Mavi Marmara : Sang Saksi Bisu Tragedi Gaza


(ISRAEL RILIS VIDEO SERANGAN)

Israel merilis video penyerangan kapal berisi relawan pembawa bantuan kemanusian yang tergabung dalam Armada Kebebasan (Freedom Flotilla) di antaranya kapal Mavi Marmara. Dalam video tersebut, tampak tentara Israel dipukuli dengan pipa dan kursi.

Pada Senin, Israel menyerang delapan kapal yang membawa ratusan aktivis pro-Palestina dan relawan pembawa bantuan kemanusiaan. Serangan tersebut telah menewaskan 19 orang dan melukai 30 relawan kemanusiaan yang ada di kapal itu. Akibatnya, dunia mengecam kekejaman Israel tersebut.

Penyerangan terjadi perairan internasional, 65 kilometer lepas pantai Gaza. Radio Tentara Israel mengklaim peluru dimuntahkan karena penumpang menyerang pasukan dengan benda tajam. Namun kabar itu dibantah Free Gaza Movement, penyelenggara misi kemanusiaan ini dengan mengatakan pasukan langsung menembak begitu mendarat di kapal.

Israel mengatakan sedikitnya lima tentara mereka terluka, dua di antaranya terluka serius. Menurut militer Israel, dua aktivis yang tewas dalam insiden tersebut menembak tentara dengan pistol.

“Mereka merencanakan serangan ini,” ujar juru bicara militer Israel Letnan Kolonel Avital Leibovitch. “Tentara kami terluka karena kena pisau dan benda-benda besi.”

Kapal yang diserang tentara Israel akhirnya digiring ke Pelabuhan Israel di Ashdod. Sementara korban luka dievakuasi dengan helikopter ke rumah sakit di Israel.

Belum diketahui secara detail identitas korban tewas atau kondisi beberapa orang terkenal yang ikut dalam konvoi tersebut. Beberapa tokoh yang ikut di antaranya peraih Nobel Perdamaian 1976 Mauread Corrigan Maguire dari Irlandia Utara dan legislator Eropa Hedy Epstein.

Mavi Marmara adalah salah satu kapal dari konvoi delapan kapal Armada Kebebasan (Freedom Flotilla), yang membawa bantuan untuk warga Gaza, di kapal tersebut ada 12 warga Indonesia yang belum diketahui nasibnya. Ke-12 warga Indonesia itu berasal dari lembaga swadaya masyarakat, yakni Komite Indonesia untuk Solidaritas Palestina (Kispa) dan Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) serta lima wartawan, yaitu Al-Jazeera Indonesia, TV One, Hidayatullah.com, majalah Alia, dan Sahabat Al-Aqsha.

Berikut nama 12 WNI yang berada di Kapal Mavi Marmara :

Dari Mer-C:
1. Nur Fitri Moeslim Taher (Ketua Tim)
2. dr Arief Rachman
3. Abdillah Onim
4. Nur Ikhwan Abadi
5. Muhammad Yasin (Jurnalis TV One)

Dari Kispa:
1. H Ferry Nur (Ketua Kispa)
2. Muhendri Muchtar (Wakil Ketua Kispa)
3. Okvianto Baharudin
4. Hardjito Warno

Dari Sahabat Al Aqsha – Hidayatullah:
1. Dzikrullah Ramudya
2. Surya Fahrizal
3. Santi Soekanto

Sumber : Tempo

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under Umum

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s