Anggota Paskibraka Putri Berjalan Telanjang Dari Barak


Dinas Pemuda dan Olahraga Jakarta, pernah menginvestigasi kasus pelecehan seksual yang diduga dilakukan dua senior terhadap anggota Paskibraka putri Jakarta.

“Kami sedang menyelidiki bagaimana kasus itu terjadi, sejauh ini, informasinya baru sepihak,” kata Kepala Bidang Informasi Publik, Pemerintah Jakarta, Cucu Ahmad Kurnia

Kasus dugaan pelecehan seksual ini, kata Cucu, belum masuk ke kantor polisi, karena masih ditangani Dinas Pemuda dan Olahraga, sebagai dewan pembina Paskibraka Jakarta.

Jika dalam investigasi internal ditemukan bukti pelecehan seksual, lanjut Cucu, kasusnya akan langsung dilimpahkan ke kantor polisi. “Agar diproses secara hukum.”

Sebelumnya, Gubernur Jakarta meminta kasus itu diusut tuntas. Ia meminta pelakunya ditindak tegas bila terbukti melakukan pelecehan seksual.

“Saya kira mereka yang bertindak tidak sesuai kode etik harus dikenakan sanksi,” katanya.

Kasus ini berawal dari pengaduan orang tua anggota Paskibraka kepada Dinas Pemuda dan Olahraga bahwa ada dugaan praktek pelecehan terhadap anak mereka saat mengikuti bimbingan mental dan fisik di Kompleks Pendidikan Pramuka Nasional di Cibubur.

Bentuk pelecehan itu antara lain dengan memaksa para yunior berlari hanya mengenakan handuk dari toilet menuju kamar tidur.  Dua senior berinisial A dan E, diduga terlibat.

Kepala Bidang Kepemudaan, Dinas Pemuda dan Olahraga Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Firmansyah berharap kasus dugaan pelecehan seksual terhadap anggota Paskibra Pemrov DKI Jakarta  itu dapat diselesaikan secara kekeluargaan. “Akan lebih bijak jika kita bicarakan antara orang tua, Purna Paskibraka Indonesia, dan Dinas Pemuda dan Olahraga,”  kata Firmansyah.

Rencananya, keluarga siswi yang merasa keberatan itu akan mediasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta dalam waktu dekat ini. “Ini baru rencana, masih harus tunggu konfirmasi dari Kepala Dinas dulu, karena beliau yang akan memimpin mediasi,” ujar Firmansyah.

Firmansyah menilai ungkapan pelecehan seksual terlalu tendensius. “Ini tertutup di barak putri dan tidak terlihat oleh siapapun. Saya juga tidak setuju kalau harus jalan telanjang, tapi kalau pelecehan seksual harus dilihat dulu sejauh mana,” ujarnya.

Selain itu, Firmansyah akan menegur Purna Paskibraka Indonesia DKI Jakarta. “Menegur sekeras mungkin. Ke depannya kami akan perbaiki lagi metodenya agar lebih baik dan pastinya tidak melanggar norma agama,” katanya.

Firmansyah mengatakan peristiwa ini merupakan yang pertama kali terjadi dalam proses bimbingan mental dan fisik yang berlangsung di Kompleks Pendidikan Pramuka Nasional di Cibubur. “Ini goresan yang seharusnya tidak perlu terjadi,” ujarnya.

Seperti diberitakan, para siswi anggota Paskibra Pemprov DKI Jakarta yang berjumlah 14 orang diminta untuk berjalan dari barak ke kamar mandi dalam kondisi telanjang.

Dicopas dari VIVAnews

 


Jika Anda Menyukai Artikel ini Mohon KLIK DISINI dan sebarkan pada yang lain melalui jejaring di bawah ini

About these ads

7 Komentar

Filed under Serba Serbi

7 responses to “Anggota Paskibraka Putri Berjalan Telanjang Dari Barak

  1. purna paskibraka pusat seharusx di tndk lnjti mngenai hal trsbut.sran saya seorng purna hrus mnaati janji suci yg tlah dia ucapkan stlah mnjdi purna.

  2. Teguh

    Aneh yaa…??
    Senior harusnya sudah sadar akan tugas tanggung jawab mereka terhadap pihak yang di didiknya….
    Tapi senior melakukan diskresi/penyimpangan untuk keputusan/kepentingan dirinya sendiri…

    Sebenarnya ga aneh juga tuhh…
    Contoh yang sejenis “polanya” bertaburan dimana mana. di seluruh Indonesia///

    Mulai dari level paling bawah sd. tertinggi..

    mulai dari ngurus KTP, pengurusan surat2, Century, …..\
    \tujuannya untuk kesenangan dirinya/kelompoknya sendiri

  3. BAMBANG PURWANTORO

    MAKNA PENDIDIKAN JAHILIYAH MEREKA AKAN TERKENA AZAB-NYA

  4. god job buat anggota paskibra.. :D

  5. Inilah bukti kerdilnya pendidikan agama di tk. SLTA

  6. ASU

    GOBLOKKKKKKKK…..BLO ONNNNNN GATHELLL

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s