Arsip Tag: Kisah
Sekeping Hati yang Terluka
Perempuan Cina Itu Membuatku Bahagia Sekaligus Terluka (7) Waktu itu kulepas kepergiannya dengan tangis dan air mata. Kuiringi dengan perasaan yang tak pernah bisa kumengerti. Kudahului dia keluar guna mengantarnya untuk terakhir kalinya, bagaikan orang mengantar keranda ke tempat peristirahatannya. … Lanjut membaca
Filed under Kisah
Datang dan Pergi Bagi Hati
Perempuan Cina Itu Membuatku Bahagia Sekaligus Terluka (6) Sampai satu bulan empat belas hari semenjak terakhir dia meninggalkan aku, belum juga kudapatkan kesempatan untuk bertemu. Sehingga di keluasan cakrawala hati dan perasaan, aku serasa terasing bagaikan rembulan redup di malam … Lanjut membaca
Filed under Kisah
Ketika Cinta Itu Tak Bernafas Lagi
Perempuan Cina Itu Membuatku Bahagia Sekaligus Terluka (5) Cinta telah menunjukkan padaku betapa berharganya hari dan waktu. Satu hari ketidakhadirannya telah membuatku mengerti akan rasa sebuah kerinduan, beberapa hari ketiadaannya telah menghadirkan bayangannya memenuhi sudut-sudut pikiranku. Sebagaimana cinta melepaskanku dari … Lanjut membaca
Filed under Kisah
Hantaran Bahagia dalam Catatan
Perempuan Cina Itu Membuatku Bahagia Sekaligus Terluka (4) Hari itu adalah hari Minggu di awal Januari. Kuundang dia ke rumahku, dan dia datang tepat pada waktu yang dijanjikannya. Waktu dimana kusingkap segenap asa dan rasa dalam diriku, kupaparkan semua alasan … Lanjut membaca
Filed under Kisah
Cerita Dalam Sepotong Cermin
Perempuan Cina Itu Membuatku Bahagia Sekaligus Terluka (III) Pertemuan demi pertemuan yang terjadi antara kami telah menjelaskan kepadaku tentang arti sebuah kedekatan. Dalam waktu-waktu sebelumnya, dia bagiku tak lebih seperti seorang teman biasa dan bagaikan seorang saudara. Tapi sekarang aku … Lanjut membaca
Filed under Kisah
Hadiah Sang Penyair
Perempuan Cina Itu Membuatku Bahagia Sekaligus Terluka (2) Pertama kali kami berjumpa, ada selinapan kekaguman dalam batinku. Kagum akan keadaan diri yang dihadirkannya. Walau aku tak pernah tahu, apakah ini satu kenyataan ataukah hanya subyektifitas belaka. Namun beberapa hari waktu … Lanjut membaca
Filed under Kisah
Si Pungguk dan Burung Laut
Perempuan Cina Itu Membuatku Bahagia Sekaligus Terluka (1) “Kita berdua bagaikan dua ekor burung. Engkau ibarat burung laut yang datang dari ufuk jauh dan hinggap di sarangku, membawa nyanyian serta cerita tentang keindahan untuk menghibur hati yang sunyi. Sedangkan aku … Lanjut membaca
Filed under Kisah
Serajut Kenangan yang Terjawab (2)
Dalam waktu lebih satu tahun semenjak awal pertemuan kita, aku sudah bisa meneguhkan kebulatan kata hatiku untuk betul-betul menjadi adik-mu. Sehingga tidak ada harapan lain yang kuinginkan darimu, karena aku merasa telah memiliki segalanya. Kumiliki dirimu sepenuhnya sebagai kakak-ku yang … Lanjut membaca
Filed under Kisah
Serajut Kenangan yang Terjawab (1)
Rentangan jarak yang bernama waktu yang pernah kita tempuh ternyata sangat panjang. Ketika kucoba untuk menyelami rendaan masa silam yang hampir lusuh telah membuatku seakan berada di hamparan gersang gurun tandus yang tak bertepi, sehingga membuatku bingung untuk mengawali langkahku. … Lanjut membaca
Filed under Kisah










































