpinan wasit. Webb, yang dibantu hakim garis Darren Cann dan Michale Mullarkey, merupakan pengadil di partai perdana Spanyol di Afrika Selatan.

Partai itu mengejutkan dunia dengan keoknya Juara Eropa. Media Spanyol menjadikan Webb sebagai kambing hitam karena mengesahkan gol Swiss yang berbau off-side. “Marahnya publik Spanyol berdampak pada kepemimpinannya di partai ini,” kata Van Marwijk.

Menurut Dirk Kuyt, wasit terlalu gampang melayangkan kartu kuning untuk Belanda. “Itu menghilangkan kesempatan kami meraih piala,” katanya. Senada, Robben menuding Webb tak layak memimpin pertandingan pemuncak itu. “Final Piala Dunia membutuhkan wasit kelas dunia,” ujarnya.

Dicopas dari TEMPO Interaktif

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Copy Paste

Paul Octopus Dihargai Rp 343 Juta Untuk Acara Masak Khusus Gurita


Seorang pebisnis Spanyol berani menawar Paul Si Gurita 30,000 euro (Rp 343 juta) yang akan digunakan sebagai maskot dalam acara yang berhubungan dengan keahlian memasak.

Acara memasak tahunan itu akan digelar pada bulan Agustus yang memfokuskan kepada masakan khusus gurita. Acara ini akan digelar di sebuah desa kecil Carballino, sebelah barat laut Spanyol. Ide awal untuk menghargai Paul datang dari Wali Kota Carlos Montes, yang berharap keberadaan hewan tak bertulang belakang itu bisa menarik pengunjung.

Para pebisnis di Carbalino, yang berjumlah sekiar 14 ribu orang telah mengumpulkan 30 ribu euro untuk membeli Paul. Namun mereka mengaku tidak akan memakan hewan berkaki delapan tersebut. “Kami tidak akan memakannya,” kata Manuel Pazo, yang mempunyai bisnis perikanan di Carballino.

Penduduk lokal Carballino menginginkan Paul untuk melanjutkan memprediksi hasil pertandingan. Jika memang pengelola Sea Life Aquarium menolak untuk melepasnya, pebisnis di Carballino berharap bisa meminjamnya pada acara memasak yang akan digelar pada 8 Agustus mendatang.

Gurita adalah hidangan nasional di Galicia. Nama Paul melegenda terutama ketika secara jitu menebak kemenangan Spanyol dari Belanda di final Piala Dunia Afrika Selatan.

Dicopas dari TEMPO Interaktif

Tinggalkan komentar

Filed under Copy Paste

Ada Dana Abadi Untuk Indonesia Senilai Rp. 9 Triliun


Pemerintah harus memperjelas status dana dari Pemerintah Norwegia sebagai kompensasi penurunan penggundulan hutan dan degradasi lahan yang dijadikan sebagai dana abadi. Pemerintah tidak boleh begitu saja membentuk lembaga, seperti Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi atau BRR Nanggroe Aceh DarussalamNias, sebagai pengelola dana abadi apabila dana itu masuk kategori uang negara.

Hal ini disampaikan Direktur Eksekutif Greenomics Indonesia Elfian Effendi di Jakarta. Greenomics Indonesia adalah organisasi nonpemerintah nasional yang aktif mengkaji dampak ekonomi berbasis lingkungan. Baca lebih lanjut

1 Komentar

Filed under Indonesiana