Monthly Archives: Juli 2010

Surat Dari Tahun 2070


Sebuah pesan dari masa depan sebagai suatu hasil kearifan orang di masa kini, andaikan kita masih berbuat sebagaimana yang kita lakukan selama ini, niscaya semua itu akan terjadi.

SURAT DARI TAHUN_2070

Tinggalkan komentar

Filed under Lingkungan

Informasi Sertifikasi Guru Kuota 2010 Rayon 05 Universitas Riau


UNTUK PROVINSI RIAU DAN PROVINSI KEPULAUAN RIAU

LPTK Rayon 05 telah melaksanakan penilaian Portofolio Kemendiknas untuk Periode 1 pada hari Rabu – Jumat, tanggal 12 – 14 Mei 2010, Periode 2 pada hari Selasa – Kamis, tanggal 25 – 27 Mei 2010, Periode 3 pada hari Selasa – Kamis, tanggal 1 – 3 Juni 2010,  Periode 4 pada hari Selasa – Kamis, tanggal 9 – 10 Juni 2010, Periode 3 pada hari Selasa – Kamis, tanggal 1 – 3 Juni 2010, Periode 5 pada hari Senin – Rabu, tanggal 21 – 23 Juni 2010, dan Periode 6 pada hari Senin – Rabu, tanggal 28 – 30 Juni 2010.

Informasi Sertifikasi Guru 2011 PSG Rayon 105 Universitas Riau – KLIK DI SINI

Dengan telah selesainya Penilaian Portofolio Peserta Sertifikasi Guru dalam Jabatan Kuota Tahun 2010, berdasarkan hasil penilaian tersebut ada peserta yang berstatus Lulus dan ada  peserta dengan status MPLPG (Mengikuti Pedidikan dan Latihan Profesi Guru). Bagi yang berstatus MPLPG harus mengikuti Diklat yang dilaksanakan oleh Panitia Sertifikasi Guru Rayon 5 Universitas Riau, yang pemanggilan pesertanya dilakukan secara bertahap.

Pelaksanaan PLPG Rayon 5 Gelombang 1 (Satu)

Bagi peserta yang yang dipanggil pada Gelombang 1 (nama terlampir) diharapkan dapat mengikuti Diklat Angkatan I yang akan dilaksanakan pada tanggal 25 Juli – 2 Agustus 2010, dengan keterangan sebagai berikut :

Check in : Sabtu / 24 Juli 2010 (pukul 14.00 – 17.00 WIB)
Check out : Senin / 2 Agustus 2010 (pukul 12.00 WIB)
Lokasi : Terlampir
File Pemanggilan : DOWNLOAD FILE PEMANGGILAN PLPG GELOMBANG 1

Untuk kelancaran kegiatan tersebut, peserta harus membawa :
1. Surat tugas dari pejabat berwenang
2. Perangkat pembelajaran (silabus, RPP/LKS, media pembelajaran dan bahan ajar).

Biaya akomodasi dan konsumsi selama kegiatan berlangsung ditanggung oleh Panitia Sertifikasi Guru (PSG) rayon 5 Universitas Riau. Untuk informasi lebih lanjut dapat diakses melalui website : http://rayon5.unri.ac.id dan konfirmasi bagi peserta yang berhalangan hadir dapat diemailkan ke : rayon_5@yahoo.com

karena bagi peserta yang tidak hadir pada waktu yang telah ditetapkan (check in), dianggap gugur untuk PLPG Angkatan I.

Pelaksanaan PLPG Rayon 5 Gelombang 2 (Dua)

Bagi peserta yang dipanggil pada Gelombang 2 (nama terlampir) diharapkan dapat mengikuti Diklat Angkatan 2 yang akan dilaksanakan pada tanggal 6 Agustus – 14 Agustus 2010, dengan keterangan sebagai berikut :

Check in : Kamis / 5 Agustus 2010 (pukul 14.00 – 17.00 WIB)
Check out : Sabtu / 14 Agustus 2010 (pukul 12.00 WIB)
Lokasi : Terlampir
File Pemanggilan : DOWNLOAD FILE PEMANGGILAN PLPG GELOMBANG 2

Untuk kelancaran kegiatan tersebut, peserta harus membawa :
1. Surat tugas dari pejabat berwenang
2. Perangkat pembelajaran (silabus, RPP/LKS, media pembelajaran dan bahan ajar).

Biaya akomodasi dan konsumsi selama kegiatan berlangsung ditanggung oleh Panitia Sertifikasi Guru (PSG) rayon 5 Universitas Riau. Untuk informasi lebih lanjut dapat diakses melalui website : http://rayon5.unri.ac.id dan konfirmasi bagi peserta yang berhalangan hadir dapat diemailkan ke : rayon_5@yahoo.com

karena bagi peserta yang tidak hadir pada waktu yang telah ditetapkan (check in), dianggap gugur untuk PLPG Angkatan 2.

Pelaksanaan PLPG Rayon 5 Gelombang 3 (Tiga)

Untuk peserta PLPG  DIKNAS dan DEPAG (nama terlampir) diharapkan dapat mengikuti Diklat Angkatan 3 yang akan dilaksanakan pada tanggal 17 Agustus – 25 Agustus 2010, dengan keterangan sebagai berikut :

Check in : Senin / 16 Agustus 2010 (pukul 14.00 – 17.00 WIB)
Check out : Rabu / 25 Agustus 2010 (pukul 12.00 WIB)
Lokasi : Terlampir
File Pemanggilan DIKNAS : DOWNLOAD FILE PLPG DIKNAS GELOMBANG 3
File Pemanggilan DEPAG : DOWNLOAD FILE PLPG DEPAG GELOMBANG 3

Untuk kelancaran kegiatan tersebut, peserta harus membawa :
1. Surat tugas dari pejabat berwenang
2. Perangkat pembelajaran (silabus, RPP/LKS, media pembelajaran dan bahan ajar).

Biaya akomodasi dan konsumsi selama kegiatan berlangsung ditanggung oleh Panitia Sertifikasi Guru (PSG) rayon 5 Universitas Riau. Untuk informasi lebih lanjut dapat diakses melalui website : http://rayon5.unri.ac.id dan konfirmasi bagi peserta yang berhalangan hadir dapat diemailkan ke : rayon_5@yahoo.comkarena bagi peserta yang tidak hadir pada waktu yang telah ditetapkan (check in), dianggap gugur untuk PLPG Angkatan 3.

Pelaksanaan PLPG Rayon 5 Gelombang 4 (Empat)

Untuk  peserta PLPG DIKNAS dan DEPAG (nama terlampir) diharapkan dapat mengikuti Diklat Angkatan 4 yang akan dilaksanakan pada tanggal 28 Agustus  2010 – 5 September 2010, dengan keterangan sebagai berikut :

Check in : Jum’at / 27 Agustus 2010 (pukul 14.00 – 17.00 WIB)
Check out : Minggu / 5 September 2010 (pukul 12.00 WIB)
Lokasi : Terlampir
File Pemanggilan DIKNAS : FILE PESERTA PLPG DIKNAS GELOMBANG 4
File Pemanggilan DEPAG : FILE PESERTA PLPG DEPAG GELOMBANG 4

Untuk kelancaran kegiatan tersebut, peserta harus membawa :
1. Surat tugas dari pejabat berwenang
2. Perangkat pembelajaran (silabus, RPP/LKS, media pembelajaran dan bahan ajar).

Biaya akomodasi dan konsumsi selama kegiatan berlangsung ditanggung oleh Panitia Sertifikasi Guru (PSG) rayon 5 Universitas Riau. Untuk informasi lebih lanjut dapat diakses melalui website : http://rayon5.unri.ac.id dan konfirmasi bagi peserta yang berhalangan hadir dapat diemailkan ke : rayon_5@yahoo.com karena bagi peserta yang tidak hadir pada waktu yang telah ditetapkan (check in), dianggap GUGUR

Pelaksanaan PLPG Rayon 5 Gelombang 5 (Lima) BARU

Untuk peserta PLPG DIKNAS dan DEPAG (nama terlampir) diharapkan dapat mengikuti Diklat Tahap 5 yang akan dilaksanakan pada tanggal 20 September – 28 September 2010, dengan keterangan sebagai berikut :

Check in : Minggu / 19 September 2010 (pukul 14.00 – 17.00 WIB)
Check out : Selasa / 28 September 2010 (pukul 12.00 WIB)
Lokasi : Terlampir
File Pemanggilan DIKNAS : FILE PESERTA PLPG DIKNAS GELOMBANG 5
File Pemanggilan DEPAG : FILE PESERTA PLPG DEPAG GELOMBANG 5

Download :

DEPDIKNAS

FILE PESERTA PLPG DIKNAS GELOMBANG 5 KOTA PEKANBARU

FILE PESERTA PLPG DIKNAS GELOMBANG 5 KOTA DUMAI

FILE PESERTA PLPG DIKNAS GELOMBANG 5 KABUPATEN BENGKALIS

FILE PESERTA PLPG DIKNAS GELOMBANG 5 KABUPATEN KAMPAR

FILE PESERTA PLPG DIKNAS GELOMBANG 5 KABUPATEN SIAK

FILE PESERTA PLPG DIKNAS GELOMBANG 5 KABUPATEN PELALAWAN

FILE PESERTA PLPG DIKNAS GELOMBANG 5 KABUPATEN KUANTAN SINGINGI

FILE PESERTA PLPG DIKNAS GELOMBANG 5 KABUPATEN INDRAGIRI HULU

FILE PESERTA PLPG DIKNAS GELOMBANG 5 KABUPATEN INDRAGIRI HILIR

FILE PESERTA PLPG DIKNAS GELOMBANG 5 KABUPATEN ROKAN HULU

FILE PESERTA PLPG DIKNAS GELOMBANG 5 KABUPATEN ROKAN HILIR

FILE PESERTA PLPG DIKNAS GELOMBANG 5 KABUPATEN MERANTI

FILE PESERTA PLPG DIKNAS GELOMBANG 5 KOTA TANJUNGPINANG

FILE PESERTA PLPG DIKNAS GELOMBANG 5 KOTA BATAM

FILE PESERTA PLPG DIKNAS GELOMBANG 5 KABUPATEN KARIMUN

FILE PESERTA PLPG DIKNAS GELOMBANG 5 KABUPATEN NATUNA

FILE PESERTA PLPG DIKNAS GELOMBANG 5 KABUPATEN LINGGA

FILE PESERTA PLPG DIKNAS GELOMBANG 5 KABUPATEN BINTAN

FILE PESERTA PLPG DIKNAS GELOMBANG 5 KABUPATEN ANAMBAS

KEMENAG

FILE PESERTA PLPG DEPAG GELOMBANG 5 KOTA PEKANBARU

FILE PESERTA PLPG DEPAG GELOMBANG 5 KOTA DUMAI

FILE PESERTA PLPG DEPAG GELOMBANG 5 KABUPATEN BENGKALIS

FILE PESERTA PLPG DEPAG GELOMBANG 5 KABUPATEN KAMPAR

FILE PESERTA PLPG DEPAG GELOMBANG 5 KABUPATEN SIAK

FILE PESERTA PLPG DEPAG GELOMBANG 5 KABUPATEN PELALAWAN

FILE PESERTA PLPG DEPAG GELOMBANG 5 KABUPATEN KUANTAN SINGINGI

FILE PESERTA PLPG DEPAG GELOMBANG 5 KABUPATEN INDRAGIRI HULU

FILE PESERTA PLPG DEPAG GELOMBANG 5 KABUPATEN INDRAGIRI HILIR

FILE PESERTA PLPG DEPAG GELOMBANG 5 KABUPATEN ROKAN HULU

FILE PESERTA PLPG DEPAG GELOMBANG 5 KABUPATEN ROKAN HILIR

FILE PESERTA PLPG DEPAG GELOMBANG 5 KABUPATEN MERANTI

FILE PESERTA PLPG DEPAG GELOMBANG 5 KOTA TANJUNGPINANG

FILE PESERTA PLPG DEPAG GELOMBANG 5 KOTA BATAM

FILE PESERTA PLPG DEPAG GELOMBANG 5 KABUPATEN KARIMUN

FILE PESERTA PLPG DEPAG GELOMBANG 5 KABUPATEN NATUNA

FILE PESERTA PLPG DEPAG GELOMBANG 5 KABUPATEN LINGGA

FILE PESERTA PLPG DEPAG GELOMBANG 5 KABUPATEN BINTAN

FILE PESERTA PLPG DEPAG GELOMBANG 5 KABUPATEN ANAMBAS

Untuk kelancaran kegiatan tersebut, peserta harus membawa :
1. Surat tugas dari pejabat berwenang
2. Perangkat pembelajaran (silabus, RPP/LKS, media pembelajaran dan bahan ajar).

Biaya akomodasi dan konsumsi selama kegiatan berlangsung ditanggung oleh Panitia Sertifikasi Guru (PSG) Rayon 5 Universitas Riau. Untuk informasi lebih lanjut dapat diakses melalui website : http://rayon5.unri.ac.id

Bagi peserta yang terpanggil mengikuti PLPG Tahap 5 sangat diharapkan kehadirannya, dikhawatirkan Rombel/Kelas bidang studi para peserta yang dipanggil tidak ada lagi.

INFORMASI PESERTA PLPG YANG MENGIKUTI DIKLAT DI LPTK/RAYON LUAR (UNP PADANG dan UPI BANDUNG)

PENUNDAAN PELAKSANAAN KEGIATAN PLPG GELOMBANG 5 (LIMA)

Berdasarkan permintaan beberapa Dinas Kabupaten dan Kota kegiatan pelaksanaan PLPG Gelombang 5 yang sebelumnya dilaksanakan tanggal 20 September 2010 diundur menjadi tanggal 21 September 2010 (undur 1 hari), dengan ketentuan sebagai berikut :

Check in : Senin / 20 September 2010 (pukul 14.00 – 17.00 WIB)
Check out : Rabu / 29 September 2010 (pukul 12.00 WIB)


Kontak Lokasi :

Sekretariat LPTK Rayon 5 Universitas Riau, telp : (0761) 63750

Gedung Guru Riau, Jln. Lobak Simpang Ardat Arengka Pekanbaru, telp : (0761) 64375

Hotel Mona Plaza, Jln. H. R. Soebrantas No. 18 Km. 12,5 Panam, telp : (0761) 64842 dan (0761) 63336

Hotel Akasia, Jln. Jend. Sudirman No. 419 B Pekanbaru, telp : (0761) 862872

Hotel Radja, Jln. Hasanuddin Pekanbaru

Gedung LPMP Jln. Gajah No. 21 Rejosari Kulim Pekanbaru, telp : (0761) 26389 – 64375

Untuk nama peserta yang berstatus MPLPG, tetapi belum dipanggil pada Gelombang 1 dan 2 di atas, akan dilakukan pemanggilan pada gelombang berikutnya.

INFO PEMANGGILAN PESERTA PLPG KUOTA 2010 YANG MENGIKUTI UJIAN ULANG TAHAP 1 (SATU)

Bersama ini kami sampaikan pemberitahuan pemanggilan Peserta PLPG yang mengikuti Ujian Ulang Tulis atau Peer Teaching Tahap 1 (satu) yang dilaksanakan oleh Panitia Sertifikasi Guru Rayon 5 Universitas Riau.

Untuk itu bagi peserta yang namanya terlampir diharapkan dapat mengikuti ujian ulang tersebut yang akan dilaksanakan pada tanggal 7 November 2010, dengan ketentuan sebagai berikut :

Hari / Tanggal : Minggu / 7 November 2010 (pukul 09.00 – 12.00 WIB)
Lokasi : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Riau
Peserta Ujian Ulang : DOWNLOAD FILE PESERTA PLPG YANG MENGIKUTI UJIAN ULANG TAHAP 1

Untuk kelancaran kegiatan tersebut, peserta membawa :
1. Bahan materi untuk Ujian Tulis
2. Perangkat pembelajaran (silabus, RPP/LKS, media pembelajaran dan bahan ajar).

Diharapkan sehari sebelum ujian berlangsung peserta dapat melihat lokasi ujiannya. Untuk informasi lebih lanjut dapat diakses melalui website : http://rayon5.unri.ac.id

Demikian kami sampaikan semoga dapat dimaklumi, atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan terima kasih.

Kontak Lokasi :

Sekretariat LPTK Rayon 5 Universitas Riau, telp : (0761) 63750

LINK INFORMASI


Postingan terkait :

Pengumuman PLPG Tahap 2 Tahun 2010 PSG Rayon 34 Universitas Pasundan Bandung

Pengumuman PLPG Sertifikasi Guru Tahun 2010 Rayon 34 Universitas Pasundan Bandung

Informasi Sertifikasi Guru Kuota 2010 Rayon 05 Universitas Riau

Pengumuman PLPG Tahap 3 Tahun 2010 PSG Rayon 34 Universitas Pasundan Bandung

Panggilan MPLPG Angkatan 4 Kuota 2010 Rayon 06 UNP

RALAT Jadwal Pelaksanaan PLPG 2010 Rayon 34 UnPas

Informasi Sertifikasi Guru Tahun 2010 PSG Rayon 10 Universitas Pendidikan Indonesia Bandung

Pengumuman Hasil Penilaian Portofolio Diknas Kuota 2010 Rayon 7 Unila

Sertifikasi Guru Kuota Tahun 2010

Pengumuman Hasil Penilaian Portofolio Sertifikasi Guru Tahun 2010 PSG Rayon 7 Universitas Lampung

Pangggilan MPLPG Angkatan 3 Kuota 2010 Rayon 06 UNP

Daftar Peserta PLPG Tahap 4 Sertifikasi Guru 2010 PSG Rayon 43 Universitas Nusantara PGRI Kediri

Undangan Peserta PLPG Sertifikasi Guru 2010 PSG Rayon 46 Universitas Muhammadiyah Makassar

Daftar Panggilan Peserta PLPG Tahap I PSG Rayon 24 Universitas Negeri Makassar

Pengumuman PLPG Tahap 2 Kuota 2010 PSG Rayon 13 Universitas Negeri Surakarta

Pengumuman Pelaksanaan PLPG Kuota 2010 Tahap 2 PSG Rayon 12 UNNES Semarang

Pengumuman Portofolio Sertifikasi Guru PSG Rayon 11 Universitas Negeri Yogyakarta

Pemanggilan Peserta PLPG Tahap I Tahun 2010 PSG Rayon 44 Universitas Muhammadiyah Malang

Pengumuman Hasil Penilaian Portofolio Sertifikasi Guru Dalam Jabatan PSG Rayon 44 Universitas Muhammadiyah Malang

Daftar Peserta Tahap 1 dan Tempat Pelaksanaan PLPG Sertifikasi Guru 2010 PSG Rayon 43 Universitas Nusantara PGRI Kediri

Daftar Peserta Tahap 2 dan Tempat Pelaksanaan PLPG Sertifikasi Guru 2010 PSG Rayon 43 Universitas Nusantara PGRI Kediri

Daftar Peserta Tahap 3 dan Tempat Pelaksanaan PLPG Sertifikasi Guru 2010 PSG Rayon 43 Universitas Nusantara PGRI Kediri

Pengumuman Peserta PLPG Sertifikasi Guru Diknas Tahap 4 Tahun 2010 PSG Rayon 42 Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Pengumuman Peserta PLPG Sertifikasi Guru Diknas Tahap 3 Tahun 2010 PSG Rayon 42 Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Jadwal Pelaksanaan PLPG Sertifikasi Guru Diknas Tahun 2010 PSG Rayon 42 Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Peserta PLPG Sertifikasi Guru Diknas Tahap 2 Tahun 2010 PSG Rayon 42 Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Pengumuman PLPG Sertifikasi Guru Tahun 2010 Rayon 34 Universitas Pasundan Bandung

Pengumuman Peserta PLPG Sertifikasi Guru Tahap 3-4 PSG Rayon 13 UNS Surakarta

Pengumuman PLPG Sertifikasi Guru Tahap 1 Kuota 2010 PSG Rayon 13 UNS Surakarta

Pengumuman PLPG Sertifikasi Guru Kemenag dan Diknas Kuota 2010 PSG Rayon 14 UNESA Surabaya

Link tentang Sertifikasi Guru Tahun 2010 Semua Rayon Se-Indonesia

Panggilan MPLPG Angkatan II PSG Rayon 06 UNP (Kuota 2010 dan 2009)

Pemanggilan MPLPG Angkatan I Diknas 2010 PSG Rayon 06 UNP

Daftar Nama Peserta Sertifikasi Guru Kuota 2009 Yang Direncanakan Menjadi Luncuran Ke Kuota 2010

Pengumuman Hasil Penilaian Portofolio Peserta Sertifikasi Guru Diknas Kuota 2010 PSG Rayon 06 UNP

59 Komentar

Filed under Sertifikasi Guru

Jelang Ramadhan, HHUGS Cari Dana untuk Bantu Keluarga Muslim


HHUGS (Helping Households Under Great Stress) adalah salah satu organisasi sosial di Inggris Raya yang berperan besar dalam membantu keluarga-keluarga muslim di negeri itu yang membutuhkan bantuan baik dalam bentuk materi maupun dukungan moral. Banyak keluarga-keluarga muslim di pelosok Inggris yang sangat membutuhkan uluran tangan, tapi saat ini HHUGS hanya bisa memberikan bantuan secara berkala pada 100 keluarga muslim saja karena minimnya dana.

Sebagai organisasi sosial, HHUGS mengandalkan pemasukannya dari donasi. Tahun 2009, organisasi ini tidak mampu memberikan bantuan finansial seperti yang mereka lakukan pada tahun-tahun sebelumnya karena ketiadaan dana. Mereka terpaksa menolak keluarga-keluarga baru yang mengajukan permohonan bantuan finansial, bahkan menghentikan bantuan finansial pada keluarga-keluarga yang selama ini mendapatkan bantuan.

Namun HHUGS berupaya untuk mencari dana itu. Mereka memanfaatkan momen menjelang Ramadan ini untuk menggalang donasi. Hari Minggu, tanggal 1 Agustus ini, HHUGS akan menggelar acara pengumpulan dana yang disponsori oleh stasiun televisi Islam, Cageprisoner–organisasi pendampingan bagi narapidana dan sebuah restoran di Inggris.

Acara yang akan digelar di Southhall, London itu akan menghadirkan tokoh-tokoh muslim di Inggris, acara lelang Kiswah (kain penutup kabah) dan dimeriahkan oleh group-group nasyid. Dana yang terkumpul dari acara ini akan digunakan untuk membantu keluarga-keluarga muslim yang kekurangan. Misalnya, memberikan bantuan finansial untuk memenuhi kebutuhan makanan, membiayai layanan kesehatan anak, membayar biaya sekolah, membiayai transportasi keluarga yang ingin mengunjungi anggota keluarganya yang berada di penjara dan atau sekedar memberikan dukungan moral dengan melakukan pendampingan.

Keluarga-keluarga muslim yang membutuhkan bantuan itu biasanya mereka yang berada dibawah perintah “pengawasan” aparat kepolisian. Sulit membayangkan betapa sulitnya hidup mereka yang berada di bawah perintah pengawasan aparat kepolisian. Khususnya jika yang berada dibawah pengawasan itu adalah kepala keluarga yang punya anak dan istri.

Kebebasan adalah anugrah dari Allah Swt. Tapi ketika kebebasan itu direnggut atas dasar prasangka, yang terjadi adalah para muslimah yang tetap harus mengenakan jilbabnya saat tidur karena takut aparat polisi tiba-tiba menggedor rumah mereka di malam hari dan melakukan penggeledahan, keluarga mereka dilarang mengakses internet, bahkan menonton televisi, mereka juga tidak bisa berkunjung ke rumah kerabat kecuali mendapat izin.

Ironisnya, kebanyakan, perintah pengawasan itu didasarkan pada bukti-bukti yang dirahasiakan, dimana orang yang dikenai perintah pengawasan atau pengacaranya tidak boleh tahu bukti-bukti itu.

Salah satu pembicara yang akan hadir dalam acara penggalangan dana HHUGS hari minggu ini adalah Cerie Bullivant, yang juga korban “perintah pengawasan” yang dikeluarkan kepolisian di Inggris.

“Begitu saya dinyatakan berada dalam pengawasan, kehidupan saya berubah total. Banyak sahabat yang menjauhi saya karena takut. Saya kehilangan orang-orang yang memberikan dukungan—komunitas muslim–mereka sangat takut dan tidak mau menarik perhatian sehingga mereka memilih menjauh,” kata Bullivant.

Gerak dan aktivitasnya sehari-hari juga dibatasi, tidak boleh bepergian, tidak bisa pergi kuliah apalagi mencari pekerjaan, harus menandantangani surat pernyataan ke kantor polisi setiap hari. “Hidup Anda bukan milik Anda lagi. Anda tidak bisa merencanakan apapun dan polisi bisa menerobos masuk ke rumah saya kapan saja, ini bisa terjadi dua kali dalam seminggu,” tukas Bullivant.

Keluarga Faraj Hassan juga salah satu yang mendapatkan “perintah pengawasan”. Ia mengungkapkan, polisi Inggris seringkali menggeledah rumahnya untuk “menghancurkan” mental Hassan, istri dan anak perempuannya, Shaima yang masih berusia delapan tahun. Aparat juga sengaja menempatkannya dalam posisi yang rentan untuk melakukan pelanggaran sehingga selalu ada alasan untuk memperkarakan Hassan.

Shaima menyebut situasi yang dialaminya sebagai “masa kecil dibawah perintah pengawasan”. Ia mengatakan, “Mereka selalu menggeledah rumah kami, memporak-porandakan barang dalam rumah bahkan mengambil barang milik saya. Saya dan ibu selalu merasa ketakutan,” tutur Shaima.

“Bukan itu saja, saya dilarang menggunakan internet, tidak boleh main play station, tidak boleh menggunakan MP3. Saya tidak boleh pergi dengan ayah ke banyak tempat. Saya tak punya teman yang main ke rumah. Mereka juga pernah menolak keinginan ayah untuk menyekolahkan saya ke sekolah Islam, sampai akhirnya seseorang dari HHUGS membantu kami meski harus bernegosiasi selama tiga bulan. Ternyata, ada saudara-saudara muslim yang membantu kami,” papar Shaima.

Dengan acara penggalangan dana menjelang bulan Ramadan ini, HHUGS berharap bisa mendapatkan lebih banyak donasi untuk membiayai kegiatan sosial mereka membantu keluarga-keluarga muslim yang membutuhkan bantuan finansial maupun dukungan moral.

Source : Eramuslim.com

Tinggalkan komentar

Filed under Islam

Pengumuman PLPG Tahap 3 Tahun 2010 PSG Rayon 34 Universitas Pasundan Bandung


Pelaksanaan PLPG Periode 3 dimulai tanggal 3 Agustus 2010 sampai dengan 8 Agustus 2010 dan 13 Agustus 2010 sampai dengan 16 Agustus 2010, daftar peserta tiap kabupaten/kota dapat di download di bawah ini :

Periode 3

DIKNAS KABUPATEN CIANJUR.pdf (119.72 kB) Details Download
DIKNAS KABUPATEN SUBANG.pdf (99.01 kB) Details Download
DIKNAS KABUPATEN KARAWANG.pdf (104.17 kB) Details Download
DIKNAS KABUPATEN BDG_BRT.pdf (137.76 kB) Details Download
DIKNAS KOTA CIMAHI.pdf (65.98 kB) Details Download
DEPAG KAB_BDG_BRT.pdf (60.44 kB) Details Download
DEPAG KOTA_CIMAHI.pdf (51.98 kB) Details Download

RALAT JADWAL PELAKSANAAN PLPG 2010 RAYON 34 UNPAS Klik Disini

Postingan terkait :

Pengumuman PLPG Tahap 2 Tahun 2010 PSG Rayon 34 Universitas Pasundan Bandung

Pengumuman PLPG Sertifikasi Guru Tahun 2010 Rayon 34 Universitas Pasundan Bandung

Informasi Sertifikasi Guru Kuota 2010 Rayon 05 Universitas Riau

Pengumuman PLPG Tahap 3 Tahun 2010 PSG Rayon 34 Universitas Pasundan Bandung

Panggilan MPLPG Angkatan 4 Kuota 2010 Rayon 06 UNP

RALAT Jadwal Pelaksanaan PLPG 2010 Rayon 34 UnPas

Informasi Sertifikasi Guru Tahun 2010 PSG Rayon 10 Universitas Pendidikan Indonesia Bandung

Pengumuman Hasil Penilaian Portofolio Diknas Kuota 2010 Rayon 7 Unila

Sertifikasi Guru Kuota Tahun 2010

Pengumuman Hasil Penilaian Portofolio Sertifikasi Guru Tahun 2010 PSG Rayon 7 Universitas Lampung

Pangggilan MPLPG Angkatan 3 Kuota 2010 Rayon 06 UNP

Daftar Peserta PLPG Tahap 4 Sertifikasi Guru 2010 PSG Rayon 43 Universitas Nusantara PGRI Kediri

Undangan Peserta PLPG Sertifikasi Guru 2010 PSG Rayon 46 Universitas Muhammadiyah Makassar

Daftar Panggilan Peserta PLPG Tahap I PSG Rayon 24 Universitas Negeri Makassar

Pengumuman PLPG Tahap 2 Kuota 2010 PSG Rayon 13 Universitas Negeri Surakarta

Pengumuman Pelaksanaan PLPG Kuota 2010 Tahap 2 PSG Rayon 12 UNNES Semarang

Pengumuman Portofolio Sertifikasi Guru PSG Rayon 11 Universitas Negeri Yogyakarta

Pemanggilan Peserta PLPG Tahap I Tahun 2010 PSG Rayon 44 Universitas Muhammadiyah Malang

Pengumuman Hasil Penilaian Portofolio Sertifikasi Guru Dalam Jabatan PSG Rayon 44 Universitas Muhammadiyah Malang

Daftar Peserta Tahap 1 dan Tempat Pelaksanaan PLPG Sertifikasi Guru 2010 PSG Rayon 43 Universitas Nusantara PGRI Kediri

Daftar Peserta Tahap 2 dan Tempat Pelaksanaan PLPG Sertifikasi Guru 2010 PSG Rayon 43 Universitas Nusantara PGRI Kediri

Daftar Peserta Tahap 3 dan Tempat Pelaksanaan PLPG Sertifikasi Guru 2010 PSG Rayon 43 Universitas Nusantara PGRI Kediri

Pengumuman Peserta PLPG Sertifikasi Guru Diknas Tahap 4 Tahun 2010 PSG Rayon 42 Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Pengumuman Peserta PLPG Sertifikasi Guru Diknas Tahap 3 Tahun 2010 PSG Rayon 42 Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Jadwal Pelaksanaan PLPG Sertifikasi Guru Diknas Tahun 2010 PSG Rayon 42 Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Peserta PLPG Sertifikasi Guru Diknas Tahap 2 Tahun 2010 PSG Rayon 42 Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Pengumuman PLPG Sertifikasi Guru Tahun 2010 Rayon 34 Universitas Pasundan Bandung

Pengumuman Peserta PLPG Sertifikasi Guru Tahap 3-4 PSG Rayon 13 UNS Surakarta

Pengumuman PLPG Sertifikasi Guru Tahap 1 Kuota 2010 PSG Rayon 13 UNS Surakarta

Pengumuman PLPG Sertifikasi Guru Kemenag dan Diknas Kuota 2010 PSG Rayon 14 UNESA Surabaya

Link tentang Sertifikasi Guru Tahun 2010 Semua Rayon Se-Indonesia

Panggilan MPLPG Angkatan II PSG Rayon 06 UNP (Kuota 2010 dan 2009)

Pemanggilan MPLPG Angkatan I Diknas 2010 PSG Rayon 06 UNP

Daftar Nama Peserta Sertifikasi Guru Kuota 2009 Yang Direncanakan Menjadi Luncuran Ke Kuota 2010

Pengumuman Hasil Penilaian Portofolio Peserta Sertifikasi Guru Diknas Kuota 2010 PSG Rayon 06 UNP

1 Komentar

Filed under Sertifikasi Guru

Panggilan MPLPG Angkatan 4 Kuota 2010 Rayon 06 UNP


Surat Pengantar Panggilan MPLPG Angkatan 4 (Kuota Tahun 2009 dan 2010) Kemendiknas DOWNLOAD DISINI

Berikut daftar nama, lokasi, dan bidang studi Angkatan 4 :

1. Guru Kelas SD, Asrama Haji

2. Guru Kelas SD, Wisma SLB

3. Guru Kelas SD, Balai Diklat Pertanian

4. Guru Kelas SD, Bakti Bunda

5. Guru Kelas SD, BLPT

6. Bahasa Indonesia SMP, Depsos

7. Matematika SMP, Bunda House

8. Matematika SMK, Bunda House

9. Bahasa Inggris SMP, Wisma Takana Juo

10. Keterampilan SMP, Wisma Takana Juo

11. Seni Budaya SMP, Hotel Prima

12. IPA SMP, Hotel Prima

13. IPS SMP, Balai Diklat Industri (BDI)

14. Bahasa Inggris SD, Balai Diklat Industri (BDI)

15. PKn SMP, LPMP

16. Guru SLB, LPMP

Postingan terkait :

Pengumuman PLPG Tahap 2 Tahun 2010 PSG Rayon 34 Universitas Pasundan Bandung

Pengumuman PLPG Sertifikasi Guru Tahun 2010 Rayon 34 Universitas Pasundan Bandung

Informasi Sertifikasi Guru Kuota 2010 Rayon 05 Universitas Riau

Pengumuman PLPG Tahap 3 Tahun 2010 PSG Rayon 34 Universitas Pasundan Bandung

Panggilan MPLPG Angkatan 4 Kuota 2010 Rayon 06 UNP

RALAT Jadwal Pelaksanaan PLPG 2010 Rayon 34 UnPas

Informasi Sertifikasi Guru Tahun 2010 PSG Rayon 10 Universitas Pendidikan Indonesia Bandung

Pengumuman Hasil Penilaian Portofolio Diknas Kuota 2010 Rayon 7 Unila

Sertifikasi Guru Kuota Tahun 2010

Pengumuman Hasil Penilaian Portofolio Sertifikasi Guru Tahun 2010 PSG Rayon 7 Universitas Lampung

Pangggilan MPLPG Angkatan 3 Kuota 2010 Rayon 06 UNP

Daftar Peserta PLPG Tahap 4 Sertifikasi Guru 2010 PSG Rayon 43 Universitas Nusantara PGRI Kediri

Undangan Peserta PLPG Sertifikasi Guru 2010 PSG Rayon 46 Universitas Muhammadiyah Makassar

Daftar Panggilan Peserta PLPG Tahap I PSG Rayon 24 Universitas Negeri Makassar

Pengumuman PLPG Tahap 2 Kuota 2010 PSG Rayon 13 Universitas Negeri Surakarta

Pengumuman Pelaksanaan PLPG Kuota 2010 Tahap 2 PSG Rayon 12 UNNES Semarang

Pengumuman Portofolio Sertifikasi Guru PSG Rayon 11 Universitas Negeri Yogyakarta

Pemanggilan Peserta PLPG Tahap I Tahun 2010 PSG Rayon 44 Universitas Muhammadiyah Malang

Pengumuman Hasil Penilaian Portofolio Sertifikasi Guru Dalam Jabatan PSG Rayon 44 Universitas Muhammadiyah Malang

Daftar Peserta Tahap 1 dan Tempat Pelaksanaan PLPG Sertifikasi Guru 2010 PSG Rayon 43 Universitas Nusantara PGRI Kediri

Daftar Peserta Tahap 2 dan Tempat Pelaksanaan PLPG Sertifikasi Guru 2010 PSG Rayon 43 Universitas Nusantara PGRI Kediri

Daftar Peserta Tahap 3 dan Tempat Pelaksanaan PLPG Sertifikasi Guru 2010 PSG Rayon 43 Universitas Nusantara PGRI Kediri

Pengumuman Peserta PLPG Sertifikasi Guru Diknas Tahap 4 Tahun 2010 PSG Rayon 42 Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Pengumuman Peserta PLPG Sertifikasi Guru Diknas Tahap 3 Tahun 2010 PSG Rayon 42 Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Jadwal Pelaksanaan PLPG Sertifikasi Guru Diknas Tahun 2010 PSG Rayon 42 Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Peserta PLPG Sertifikasi Guru Diknas Tahap 2 Tahun 2010 PSG Rayon 42 Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Pengumuman PLPG Sertifikasi Guru Tahun 2010 Rayon 34 Universitas Pasundan Bandung

Pengumuman Peserta PLPG Sertifikasi Guru Tahap 3-4 PSG Rayon 13 UNS Surakarta

Pengumuman PLPG Sertifikasi Guru Tahap 1 Kuota 2010 PSG Rayon 13 UNS Surakarta

Pengumuman PLPG Sertifikasi Guru Kemenag dan Diknas Kuota 2010 PSG Rayon 14 UNESA Surabaya

Link tentang Sertifikasi Guru Tahun 2010 Semua Rayon Se-Indonesia

Panggilan MPLPG Angkatan II PSG Rayon 06 UNP (Kuota 2010 dan 2009)

Pemanggilan MPLPG Angkatan I Diknas 2010 PSG Rayon 06 UNP

Daftar Nama Peserta Sertifikasi Guru Kuota 2009 Yang Direncanakan Menjadi Luncuran Ke Kuota 2010

Pengumuman Hasil Penilaian Portofolio Peserta Sertifikasi Guru Diknas Kuota 2010 PSG Rayon 06 UNP

2 Komentar

Filed under Sertifikasi Guru

Gara-gara Macet, Ibukota RI Akan Pindah ke Indonesia Timur


Lagi, wacana pemindahan ibu kota ke luar Pulau Jawa kembali bergulir. Keruwetan yang sungguh tak terperikan di Jakarta sebagai ibu kota negara melatarbelakangi munculnya wacana ini.

Saat ini, tak kurang 59 persen populasi di Indonesia terpusat di Pulau Jawa, yang luasnya hanya 6,8 persen dari total daratan di Indonesia. Kemacetan pun telah menjadi pemandangan lazim di Jakarta, utamanya pada pagi dan sore hari.

Diperkirakan, kerugian material akibat kemacetan di DKI Jakarta mencapai Rp 17,2 triliun per tahun, atau nyaris setara dengan anggaran belanja dan pendapatan DKI Jakarta setiap tahunnya.

Data dari Tim Visi Indonesia 2033 juga menyebutkan, tak kurang 80 persen industri terkonsentrasi di Pulau Jawa. Hal ini menimbulkan pembangunan yang tak merata serta kesenjangan antara Pulau Jawa dan non-Jawa.

“Menurut saya, ibu kota itu wajib dipindahkan,” tegas Wakil Ketua Komisi II DPR RI Ganjar Pranowo. “Tak ada (gubernur) yang mampu. Sudah sekian gubernur, tetap sama saja kok,” tambah anggota Fraksi PDI-P ini.

Ketika dibangun oleh Belanda, sambung Ganjar, Jakarta hanya didesain menampung sekitar dua hingga tiga juta penduduk. Seiring dengan perkembangan zaman, kini tak kurang 10 juta orang memadati Jakarta setiap harinya. Pemindahan ibu kota ke luar Pulau Jawa, sambung Ganjar, dinilai mampu merangsang pertumbuhan ekonomi di daerah.

Hal senada ini disampaikan Direktur Kemitraan untuk Tata Pemerintahan yang Lebih Baik Wicaksono Sarosa, yang juga pemerhati isu-isu perkotaan. “Selama ini, kegiatan ekonomi di Jakarta hanya mendorong kemajuan segelintir daerah saja, seperti Jawa Barat dan Banten,” ujar Wicaksono, mengutip penelitian Profesor Budi Reksosudarmo.

Usulan pemindahan ibu kota juga disampaikan pemerhati lingkungan hidup, A Sonny Keraf, yang juga dosen Universitas Atma Jaya Jakarta. Usulannya merupakan langkah paling radikal. Namun banyak negara melakukan itu dan berhasil mengatasi kemacetan di ibu kota negaranya. Bung Karno, presiden pertama, telah berpikiran visioner menyiapkan Palangkaraya, Kalimantan Tengah, sebagai calon ibu kota RI sejak 1960-an.

Melanjutkan visi Bung Karno, sebaiknya ibu kota baru berada di luar Jawa, khususnya di Indonesia bagian timur. Ada banyak keuntungan positif untuk itu.

Pertama, pemindahan ibu kota jangan dilihat sebagai beban ekonomi karena besarnya dana yang dialokasikan. Ini harus dilihat sebagai peluang ekonomi yang sangat menggiurkan untuk membuka lapangan pekerjaan bagi banyak orang yang akan mengerjakan persiapan, pembangunan, dan relokasi ibu kota tersebut. Akan dibutuhkan waktu 5-10 tahun untuk realisasi, dan itu peluang ekonomi yang sangat baik.

Kedua, dari segi politik, pemindahan ibu kota ke luar Jawa dan Indonesia bagian timur (IBT) akan serta-merta menggeser episentrum pembangunan nasional dari Jawa dan Indonesia bagian barat (IBB). Ini akan menjadi sebuah langkah dan peluang pemerataan pembangunan ke IBT untuk memberi kesempatan lebih besar bagi berkembangnya wilayah luar Jawa, khususnya IBT.

Ketiga, selain untuk mengatasi kemacetan di Jakarta dan sekitarnya, ini sekaligus menjadi peluang untuk membangun sebuah ibu kota baru dengan tata ruang, jaringan, dan pola transportasi yang jauh lebih ramah lingkungan, ramah secara sosial dan psikis, atau jauh lebih manusiawi.

Kita bangun ibu kota baru dengan sistem transportasi multimoda yang ramah lingkungan, nyaman, aman, dan mudah dijangkau. Kita bangun sebuah ibu kota baru dengan hutan kota yang asri, tempat-tempat rekreasi umum yang ramah secara sosial, dengan berbagai fungsi sosial yang futuristik untuk kehidupan modern, tetapi dengan warna etnik yang khas.

Pilihan di Kalimantan lebih diutamakan mengingat Kalimantan bebas dari pusat gempa, demikian A. Soni Keraf.

Pemindahan ibu kota, terutama ke Indonesia bagian timur, dinilai menjadi sebuah langkah dan peluang pemerataan pembangunan di kawasan tersebut. Ini memberi kesempatan yang lebih besar bagi berkembangnya wilayah luar Jawa.

Dicopas dari Kompas.com

7 Komentar

Filed under Lingkungan

Penaklukan Kilimanjaro


Tim Ekspedisi Tujuh Puncak Dunia dari perhimpunan penempuh rimba dan pendaki gunung Wanadri menyelesaikan tahap pertama pendakian Gunung Kilimanjaro (5.892 meter) di Tanzania, Rabu (28/7/2010) sore. Setelah mendaki sekitar tiga jam dari gerbang Marangu, pukul 17.00 waktu setempat atau pukul 21.00 WIB, seluruh anggota tim tiba di pemondokan Mandara (2.720 meter) untuk menginap.

Mandara merupakan pemondokan (hut) pertama yang disinggahi para pendaki Kilimanjaro. Untuk itu, tim akan melanjutkan pendakian pada Kamis ini menuju pemondokan Horombo yang berjarak 4,5 jam perjalanan dari Mandara.

Fasilitas pemondokan Mandara amat lengkap dan tertata rapi. Pondok kayu berbentuk limas segitiga. Tim menginap di pondok besar di lantai dua. Lantai bawah untuk bersantai para pendaki menikmati teh, susu, kopi, dan penganan serta makan malam.

Di sekitar pondok terdapat toilet yang juga bangunan kayu yang bersih dan tidak berbau. Pemondokan dikelilingi pepohonan dan vegetasi yang dipenuhi lumut. Sekitar 15 menit berjalan dari Mandara, terdapat sumber air panas.

Sebelum mencapai Mandara, tim menempuh pendakian sekitar 3,5 jam dari gerbang Marangu. T im berangkat dari penginapan Babylon, sekitar lima kilometer dari gerbang Marangu, pukul 10.00 WIB. Setelah antre untuk pendaftaran dan pendakian di Kantor Taman Nasional Kilimanjaro, tim mulai mendaki pukul 12.05 WIB.

Pendakian dibagi menjadi dua kelompok. Yang pertama beranggotakan lima pendaki ekspedisi, dua pendaki senior Wanadri, dan wartawan Kompas . Kelompok dua beranggotakan satu pendaki ekspedisi, satu pendaki senior Wanadri, dan wartawan serta juru kamera Metro TV.

Setiap kelompok didampingi dua pemandu. Adapun semua barang dan perlengkapan pendakian dalam tas besar dibawa portir yang lebih dulu berangkat. Anggota tim cuma membawa tas yang lebih kecil berisi jaket dan celana tahan angin badai, air minum, dan penganan manis dan gurih.

Setelah 1,5 jam mendaki, tim beristirahat di titik Kisambioni (2.200 meter) untuk menikmati makan siang. Makanan disediakan pemasak yang sudah dipesan sebelumnya dengan menu sup sayuran, roti tawar, biskuit, potongan pisang, semangka, tomat, dan paprika hijau. Minumannya jus nanas, teh, dan kopi.

Dicopas dari Kompas.com

Tinggalkan komentar

Filed under Nature

Orang Indonesia Korban Apartheid di District Six


District Six atau Distrik Enam (Indonesia) atau Distrik Ses (Afrika) bukan sembarang distrik. Ini wilayah bersejarah yang menumbuhkan komunitas warga coloured (berwarna) yang di dalamnya banyak keturunan Indonesia, begitu juga budaya indahnya. Namun, pemerintah apartheid mengusir mereka hingga menghancurkan perasaan, kemapanan, juga keutuhan mereka.

Areal ini terletak di Cape Town, Afrika Selatan. Di tempat itu orang-orang coloured yang sebagian besar mantan budak ditempatkan. Maklum, semasa apartheid, ada pemisahan permukiman berdasarkan ras dan warna kulit.

Nama District Six diberikan pemerintahan kulit putih pada 1867. Distrik ini dibatasi Sir Lowry Road di utara, Tennant Road di barat, De Waal Drive di selatan, dan Cambridge Street di timur.

Menjelang akhir abad ke-19, distrik ini sudah menjadi daerah yang amat ramai dan berkembang. Jumlah penduduknya sepersepuluh dari populasi di Cape Town. Penduduk yang dominan adalah Cape Malay atau coloured people. Dan, di antara warga Cape Malay itu, keturunan bekas budak dan tahanan politik Indonesia sangat dominan. Selain itu, penduduknya ada sedikit kulit hitam keturunan suku Xhosa, kulit putih, dan India.

Setelah Perang Dunia II, District Six sudah menjadi kosmopolitan. Lalu, tiba-tiba pada 11 Februari 1966, pemerintah mendeklarasikan District Six sebagai daerah khusus orang kulit putih lewat dekrit Group Areas Act. Penduduknya yang Cape Malay atau coloured dan hitam harus pindah. Ini membuat seluruh warga geram.

Sutradara David Kramer dan Taliep Petersen menggambarkan keresahan warga District Six dengan baik dalam opera mereka berjudul District Six. Opera ini mengambil setting pada 1967 ketika awal perpindahan diumumkan dan penduduk mulai didata pemerintah kulit putih.

Perpindahan kemudian dimulai pada 1968. Menjelang 1982, sudah ada 60.000 orang yang dipindah paksa ke Cape Flats, sejauh 25 kilometer dari District Six.

Alasan pemerintah waktu itu, District Six sudah berkembang menjadi daerah kriminal. Banyak perjudian, peredaran obat terlarang, dan kumuh. Namun, warga yakin bahwa alasan sebenarnya karena kulit putih ingin menempati District Six yang letaknya strategis dan sudah menjadi kota yang berkembang.

Banyak cerita duka dan nestapa pada periode pemindahan. Pemerintah aparheid tak peduli dengan protes warga. Mereka membuldozer rumah-rumah warga hingga rata. Hanya ada beberapa bangunan yang dipertahankan.

Ini duka yang terus diingat warga coloured atau Cape Malay. Dan, sebagian dari mereka punya darah Indonesia.

“Anda orang Indonesia harus tahu District Six. Ini tanah kebanggaan kami yang pernah direnggut dan menggoreskan banyak luka,” kata Chris Mullins (54), warga coloured asal Cape Town yang mengalami perpindahan itu.

“District Six adalah rumah kami, tetapi pemerintah apartheid kemudian mengusir kami ke daerah terpencil,” lanjutnya.

Setelah tumbangnya apartheid pada 1994, partai berkuasa African National Congress mengembalikan District Six kepada pemiliknya. Warga Cape Malay pun sebagian menemukan lagi tempatnya. Menjelang tahun 2003, pembangunan perumahan dimulai. Sebanyak 24 rumah akan menjadi milik orang yang berumur 80 tahun ke atas. Nelson Mandela, Presiden Afsel saat itu, menyerahkan sendiri kunci rumah secara simbolis kepada Ebrahim Murat (87) dan Dan Ndzabela (82). Tahun berikutnya, sekitar 1.600 keluarga dijadwalkan kembali ke District Six.

District Six menjadi bagian dari kisah pilu korban apartheid. Luka itu begitu dalam, hingga kisahnya masih diingat warga coloured atau Cape Malay. Bahkan, sebagian kisah itu terabadikan di dalam Museum District Six.

“Saya tak pernah melupakan kisah District Six. Anak saya pun tahu meski dia tak mengalaminya. Maka, saya selalu menyimpan semua lagu dan video yang bercerita atau berhubungan dengan District Six,” tutur Chris Mullins yang dengan baik hati memberi kopi semua koleksinya tentang District Six kepada Kompas.com.

Karim lain lagi. Bapak berumur 35 tahun ini masih kecil ketika terjadi perpindahan warga District Six. Namun, dia ikut merasakan luka yang dalam setelah tahu cerita dari orangtua atau tetangganya.

“Ceritakan kisah District Six ini kepada teman-teman Anda jika sudah pulang ke Indonesia,” kata Karim kepada Kompas.com dalam suatu percakapan tanggal 7 Juli 2010 lalu.

Dicopas dari Kompas.com

Tinggalkan komentar

Filed under Internasional

Lagu Dangdut Jadi Hit Dunia Maya


Pengguna Twitter di seluruh dunia bisa jadi bertanya-tanya, sore ini karena muncul “Keong Racun” di jajaran atas trending topics. Saat berita ini ditulis, kata kunci tersebut sudah di peringkat kedua.

Keong Racun rupanya judul sebuah lagu dangdut. Nah lho, bagaimana bisa begitu terkenal sehingga sampai menjadi pembicaraan hangat di Twitter?

Hal tersebut ternyata dipicu munculnya sebuah video klip lagu tersebut yang dibawakan dua gadis ABG (anak baru gede) di YouTube berdurasi 5.14 menit. Mereka menamakan dirinya Shinta dan Jojo. Meski hanya membawakan lipsync saja, tingkah keduanya yang kelihatannya merekam menggunakan kamera web menarik perhatian netter.

“Mantaaap… kalian lucu banget yah,” komentar salah satu pengguna YouTube. “Nice… you’r cute abis girls…bolehlah bikin ane kehibur,” lanjut tulisan lainnya. “Kreatif.”

Dari data di YouTube, video tersebut sebenanrnya sudah diunggah sejak 23 Juni 2010. Namun, baru ramai dibicarakan di Twitter hari ini. Sebelumnya, video tersebut menjadi pembicaraan hangat di forum internet terbesar di Indonesia Kaskus.

Boleh jadi Shinta dan Jojo sudah pantas disebut seleb internet saat ini jauh mengalahkan penyanyi Keong Racun aslinya yang menurut hasil pencarian Google bernama Lissa. Nah, apakah fenomena Keong Racun ini bakal mengangkat lagu tersebut atau hanya mengangkat nama Shinta dan Jojo? Tunggu saja!

Dicopas dari KOMPAS.com

Tinggalkan komentar

Filed under Selebritis

Jika Pencuri Gagap Teknologi


Inilah nasib pencuri yang tidak melek teknologi. Lha wong iPhone lagi dipakai untuk tes GPS tracking kok ya disambarnya juga. Alhasil, dalam waktu sepuluh menit saja, pencuri sial tersebut langsung digulung polisi.

Peristiwa ini terjadi di daerah pinggiran Mountain View, California, AS awal pekan lalu saat Covia Labs, sebuah perusahaan yang menyediakan layanan pelacakan berbasis GPS, sedang menguji aplikasi buatannya. Sejumlah karyawan diminta membawa iPhone dan mengaktifkan layana tersebut untuk mendemonstrasikan kemampuannya secara real time.

Tapi, saat simulasi dilakukan CEO Covia Labs yakni David Khan, tiba-tiba ada salah satu perangkat yang bergerak sangat cepat dan acak. Awalnya Khan mengira ada kerusakan pada salah satu alat saat melihat adanya kejanggalan tersebut. Namun, begitu salah satu karyawan kembali ke kantor dan melaporkan kehilangan iPhone yang dibawa, Khan segera melaporkannya ke polisi setempat.

Dalam waktu singkat polisi pun berhasil membekuk tersangka yang bernama Toure Horatio (31). Horatio ditahan atas tindakannya yakni melakukan sebuah pencurian berencana dan kepemilikan atas barang curian. Kejadian seperti ini memang bukan yang pertama kali terjadi. Tapi, ini membuktikan bagaimana teknologi sudah masuk ke dalam keseharian manusia.

Tak hanya pelacak GPS sebenarnya, aplikasi tersebut juga bis amengaktifkan mikrofon dan kamera iPhone dari jarak jauh. Andai pelaku menatap ke arah kamera, apa yang dibicarakannya bisa didengar dan mukanya bisa ketahuan dari jarak jauh.

Dicopas dari KOMPAS.com

Tinggalkan komentar

Filed under Teknologi

Agus Widjojo : Kerja Kodim dan Koramil Tidak Ada


Komando teritorial terendah yang dapat melakukan fungsi pertahanan hanyalah Komando Resort Militer. Dengan begitu, Komando Distrik Militer (Kodim) dan Komando Rayon Militer (Koramil) sebaiknya dihapuskan. Hal ini dikatakan mantan Kepala Staf Teritorial TNI Letjen (Purn) Agus Widjojo di Jakarta, Rabu (28/7).

“Kodim dan Koramil tidak memiliki fungsi pertahanan di daerah. Kerja mereka tidak ada. Semua tanggung jawab teritorial lebih baik diserahkan kepada pemerintah daerah setempat,” kata Agus dalam diskusi reformasi TNI.

Agus menambahkan, penghapusan Kodim dan Koramil sejalan dengan reformasi TNI untuk tak terlibat dalam politik. TNI juga sudah sepantasnya bila memusatkan perhatian pada peran pertahanan nasional dan tak lagi terlibat dalam masalah keamanan dalam negeri. “Masalah keamanan dalam negeri diserahkan kepada Polri,” tambah Agus, seperti ditulis Antara.

Pada masa lalu, menurut Agus, memang tidak ada pemisahan antara pembinaan teritorial dan komando teritorial. Bahkan, TNI juga terlibat dalam pembinaan teritorial yang sebenarnya urusan sipil. Namun, sejak pemisahan Polri dari TNI, untuk urusan ancaman dalam negeri TNI semestinya tak usah ikut campur lagi. Sebab, hal itu sudah menjadi urusan pemda dan kepolisian. Walau demikian, TNI masih bisa bergerak atas permintaan pemerintah pusat, daerah, atau polisi.

Dicopas dari Liputan 6.com

Tinggalkan komentar

Filed under Tentara

Indonesia Akan Segera Punya Nuklir


International Atomic Energy Agency (IAEA) atau badan energi atom dunia di bawah naungan PBB menegaskan bahwa Indonesia sudah siap memiliki energi bertenaga nuklir.

“Penegasan itu dikemukakan pada November 2009,” kata Deputi Bidang Pendayagunaan Hasil Litbang dan Pemasyarakatan Iptek Nuklir BATAN Dr Taswanda Taryo di kampus ITS Surabaya, Rabu.

Ia mengemukakan hal itu setelah berbicara dalam seminar tentang “Teknologi dan Keselamatan PLTN” yang menampilkan Prof Mukhtasor PhD dari Dewan Energi Nasional (DEN) dan Ian Love dari Atomic Energy of Canada Limited (AECL).

Menurut Taswanda Taryo, penilaian badan energi atom dunia itu menunjukkan Indonesia lebih memiliki kesiapan dalam energi nuklir dibandingkan dengan negara-negara di kawasan Asia Tenggara.

“Penilaian IAEA itu meliputi empat kesiapan yakni sumberdaya manusia, pemangku kepentingan (stakeholder), industri, dan regulasi, karena kami (BATAN) memang sudah melakukan serangkaian penelitian sejak tahun 1980-an,” katanya.

Dengan penilaian itu, katanya, Indonesia sudah harus memasuki fase yang lebih nyata yakni proyek nuklir itu sendiri.

“UU 17/2007 sudah mengamanatkan adanya pemanfaatan nuklir di Indonesia pada kurun waktu 2015-2019, sehingga paling lambat kita sudah memiliki PLTN pada tahun 2019,” katanya.

Oleh karena itu, pihaknya membentuk “BATAN Incorporation” yang melibatkan pemangku kepentingan seperti BATAN, ESDM, Kemristek, LIPI, PLN, KLH, Kementerian Perindustrian, dan sebagainya.

“Mereka tergabung dalam Tim Pengembangan PLTN yang akan menentukan proyek PLTN secara teknis, seperti menentukan industri sebagai `owner`, teknologi, lokasi, perizinan, dan sebagainya,” katanya.

Ia mengatakan “owner” itu paling tidak akan terbentuk pada tahun 2011, namun bentuknya belum jelas, apakah BUMN atau swasta murni.

“Yang jelas, kalau lokasi kami sudah melakukan penelitian sejak tahun 1980-an. Intinya, lokasi harus di Pantura untuk menghindari lempengan bumi,” katanya.

Ditanya lokasi yang dimaksud, ia mengatakan BATAN sudah meneliti 70 lokasi, lalu disaring menjadi 14 lokasi dan sekarang tinggal empat lokasi, di antaranya Ujung Bumi (Jepara), Banten, dan Bangka Belitung.

Sementara itu, anggota DEN Prof Mukhtasor PhD mengatakan pihaknya sudah melakukan serangkaian dialog dengan kelompok yang pro dan kontra dengan PLTN (Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir).

“Pihak kontra itu umumnya mempersoalkan keselamatan dengan mencontohkan Chernobyl, padahal teknologi nuklir sekarang sudah sangat berbeda. Chernobyl itu teknologi usang. Dampak itu selalu ada, tapi kalau dampak dilarang ya pembangunan akan berhenti,” katanya.

Dosen FTK ITS Surabaya itu menambahkan hal yang terpenting adalah pembangunan dengan dampak terkendali, karena batubara akan habis 2020 dan pertumbuhan penduduk Indonesia menuntut segala bentuk energi mulai dari energi laut, surya, panas bumi, dan nuklir.

Dicopas dari Antara

2 Komentar

Filed under Teknologi

Wanita Jangan di Sunat !


Berbeda dengan sunat atau khitan pada laki-laki yang jelas mendatangkan manfaat – antara lain mencegah terjadinya infeksi dan kanker – khitan perempuan sama sekali tidak memiliki manfaat kesehatan. Yang ada, justru membahayakan dan dapat menimbulkan risiko kematian

“Khitan bagi perempuan tidak ada manfaatnya sama sekali. Karena itu, fakultas kedokteran tidak ada yang mengajarkan khitan untuk wanita. Kecil atau tidaknya tindakan yang dilakukan, karena berada dalam area sensitif wanita dinilai sangat berbahaya. Mulai dari pembedahan sampai anastesi. yang paling parah dari khitan bisa menimbulkan kematian,” kata dr. Artha Budi Susila Duarsa, M. Kes  di sela peluncuran Buku Khitan Perempuan : Dari Sudut Pandang Sosial, Budaya, Kesehatan, dan Agama.

Khitan perempuan sendiri menurut Badan Kesehatan Dunia WHO terbagi atas 4, yaitu : Tipe 1, yaitu memotong seluruh bagian kl***ris (bagian mirip p**is pada tubuh pria), Tipe 2, yaitu memotong sebagian kl***ris, Tipe 3, yaitu menjahit atau menyempitkan mulut va**na (infibulasi), dan Tipe 4 yaitu menindik, menggores jaringan sekitar lubang va**na atau memasukkan sesuatu ke dalam va**na agar terjadi pendarahan dengan tujuan memperkencang atau mempersempit va**na.

Meskipun pemberlakuan khitan perempuan di Indonesia hanya pada batas tipe 4, namun menurut dr. Artha, pemotongan kl***ris sendiri tidak boleh terjadi.

“Karena kl***ris memainkan peran penting dalam meningkatkan kenikmatan seksual seorang perempuan. Selain itu, melalui kl***ris dapat terjadi ekskresi kelenjar di sekitar va**na,” imbuh dr. Artha.

Tidak mengubah bentuk kl***ris dinilai dr. Artha sangat penting karena letak kl***ris yang dikelilingi oleh saraf menyebabkan sangat peka secara seksual.

“Menghilangkan kl***ris akan menurunkan kepekaan perempuan terhadap rangsangan seksual. Kl***ris juga berefek pada lubrikasi pada va**na. Semakin banyak lubrikasi pada va**na maka perempuan akan semakin siap ketika p**is dimasukkan. Jika tidak ada kl***ris, va**na akan kering dan masuknya p**is akan menyebabkan rasa sakit pada va**na sehingga timbul ketakutan pada perempuan untuk melakukan hubungan badan berikutnya,” kata dr. Artha.

Hal yang sama juga terjadi apabila melakukan infibulasi. Labia minora (bibir dalam) juga dipenuhi dengan saraf yang membuat bagian ini sensitif terhadap rangsangan seksual. Seperti kl***ris, memotong labia minora juga akan membuat perempuan kurang peka terhadap stimulasi seksual.

“Semuanya ini menyulitkan perempuan untuk mencapai orgasme. Menjahit mulut va**na akan menghambat masuknya p**is. Rasa sakit yang dialami perempuan akan mengerikan dan jika p**is berhasil melakukan penetrasi maka akan menyebabkan pendarahan,” kata dr. Artha.

Tinggi resiko kematian pada khitan perempuan membuat pemerintah Indonesia sendiri secara tegas melarang khitan bagi perempuan, karena melanggar UU Kekerasan Terhadap Perempuan.

Peraturan serupa juga diberlakukan parlemen Mesir mengesahkan UU tentang pelarangan khitan perempuan. Bagi yang melanggar akan dikenakan  denda 185 USD sampai 900 dollar AS dan kurungan penjara antara 3 bulan sampai dengan 2 tahun. Namun di Asia, praktik khitan sendiri hingga saat ini masih dilakukan di Pakistan, India, Bangladesh, dan Malaysia.

Dicopas dari Kompas.com

Tinggalkan komentar

Filed under Kesehatan

Informasi Sertifikasi Guru Tahun 2010 PSG Rayon 10 Universitas Pendidikan Indonesia Bandung


Sertifikasi guru adalah proses pemberian sertifikat pendidik kepada guru yang telah memenuhi persyaratan. Sertifikasi guru bertujuan untuk: (1) menentukan kelayakan guru dalam melaksanakan tugas sebagai pendidik profesional, (2) meningkatkan proses dan hasil pembelajaran, (3) meningkatkan kesejahteraan guru, serta (4) meningkatkan martabat guru; dalam rangka mewujudkan pendidikan nasional yang bermutu.

Berdasarkan Surat Keputusan MENDIKNAS Nomor 022/P/2009, penyelenggara sertifikasi guru dalam jabatan Rayon 10 Provinsi Jawa Barat ditetapkan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) sebagai LPTK Induk dan tiga LPTK Mitra, yaitu: (1) Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon, (2) STKIP Siliwangi Bandung, (3) Universitas Langlangbuana.

Memaknai dasar dan tujuan sertifikasi, maka dalam pelaksanaannya baik para guru peserta sertifikasi, panitia pelaksana maupun instansi yang terkait dengan aktivitas sertifikasi jangan memanfaatkan sertifikasi hanya untuk memperoleh tambahan tunjangan dan pendapatan semata, tetapi semua pihak harus memiliki komitmen dan menunjukkan akuntabilitas kinerjanya yang didasari nilai moral yang tinggi.

Untuk menjunjung prinsip akuntabilitas sertifikasi yang jujur, transparan, objektif, Rayon 10 Provinsi Jawa Barat menyediakan Website yang dapat dijadikan sebagai sumber informasi dan komunikasi oleh semua pihak yang berkepentingan dengan penyelenggaraan Sertifikasi Guru dalam Jabatan.

Fasilitas Website ini diharapkan memperlancar proses komunikasi dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan sertifikasi. Dengan kualitas sertifikasi yang baik diharapkan mampu meningkatkan kualitas kinerja guru dan peningkatan mutu pendidikan secara nasional.

Untuk informasi lengkap klik link berikut ini :

INFO PESERTA

HASIL PENILAIAN PORTOFOLIO KUOTA 2010

JADWAL PLPG KUOTA 2010

SERTIFIKASI GURU RAYON 10 ON FACEBOOK

LAYANAN SMS  SERTIFIKASI GURU RAYON 10

Postingan terkait :

Pengumuman PLPG Tahap 2 Tahun 2010 PSG Rayon 34 Universitas Pasundan Bandung

Pengumuman PLPG Sertifikasi Guru Tahun 2010 Rayon 34 Universitas Pasundan Bandung

Informasi Sertifikasi Guru Kuota 2010 Rayon 05 Universitas Riau

Pengumuman PLPG Tahap 3 Tahun 2010 PSG Rayon 34 Universitas Pasundan Bandung

Panggilan MPLPG Angkatan 4 Kuota 2010 Rayon 06 UNP

RALAT Jadwal Pelaksanaan PLPG 2010 Rayon 34 UnPas

Informasi Sertifikasi Guru Tahun 2010 PSG Rayon 10 Universitas Pendidikan Indonesia Bandung

Pengumuman Hasil Penilaian Portofolio Diknas Kuota 2010 Rayon 7 Unila

Sertifikasi Guru Kuota Tahun 2010

Pengumuman Hasil Penilaian Portofolio Sertifikasi Guru Tahun 2010 PSG Rayon 7 Universitas Lampung

Pangggilan MPLPG Angkatan 3 Kuota 2010 Rayon 06 UNP

Daftar Peserta PLPG Tahap 4 Sertifikasi Guru 2010 PSG Rayon 43 Universitas Nusantara PGRI Kediri

Undangan Peserta PLPG Sertifikasi Guru 2010 PSG Rayon 46 Universitas Muhammadiyah Makassar

Daftar Panggilan Peserta PLPG Tahap I PSG Rayon 24 Universitas Negeri Makassar

Pengumuman PLPG Tahap 2 Kuota 2010 PSG Rayon 13 Universitas Negeri Surakarta

Pengumuman Pelaksanaan PLPG Kuota 2010 Tahap 2 PSG Rayon 12 UNNES Semarang

Pengumuman Portofolio Sertifikasi Guru PSG Rayon 11 Universitas Negeri Yogyakarta

Pemanggilan Peserta PLPG Tahap I Tahun 2010 PSG Rayon 44 Universitas Muhammadiyah Malang

Pengumuman Hasil Penilaian Portofolio Sertifikasi Guru Dalam Jabatan PSG Rayon 44 Universitas Muhammadiyah Malang

Daftar Peserta Tahap 1 dan Tempat Pelaksanaan PLPG Sertifikasi Guru 2010 PSG Rayon 43 Universitas Nusantara PGRI Kediri

Daftar Peserta Tahap 2 dan Tempat Pelaksanaan PLPG Sertifikasi Guru 2010 PSG Rayon 43 Universitas Nusantara PGRI Kediri

Daftar Peserta Tahap 3 dan Tempat Pelaksanaan PLPG Sertifikasi Guru 2010 PSG Rayon 43 Universitas Nusantara PGRI Kediri

Pengumuman Peserta PLPG Sertifikasi Guru Diknas Tahap 4 Tahun 2010 PSG Rayon 42 Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Pengumuman Peserta PLPG Sertifikasi Guru Diknas Tahap 3 Tahun 2010 PSG Rayon 42 Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Jadwal Pelaksanaan PLPG Sertifikasi Guru Diknas Tahun 2010 PSG Rayon 42 Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Peserta PLPG Sertifikasi Guru Diknas Tahap 2 Tahun 2010 PSG Rayon 42 Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Pengumuman PLPG Sertifikasi Guru Tahun 2010 Rayon 34 Universitas Pasundan Bandung

Pengumuman Peserta PLPG Sertifikasi Guru Tahap 3-4 PSG Rayon 13 UNS Surakarta

Pengumuman PLPG Sertifikasi Guru Tahap 1 Kuota 2010 PSG Rayon 13 UNS Surakarta

Pengumuman PLPG Sertifikasi Guru Kemenag dan Diknas Kuota 2010 PSG Rayon 14 UNESA Surabaya

Link tentang Sertifikasi Guru Tahun 2010 Semua Rayon Se-Indonesia

Panggilan MPLPG Angkatan II PSG Rayon 06 UNP (Kuota 2010 dan 2009)

Pemanggilan MPLPG Angkatan I Diknas 2010 PSG Rayon 06 UNP

Daftar Nama Peserta Sertifikasi Guru Kuota 2009 Yang Direncanakan Menjadi Luncuran Ke Kuota 2010

Pengumuman Hasil Penilaian Portofolio Peserta Sertifikasi Guru Diknas Kuota 2010 PSG Rayon 06 UNP

4 Komentar

Filed under Sertifikasi Guru

Pengumuman Hasil Penilaian Portofolio Sertifikasi Guru Tahun 2010 PSG Rayon 7 Universitas Lampung


Berikut kami informasikan hasil penilaian portofolio Kementerian Agama RI  kuota tahun 2010 (untuk Kementerian Pendidikan Nasional cek pada link di bagian bawah tulisan ini) sebagai berikut :

Bagi peserta yang dinyatakan LULUS harap mengumpulkan kelengkapan data berikut :

1. Biodata lengkap (asal sekolah harus sesuai dengan yang tercantum pada portofolio) sebanyak 1 lembar atau Form biodata dapat di download di Internet https://elsaelsi.wordpress.com(versi MS.Word, versi PDF )

2. Foto copy ijazah terakhir yang dilegalisir : 1 lembar

3. Foto berwarna background / latar belakang warna biru, ukuran 3×4 cm : 2 lembar

Kelengkapan berkas diserahkan ke gedung A (Dekanat) Lt.2 FKIP Universitas Lampung.
dilakukan secara kolektif (perwakilan peserta yang dinyatakan lulus), Penyerahan kelengkapan data di luar jadwal tersebut tidak akan dilayani dan apabila terdapat kesalahan data harap segera menghubungi Sekretariat Panitia Sertifikasi Guru Rayon 7 Gedung A Lt. 2 FKIP UNILA.

Bagi peserta sertifikasi guru yang masih berstatus Klarifikasi (K) dan Melengkapi Administrasi (MA) di harapkan kehadirannya pada hari sabtu 24 Juli 2010 bertempat di gedung A Dekanat FKIP Universitas Lampung Pukul. 08.00 WIB.

Bagi peserta sertifikasi guru yang berstatus MPLPG kegiatannya disamakan dengan peserta sertifikasi guru dari DIKNAS.

Postingan terkait :

Pengumuman PLPG Tahap 2 Tahun 2010 PSG Rayon 34 Universitas Pasundan Bandung

Pengumuman PLPG Sertifikasi Guru Tahun 2010 Rayon 34 Universitas Pasundan Bandung

Informasi Sertifikasi Guru Kuota 2010 Rayon 05 Universitas Riau

Pengumuman PLPG Tahap 3 Tahun 2010 PSG Rayon 34 Universitas Pasundan Bandung

Panggilan MPLPG Angkatan 4 Kuota 2010 Rayon 06 UNP

RALAT Jadwal Pelaksanaan PLPG 2010 Rayon 34 UnPas

Informasi Sertifikasi Guru Tahun 2010 PSG Rayon 10 Universitas Pendidikan Indonesia Bandung

Pengumuman Hasil Penilaian Portofolio Diknas Kuota 2010 Rayon 7 Unila

Sertifikasi Guru Kuota Tahun 2010

Pengumuman Hasil Penilaian Portofolio Sertifikasi Guru Tahun 2010 PSG Rayon 7 Universitas Lampung

Pangggilan MPLPG Angkatan 3 Kuota 2010 Rayon 06 UNP

Daftar Peserta PLPG Tahap 4 Sertifikasi Guru 2010 PSG Rayon 43 Universitas Nusantara PGRI Kediri

Undangan Peserta PLPG Sertifikasi Guru 2010 PSG Rayon 46 Universitas Muhammadiyah Makassar

Daftar Panggilan Peserta PLPG Tahap I PSG Rayon 24 Universitas Negeri Makassar

Pengumuman PLPG Tahap 2 Kuota 2010 PSG Rayon 13 Universitas Negeri Surakarta

Pengumuman Pelaksanaan PLPG Kuota 2010 Tahap 2 PSG Rayon 12 UNNES Semarang

Pengumuman Portofolio Sertifikasi Guru PSG Rayon 11 Universitas Negeri Yogyakarta

Pemanggilan Peserta PLPG Tahap I Tahun 2010 PSG Rayon 44 Universitas Muhammadiyah Malang

Pengumuman Hasil Penilaian Portofolio Sertifikasi Guru Dalam Jabatan PSG Rayon 44 Universitas Muhammadiyah Malang

Daftar Peserta Tahap 1 dan Tempat Pelaksanaan PLPG Sertifikasi Guru 2010 PSG Rayon 43 Universitas Nusantara PGRI Kediri

Daftar Peserta Tahap 2 dan Tempat Pelaksanaan PLPG Sertifikasi Guru 2010 PSG Rayon 43 Universitas Nusantara PGRI Kediri

Daftar Peserta Tahap 3 dan Tempat Pelaksanaan PLPG Sertifikasi Guru 2010 PSG Rayon 43 Universitas Nusantara PGRI Kediri

Pengumuman Peserta PLPG Sertifikasi Guru Diknas Tahap 4 Tahun 2010 PSG Rayon 42 Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Pengumuman Peserta PLPG Sertifikasi Guru Diknas Tahap 3 Tahun 2010 PSG Rayon 42 Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Jadwal Pelaksanaan PLPG Sertifikasi Guru Diknas Tahun 2010 PSG Rayon 42 Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Peserta PLPG Sertifikasi Guru Diknas Tahap 2 Tahun 2010 PSG Rayon 42 Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Pengumuman PLPG Sertifikasi Guru Tahun 2010 Rayon 34 Universitas Pasundan Bandung

Pengumuman Peserta PLPG Sertifikasi Guru Tahap 3-4 PSG Rayon 13 UNS Surakarta

Pengumuman PLPG Sertifikasi Guru Tahap 1 Kuota 2010 PSG Rayon 13 UNS Surakarta

Pengumuman PLPG Sertifikasi Guru Kemenag dan Diknas Kuota 2010 PSG Rayon 14 UNESA Surabaya

Link tentang Sertifikasi Guru Tahun 2010 Semua Rayon Se-Indonesia

Panggilan MPLPG Angkatan II PSG Rayon 06 UNP (Kuota 2010 dan 2009)

Pemanggilan MPLPG Angkatan I Diknas 2010 PSG Rayon 06 UNP

Daftar Nama Peserta Sertifikasi Guru Kuota 2009 Yang Direncanakan Menjadi Luncuran Ke Kuota 2010

Pengumuman Hasil Penilaian Portofolio Peserta Sertifikasi Guru Diknas Kuota 2010 PSG Rayon 06 UNP

5 Komentar

Filed under Sertifikasi Guru

Pengumuman PLPG Tahap 2 Tahun 2010 PSG Rayon 34 Universitas Pasundan Bandung


Pelaksanaan PLPG Periode 2 dimulai tanggal 24 Juli 2010, daftar peserta tiap kabupaten/kota dapat di download di bawah ini :

4 Komentar

Filed under Info

Pangggilan MPLPG Angkatan 3 Kuota 2010 Rayon 06 UNP


Surat Pengantar Panggilan MPLPG Angkatan 3  (Kuota 2009 dan 2010)  Download disini

Informasi lebih lengkap perihal daftar nama, bidang studi, dan lokasi diklat dapat dicek pada link berikut:

1. Guru Kelas SD, Asrama Haji

2. Guru Kelas SD, Wisma SLB

3. Guru Kelas SD, Balai Diklat Pertanian

4. Guru Kelas Sd, Bakti Bunda

5. Guru Kelas SD, BLPT

6. Guru Kelas TK, Balai Diklat Industri

7. Seni Budaya SMP, Balai Diklat Industri

8. IPA SMP, Hotel Prima

9. Teknik Mesin SMK, Hotel Prima

10. IPS SMP, LPMP

11. Pengawas SD/SMP/SMA, LPMP

12. Ekonomi SMA, Wisma Takana Juo

13. Bimbingan Konseling SMP/SMA/SMK, Wisma Takana Juo

14. Bahasa Inggris SMA/SMK, Bunda House

15. Matematika SMP, Depsos


Daftar Nama Peserta Cadangan Angkatan 3 Download Disini

Postingan terkait :

Pengumuman PLPG Tahap 2 Tahun 2010 PSG Rayon 34 Universitas Pasundan Bandung

Pengumuman PLPG Sertifikasi Guru Tahun 2010 Rayon 34 Universitas Pasundan Bandung

Informasi Sertifikasi Guru Kuota 2010 Rayon 05 Universitas Riau

Pengumuman PLPG Tahap 3 Tahun 2010 PSG Rayon 34 Universitas Pasundan Bandung

Panggilan MPLPG Angkatan 4 Kuota 2010 Rayon 06 UNP

RALAT Jadwal Pelaksanaan PLPG 2010 Rayon 34 UnPas

Informasi Sertifikasi Guru Tahun 2010 PSG Rayon 10 Universitas Pendidikan Indonesia Bandung

Pengumuman Hasil Penilaian Portofolio Diknas Kuota 2010 Rayon 7 Unila

Sertifikasi Guru Kuota Tahun 2010

Pengumuman Hasil Penilaian Portofolio Sertifikasi Guru Tahun 2010 PSG Rayon 7 Universitas Lampung

Pangggilan MPLPG Angkatan 3 Kuota 2010 Rayon 06 UNP

Daftar Peserta PLPG Tahap 4 Sertifikasi Guru 2010 PSG Rayon 43 Universitas Nusantara PGRI Kediri

Undangan Peserta PLPG Sertifikasi Guru 2010 PSG Rayon 46 Universitas Muhammadiyah Makassar

Daftar Panggilan Peserta PLPG Tahap I PSG Rayon 24 Universitas Negeri Makassar

Pengumuman PLPG Tahap 2 Kuota 2010 PSG Rayon 13 Universitas Negeri Surakarta

Pengumuman Pelaksanaan PLPG Kuota 2010 Tahap 2 PSG Rayon 12 UNNES Semarang

Pengumuman Portofolio Sertifikasi Guru PSG Rayon 11 Universitas Negeri Yogyakarta

Pemanggilan Peserta PLPG Tahap I Tahun 2010 PSG Rayon 44 Universitas Muhammadiyah Malang

Pengumuman Hasil Penilaian Portofolio Sertifikasi Guru Dalam Jabatan PSG Rayon 44 Universitas Muhammadiyah Malang

Daftar Peserta Tahap 1 dan Tempat Pelaksanaan PLPG Sertifikasi Guru 2010 PSG Rayon 43 Universitas Nusantara PGRI Kediri

Daftar Peserta Tahap 2 dan Tempat Pelaksanaan PLPG Sertifikasi Guru 2010 PSG Rayon 43 Universitas Nusantara PGRI Kediri

Daftar Peserta Tahap 3 dan Tempat Pelaksanaan PLPG Sertifikasi Guru 2010 PSG Rayon 43 Universitas Nusantara PGRI Kediri

Pengumuman Peserta PLPG Sertifikasi Guru Diknas Tahap 4 Tahun 2010 PSG Rayon 42 Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Pengumuman Peserta PLPG Sertifikasi Guru Diknas Tahap 3 Tahun 2010 PSG Rayon 42 Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Jadwal Pelaksanaan PLPG Sertifikasi Guru Diknas Tahun 2010 PSG Rayon 42 Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Peserta PLPG Sertifikasi Guru Diknas Tahap 2 Tahun 2010 PSG Rayon 42 Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Pengumuman PLPG Sertifikasi Guru Tahun 2010 Rayon 34 Universitas Pasundan Bandung

Pengumuman Peserta PLPG Sertifikasi Guru Tahap 3-4 PSG Rayon 13 UNS Surakarta

Pengumuman PLPG Sertifikasi Guru Tahap 1 Kuota 2010 PSG Rayon 13 UNS Surakarta

Pengumuman PLPG Sertifikasi Guru Kemenag dan Diknas Kuota 2010 PSG Rayon 14 UNESA Surabaya

Link tentang Sertifikasi Guru Tahun 2010 Semua Rayon Se-Indonesia

Panggilan MPLPG Angkatan II PSG Rayon 06 UNP (Kuota 2010 dan 2009)

Pemanggilan MPLPG Angkatan I Diknas 2010 PSG Rayon 06 UNP

Daftar Nama Peserta Sertifikasi Guru Kuota 2009 Yang Direncanakan Menjadi Luncuran Ke Kuota 2010

Pengumuman Hasil Penilaian Portofolio Peserta Sertifikasi Guru Diknas Kuota 2010 PSG Rayon 06 UNP

Tinggalkan komentar

Filed under Sertifikasi Guru

Perguruan Tinggi Terpopuler di Indonesia


Pengumuman kelulusan peserta Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2010 dilaksanakan secara serentak pada Sabtu (17/07/10).  Melalui jalur ini, ITB menerima sebanyak 1177 orang terpilih sebagai calon mahasiswa baru ITB 2010. Dengan jumlah tersebut, ITB juga menempati posisi sebagai PTN dengan tingkat kepopuleran tertinggi di  kelompok IPA pada SNMPTN tahun ini.

Kuota yang disediakan untuk SNMPTN 2010 mengalami peningkatan dari kuota sebanyak 1130 kursi yang dijanjikan sebelumnya. Peningkatan ini terkait dengan kekosongan kursi untuk PMBP-ITB yang dialihkan ke SNMPTN. Dengan demikian, ITB menargetkan seluruh kursi mahasiswa baru ITB 2010 akan terisi penuh.

Selain menerima mahasiswa baru melalui jalur SNMPTN, ITB sebelumnya telah melaksanakan Pendaftaran Awal Mahasiswa Baru ITB 2010 pada Rabu (16/06/10). Pendaftaran tahap awal ini diikuti oleh para peserta yang berasal dari jalur Penelusuran Minat, Bakat, dan Potensi (PMBP) ITB di Daerah dan Terpusat.

Para peserta yang diterima dari jalur SNMPTN ini diwajibkan untuk mengikuti Pendaftaran Mahasiswa Baru ITB 2010 yang akan diadakan di Sasana Budaya Ganesha pada 28-30 Juli 2010 mendatang. Sebelumnya, calon mahasiswa juga harus melaksanakan pengisian formulir pendaftaran mahasiswa baru ITB secara online di situs http://pmb.akademik.itb.ac.id pada 20-29 Juli 2010.

Terpopuler

SNMPTN 2010 diikuti oleh 57 PTN yang berasal dari seluruh wilayah di Indonesia. Berdasarkan data yang dihimpun dari okezone.com, ITB menjadi PTN yang paling populer pada kelompok IPA pada pelaksanaan SNMPTN kali ini. ITB menduduki peringkat pertama, disusul oleh Universitas Indonesia (UI) di peringkat kedua dan Universitas Gadjah Mada (UGM) di peringkat ketiga.

Pelaksanaan SNMPTN 2010 diikuti oleh sekitar 447 ribu peserta se-Indonesia, terdiri dari 143 ribu peserta kelompok IPA, 169 ribu peserta kelompok IPS, dan 135 ribu peserta kelompok IPC. Dari pelaksanaan tahun ini, sebanyak 89.355 peserta diterima sebagai calon mahasiswa di berbagai PTN yang tersebar di seluruh Indonesia.

Sumber : http://www.itb.ac.id

Tinggalkan komentar

Filed under Copy Paste

Informasi Registrasi Mahasiswa Baru Lulusan SMNPTN 2010 se-Indonesia


Calon mahasiswa yang dinyatakan diterima harus melihat pengumuman syarat pendaftaran ulang yang dapat diperoleh dengan mengakses website PTN dimana peserta diterima sebagai berikut :

  1. Universitas Syiah Kuala KLIK DISINI
  2. Universitas Malikussaleh KLIK DISINI
  3. Universitas Sumatera Utara KLIK DISINI
  4. Universitas Negeri Medan KLIK DISINI
  5. Universitas Andalas KLIK DISINI
  6. Universitas Negeri Padang KLIK DISINI
  7. Universitas Riau KLIK DISINI
  8. Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau KLIK DISINI
  9. Universitas Jambi KLIK DISINI
  10. Universitas Sriwijaya KLIK DISINI
  11. Universitas Bengkulu KLIK DISINI
  12. Universitas Lampung KLIK DISINI
  13. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa KLIK DISINI
  14. Universitas Indonesia KLIK DISINI
  15. Universitas Negeri Jakarta KLIK DISINI
  16. Universitas Islam Negeri Jakarta KLIK DISINI
  17. Institut Pertanian Bogor KLIK DISINI
  18. Universitas Padjadjaran KLIK DISINI
  19. Institut Teknologi Bandung KLIK DISINI
  20. Universitas Pendidikan Indonesia KLIK DISINI
  21. Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung KLIK DISINI
  22. Universitas Jenderal Soedirman KLIK DISINI
  23. Universitas Diponegoro KLIK DISINI
  24. Universitas Negeri Semarang KLIK DISINI
  25. Universitas Sebelas Maret KLIK DISINI
  26. Universitas Gadjah Mada KLIK DISINI
  27. Universitas Negeri Yogyakarta KLIK DISINI
  28. Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta KLIK DISINI
  29. Universitas Tanjungpura KLIK DISINI
  30. Universitas Palangkaraya KLIK DISINI
  31. Universitas Lambung Mangkurat KLIK DISINI
  32. Universitas Mulawarman KLIK DISINI
  33. Universitas Airlangga KLIK DISINI
  34. Universitas Negeri Surabaya KLIK DISINI
  35. Institut Teknologi Sepuluh Nopember KLIK DISINI
  36. Institut Agama Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya KLIK DISINI
  37. Universitas Trunojoyo KLIK DISINI
  38. Universitas Brawijaya KLIK DISINI
  39. Universitas Negeri Malang KLIK DISINI
  40. Universitas Islam Negeri Malang KLIK DISINI
  41. Universitas Jember KLIK DISINI
  42. Universitas Udayana KLIK DISINI
  43. Universitas Pendidikan Ganesha KLIK DISINI
  44. Universitas Mataram KLIK DISINI
  45. Universitas Nusa Cendana KLIK DISINI
  46. Universitas Hasanuddin KLIK DISINI
  47. Universitas Negeri Makassar KLIK DISINI
  48. Universitas Islam Alauddin Makassar KLIK DISINI
  49. Universitas Haluoleo KLIK DISINI
  50. Universitas Tadulako KLIK DISINI
  51. Universitas Negeri Gorontalo KLIK DISINI
  52. Universitas Negeri Manado KLIK DISINI
  53. Universitas Sam Ratulangi KLIK DISINI
  54. Universitas Khairun KLIK DISINI
  55. Universitas Pattimura KLIK DISINI
  56. Universitas Negeri Papua KLIK DISINI
  57. Universitas Cenderawasih KLIK DISINI

Tinggalkan komentar

Filed under Info

Pilih Asrama, Kamar Kost, atau Rumah Sewa?


INFORMASI PENTING BUAT MAHASISWA BARU UNPAD 2010 (3)

Home sweet home.” Mungkin itulah ungkapan yang ingin diucapkan semua mahasiswa saat kembali ke huniannya setelah beraktivitas di kampus maupun dengan segudang kegiatan lainnya. Kalimat seperti itu mudah saja diucapkan jika setiap harinya mereka pulang ke rumah, tempat di mana mereka selama ini hidup, tumbuh, dan tinggal bersama keluarga. Namun bagaimana halnya jika mereka harus tinggal di tempat baru saat menempuh studi?

Atas dasar inilah berbagai jenis tempat tinggal kini ditawarkan di kawasan sekitar kampus Unpad. Mahasiswa bisa dengan leluasa memilih untuk tinggal, baik di asrama dalam kampus Unpad, asrama mahasiswa provinsi, rumah sewa, ataupun kamar kost.

Asrama Unpad
Terdapat empat komplek asrama yang terletak di dalam lingkungan kampus Unpad Jatinangor, yakni Asrama Padjadjaran 2, asrama Pedca, asrama POMA, dan Bale Padjadjaran. Selain sama-sama terletak di dalam kampus, keempat komplek asrama tersebut memiliki sejumlah kesamaan dalam hal peraturan. Diberlakukan jam malam bagi mahasiswa, biasanya di atas pukul 22.00 WIB mahasiswa tidak diperkenankan masuk.

Lalu ada pula aturan tentang pergaulan antar lawan jenis. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, asrama sangat ketat dalam memperhatikan hal tersebut. Terdapat seorang kepala asrama, dan di sejumlah asrama seperti Asrama Padjadjaran 2 dan Bale Padjadjaran ada ibu asrama yang bertanggung jawab untuk mengawasi ketertiban sekaligus membantu sejumlah keperluan mahasiswa. Meski bertugas resmi sesuai jam kerja, baik kepala asrama dan ibu asrama dituntut untuk siap 24 jam jika memang diperlukan. Contohnya adalah saat ada penghuni yang jatuh sakit, mereka akan antar ke klinik atau rumah sakit terdekat.

Persoalan ongkos sewa dan fasilitas yang ditawarkan biasanya menjadi alasan untuk memilih asrama. Berikut ini sejumlah keterangan tentang ongkos sewa dan fasilitas asrama di dalam kampus:

1. Asrama Padjadjaran 2
Asrama yang satu ini mulai beroperasi sekitar tahun 2007 lalu. Dengan kapasitas 400 orang penghuni, 101 kamar tersedia untuk putri dan 96 kamar tersedia untuk putra. Meski masih di komplek yang sama, asrama putra dan putri ditempatkan terpisah. Terdapat aturan dilarang masuk bagi lawan jenis, kecuali dari pihak keluarga penghuni.

Sejak awal berdiri, keberadaan asrama ini ditujukan bagi mahasiswa tahun pertama yang berminat tinggal di asrama. Hal ini dilakukan dengan harapan agar mahasiswa baru mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Meski begitu, tak sedikit mahasiswa yang memutuskan untuk terus tinggal di asrama hingga lulus.

Setiap kamar maksimal dihuni oleh dua orang. Fasilitas yang disediakan cukup lengkap, yakni dua tempat tidur, dua meja belajar, dan satu kamar mandi. Dalam setiap kamar terdapat dua kamar mandi, satu dengan kloset dan satunya lagi tanpa kloset. Biaya sewa kamar berbeda menurut lantai. Ongkos sewa kamar di lantai 1-3 adalah Rp 4,5 juta per tahun sementara dari lantai 4-5 adalah Rp 4.250.000. Dengan dihuni oleh dua orang setiap kamarnya, masing-masing penghuni hanya perlu membayar setengah dari total biaya sewa. Biaya tersebut belum termasuk listrik. Setiap item dihitung sesui ketentuan biaya listrik yang berlaku.

Terdapat jam malam yang diberlakukan di asrama ini. Penghuni tidak diperkenankan pulang ke asrama melebihi pukul 22.00 WIB, tanpa seizin ibu asrama ataupun satpam asrama. Pelanggaran tata tertib bisa menjadi pertimbangan untuk bagi kepala asrama untuk tidak menerima permohonan penghuni yang ingin melanjutkan tinggal di sana.

Dengan lokasi yang lumayan jauh dari jalan raya, asrama yang satu ini berupaya memenuhi kebutuhan penghuninya dengan menyediakan jasa fotokopi, warung internet, laundry, dan kantin. Ada pula mushola yang biasa digunakan untuk shalat berjamaah.

2. Asrama Pedca
Asrama yang bernama resmi Asrama Biro Administrasi Ex Pedca dulunya merupakan pusat pelatihan untuk politeknik pertanian. Terdapat tiga jenis fasilitas, yakni asrama putra dan putri, wisma D, serta wisma E. Terdapat 10 kamar di asrama putra dan 9 kamar di asrama putri dengan masing-masing kamar maksimal dihuni oleh 2 orang mahasiswa.

Sementara itu pada kedelapan wisma yang terdapat di wisma D, masing-masing berisi 3 kamar tidur, 1 kamar mandi, ruang tamu, dan tempat menjemur pakaian. Lalu ada empat wisma E yang masing-masing berfasilitas 3 kamar tidur, 2 kamar mandi, dan ruang tamu. Di tempat ini juga diberlakukan jam malam. Di lantai dasarnya, terdapat kantin untuk memenuhi keperluan penghuni.

Dengan biaya sewa Rp 4 juta per kamar di asrama, Rp 2-5,5 juta per kamar di wisma D, dan Rp 4,5-6 juta per kamar di wisma E, memang tergolong cukup murah. Terlebih karena biaya itu sudah termasuk untuk listrik dan air.

3. Asrama Poma
Sebelumnya, ada isu bahwa asrama yang dibangun dari dana yang dihimpun Persatuan Orang tua Mahasiswa Unpad akan ditutup sementara untuk renovasi. Hingga saat ini, hal tersebut masih dalam tahap perencanaan dan karenanya mahasiswa yang berminat tinggal di Asrama Poma tidak perlu khawatir karena mereka masih membuka pendaftaran tahun ini.

Isu renovasi tersebut didasari oleh harapan yang disampaikan pembantu rektor Unpad bidang keuangan, untuk memastikan mahasiswa yang menghuni Asrama Poma bisa hidup dengan fasilitas yang memadai. Rencana ini masih menunggu keputusan akhir Unpad, kemungkinan Asrama Poma baru mulai ditutup untuk renovasi tahun depan.

Ditanyai tentang kelebihan asrama ini dibandingkan hunian lainnya, Yaya Sarya yang merupakan kepala asrama harian di Poma menjelaskan bahwa asrama tersebut tergolong paling murah. Terdapat 103 kamar yang masing-masing bisa dihuni oleh 2 orang. Untuk setiap kamar ongkos sewanya hanyalah Rp3,5 juta. Biaya tersebut belum termasuk listrik sebesar Rp 25 ribu per penghuni tiap bulannya. Namun jumlah demikian masih bisa berubah sesuai dengan tarif dasar listrik yang berlaku.

4. Bale Padjadjaran
Berbeda dengan ketiga asrama yang disebutkan sebelumnya, Bale Padjadjaran merupakan asrama yang diperuntukkan bagi mahasiswa tahun pertama yang berkuliah di Fakultas Kedokteran Unpad. Terdapat empat bale yang lokasinya di komplek yang sama.

Ketentuan tentang keharusan bagi mahasiswa baru FK Unpad untuk tinggal di Bale Padjadjaran dikeluarkan sejak 2008 lalu. Hal ini dilakukan dengan pertimbangan beban studi yang berat dengan konsep tutorial berdasarkan problem based learning. Bale Padjadjaran 1 diperuntukkan bagi mahasiswa asing yang mengikuti program twinning, sementara Bale Padjadjadjaran 2 hingga 4 digunakan mahasiswa tahun pertama FK Unpad lainnya baik yang mengambil kelas reguler maupun kelas pengantar bahasa Inggris (KPBI).

Ditemui saat belajar bersama teman-temannya di ruang tutorial, Tiara Aulia (19) menyebutkan, “Pas Ospek itu membantu. Gampang untuk koordinasi walau sampai malam.” Selanjutnya karena ditempatkan di hunian yang sama dan berdekatan, mahasiswa FK dapat melatih soal dan membahasnya bersama-sama.

Sebagian kakak kelas mereka yang tidak sempat dikenai aturan tinggal di bale mengaku iri dengan adanya ketentuan tersebut bagi adik kelas mereka. “Mereka kompak,” sebut Erma Arnika Dewi yang merupakan mahasiswa FK angkatan 2007. Hal ini tentu terkait dengan kemudahan koordinasi dengan sesama angkatan.

Meski mengaku sependapat dengan Erma tentang kekompakan mahasiswa baru yang ditempatkan di Bale Padjadjaran, Lastri Swastanita yang juga dari angkatan 2007 merasa bahwa ia bisa jadi merasa stres jika harus ditempatkan di Bale Padjadjaran di mana setiap harinya harus melihat teman yang terus belajar.

Sama seperti asrama dalam kampus lainnya, ada pengawasan yang ketat bagi penghuni di antaranya terkait pergaulan lawan jenis dan jam malam. Setiap kamar berisi perabotan seperti tempat tidur, meja belajar, dan lemari. Terdapat kamar mandi dan koneksi internet wi-fi. Lalu ada pula dapur, jasa pencucian pakaian, studio band, ruang karaoke, ruang fitness, ruang rapat, perlengkapan tenis meja, jasa fotokopi, swalayan, cafe, dan warung internet untuk melengkapi berbagai keperluan penghuni.

Asrama mahasiswa provinsi
Bagi sebagian orang, hidup di tengah orang-orang yang berasal dari daerah yang sama mungkin dirasakan lebih nyaman. Selain bisa berbagi bahasa yang sama, tinggal dengan orang berlatar belakang kebudayaan yang sama bisa mengurangi kemungkinan gegar budaya di tempat baru. Hal yang sama bisa menjadi pertimbangan bagi mahasiswa untuk tinggal di asrama mahasiswa provinsi.

Berikut ini adalah sejumlah asrama mahasiswa provinsi yang letaknya tak terlalu jauh dari Unpad, baik yang di Bandung maupun Jatinangor:

– Nusa Tenggara Barat
Bagi mahasiswa asal Nusa Tenggara Barat, terdapat Villa Rinjani yang berlokasi di Jl. Jalak No. 2 Bandung (belakang Kantor Pusat Telkom, dekat lapangan Gazibu). Informasi lebih lengkap bisa didapatkan dengan datang langsung ataupun melalui telepon ke 022-2508051.

– Aceh
Bagi mahasiswa asal provinsi Aceh, terdapat sejumlah asrama provinsi yang bisa menjadi pilihan alternatif, yakni Wisma Teuku Umar Bandung di Jl.Cicendo No 09 Bandung, Wisma Panglima Nyak Makam – JL. Caringin No.51 Rt.12 Rw.02. Jatinangor, atau Wisma Mahasiswa Aceh di Jl.Belimbing 3 & 7, Bandung, 40114

– Jambi
Asrama Mahasiswa Jambi terletak di Jl Sultan Tirtayasa 33, Bandung. Untuk informasi lebih lengkap bisa dilakukan melalui telepon ke 022-4260830

– Sulawesi Selatan
Terdapat sejumlah asrama provinsi untuk mahasiswa asal Sulawesi Selatan, di antaranya adalah Wisma Mahasiswa Latimodjong di Jalan Lamping no.17 Bandung (telp.022-2031959), Asrama Mahasiswa Sumsel di Jl. Purnawarman No 57, Bandung (telp.022-4218851), dan Asrama Lontara di Jl. Flores No. 1 Bandung.

– Lampung
Mahasiswa asal provinsi Lampung bisa menempati asrama provinsi yang terletak di Jl. Hasanuddin no 14, Bandung.

– Bangka
Asrama provinsi untuk mahasiswa asal Bangka terletak di Ir Juanda No 321, Bandung.

Kamar kost
Biaya untuk sewa sebuah kamar kost tergantung pada luas kamar, fasilitas yang tersedia, juga seberapa strategis lokasinya di tengah kebutuhan dari kegiatan kampus dan pusat perbelanjaan. Biasanya ongkos sewa sebuah kamar kost berkisar dari 2 hingga 9 juta rupiah.

Kelebihan tinggal di kamar kost adalah mahasiswa bisa berinteraksi dengan mahasiswa dari latar belakang berlainan, yang tinggal di kamar lain di tempat kost yang sama. Sayangnya, banyaknya pembangunan tempat kost dengan bangunan tinggi bisa berdampak pada kesehatan lingkungan penghuninya. Di antaranya adalah kurangnya pencahayaan, sanitasi, sirkulasi udara, dan lain sebagainya.

Jika berencana untuk sering pulang-pergi ke kampung halaman, ada baiknya jika memilih kamar kost yang memiliki pencahayaan dan sirkulasi udara lebih baik karena kelembaban udara bisa menyebabkan sejumlah kerusakan pada barang-barang dalam ruangan.

Rumah sewa
Rumah sewa biasanya menjadi pilihan alternatif bagi mereka yang ingin mendapatkan lebih banyak privasi. Umumnya tidak ada peraturan seperti yang terdapat pada asrama kampus. Fasilitas yang ditawarkan berbeda-beda, mulai yang hanya memiliki satu kamar dengan kamar mandi dan ruang tamu, hingga yang berisi beberapa kamar. Untuk rumah sewa yang berisi beberapa kamar biasanya dipilih oleh mahasiswa yang ingin menyewa satu rumah bersama teman-teman yang sudah dikenalnya.

Sebagian besar rumah yang disewakan, lokasinya lebih jauh daripada tempat kost. Hal ini membuka kemungkinan mahasiswa yang menghuninya bisa lebih bersosialisasi dengan penduduk setempat. Kisaran biaya sewa sebuah rumah berkisar dari 3-15 juta rupiah per tahun. Besarnya biaya tersebut bergantung pada jumlah dan besar kamar, fasilitas yang tersedia, juga penggunaan air dan listrik.

Dengan banyaknya pilihan yang ada, yang dibutuhkan selanjutnya adalah menyesuaikan dengan kebutuhan setiap calon penghuni. Mahasiswa baru baiknya banyak bertanya pada mahasiswa tingkat atas tentang kesibukan di fakultas atau program studi yang hendak diambil. Ini dikarenakan meski jam perkuliahan biasanya dilakukan sejak pukul 7.50 pagi hingga 5 sore, sejumlah program studi tertentu memiliki jam praktik yang berbeda.

Lalu kesibukan berorganisasi dan kegiatan lainnya juga perlu diperhatikan. Jika sekiranya tidak bisa menyesuaikan dengan jam malam atau aturan-aturan yang berlaku di tempat hunian, baiknya memilih tempat yang lebih sesuai. Masalah jarak dan fasilitas merupakan faktor pendukung bisa menentukan mobilitas di tengah kesibukan sebagai mahasiswa. Setelah semua persiapan yang ada dan ditambah sikap yang baik di lingkungan setempat, pasti tidak ada masalah untuk Anda merasa “di rumah”, meski sedang berada di negeri orang.

Sumber : http://www.unpad.ac.id

2 Komentar

Filed under Info